<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-607985881017074820</id><updated>2012-02-11T00:02:47.889-08:00</updated><title type='text'>AKU SI MELANKOLIS yang SEMPURNAKAH?</title><subtitle type='html'>ayat-ayat suci,puisi,curhatan,diary,kisah,impian,resep,tragedi,tawa,bunga,senyum,mimpi,air mata,dosa,teguran,cinta,kasih,malaikat,syair,lamunan,melody,angkara murka...</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>AKU SI MELANKOLIS SEMPURNAKAH?</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11608552433812970293</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SSJXDHZhEwI/AAAAAAAAAAM/y0ufbGCfe60/S220/DSC_0024.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>70</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-607985881017074820.post-4662266740763048599</id><published>2009-10-09T00:48:00.000-07:00</published><updated>2009-10-09T00:58:29.684-07:00</updated><title type='text'>Cinta Dan Nafsu</title><content type='html'>&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;Cinta merupakan makhluk sederhana&lt;/span&gt; yang terbentuk dari satu atau beberapa sel yang tidak dapat dilihat dengan kasat mata. Cinta pada dasarnya tidak mempunyai rasa. Rasa cinta itu adalah hati yang telah tercemar olehnya. Hati pun terasa tak normal oleh cinta. Ion-ion cinta yang telah larut mencemari hati dapat mengubah konsentrasi dalam pikiran manusia. Adanya rasa pada cinta di hati manusia akan menyebabkan kekeruhan pada diri manusia tersebut. Tetapi kekeruhan pada diri manusia dapat dipisahkan oleh Ayat-Ayat Tuhan penjaga alam semesta.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;Nafsu adalah makhluk yang hidupnya menghisap makanan dari akhlak-akhlak dimana tempat ia bersemayam. Nafsu yang telah terlarut pada akhlak diri manusia akan mencemari hati manusia. Jika tingkat keimanan terlarut selalu rendah, maka jiwa pun terasa mati dan mungkin manusia tersebut akan terurai menjadi jasad-jasad yang berbau busuk.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;Kehidupan di alam semesta raya memang sulit, karena matahari tak mampu memberikan kehangatannya sampai menembus dasar, sehingga cinta yang disemaikan oleh Ayat-Ayat Tuhan tidak semuanya berfotosintesis sempurna. Perjalanan akidah-akidah akhlak di udara pun berjalan lambat, sehingga nafsu dan cinta yang bercampur menjadi kendala bagi kehidupan manusia di dasar semesta.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;Nafsu dan cinta berjalan beriringan. Perbedaannya begitu amat tipis,setipis helaian serat sutra. Oleh karena itu, jiwa-jiwa yang telah jenuh terhadap kebenaran akan terlihat adanya nafsu biru yang berbau. Hati mulai tercemar begitupun cinta. Jika cinta dan nafsu bersentuhan maka kepekatan nafsulah yang menang. Cahaya dan kehangatan mentari pun tak kan mampu memudarkannya… &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;To be continue................&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/607985881017074820-4662266740763048599?l=melankolisyangsempurna.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/feeds/4662266740763048599/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=607985881017074820&amp;postID=4662266740763048599' title='7 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/4662266740763048599'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/4662266740763048599'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/2009/10/cinta-dan-nafsu.html' title='Cinta Dan Nafsu'/><author><name>AKU SI MELANKOLIS SEMPURNAKAH?</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11608552433812970293</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SSJXDHZhEwI/AAAAAAAAAAM/y0ufbGCfe60/S220/DSC_0024.jpg'/></author><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-607985881017074820.post-2715129310640538098</id><published>2009-07-27T20:43:00.000-07:00</published><updated>2009-07-27T20:49:33.126-07:00</updated><title type='text'>Haru Biru</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/Sm50cOsaDSI/AAAAAAAAALk/GKXSHWcEBGk/s1600-h/1.jpg"&gt;&lt;img style="TEXT-ALIGN: center; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 210px; DISPLAY: block; HEIGHT: 314px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5363352234574351650" border="0" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/Sm50cOsaDSI/AAAAAAAAALk/GKXSHWcEBGk/s320/1.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff99ff;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;Indah ragamu&lt;/span&gt; , indah hangatmu , indah setiamu , merekah cerah di sela himpitan warna warni fatamorgana. Sungguh indah…&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;Pandanganku fokus membungkus , senyumku terpaku membeku , ragaku melayang terbang , mengalir mengulir bersama nafas-nafas binal , merengkuhmu , meleburmu , mendulangmu , bersamaan dengan bulir-bulir peluh yang menyembul dengan sinar-sinarnya yang berkilau. Aku bersama dekapanmu… Aku bersama dekapanmu… Aku bersama dekapanmu… Sayang…&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;Telanjang tegak berdiriku dalam sapuan angin-angin sutra yang begitu lembut bak pengeran yang selalu dimanja , mengimbangi angkuhmu yang kokoh menopang langit biru , dan akhirnya kurelakan diriku menjadi awan gemawan putih yang menggumpal dan selalu akan menemanimu. Oh… inikah Cinta?&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;Jiwamu akan terus menjadi gelas kristal yang bercahaya. Dan jiwaku akan terus menjadi tetesan embun yang akan mengisi dan meneduhkanmu. Walaupun waktu berhenti tetesan embun itu akan terus meneduhkanmu begitu pula gelas kristal yang akan terus menerangiku dengan kerlipan cahayanya.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;Tak ada yang abadi… Namun percayalah dengan keabadian… Dan ketika kita percaya , dituntunlah kita ke sana. Seperti anak-anak domba yang dapat merumput di Sahara tanpa penggembala.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/607985881017074820-2715129310640538098?l=melankolisyangsempurna.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/feeds/2715129310640538098/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=607985881017074820&amp;postID=2715129310640538098' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/2715129310640538098'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/2715129310640538098'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/2009/07/haru-biru.html' title='Haru Biru'/><author><name>AKU SI MELANKOLIS SEMPURNAKAH?</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11608552433812970293</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SSJXDHZhEwI/AAAAAAAAAAM/y0ufbGCfe60/S220/DSC_0024.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/Sm50cOsaDSI/AAAAAAAAALk/GKXSHWcEBGk/s72-c/1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-607985881017074820.post-6472207671644010478</id><published>2009-07-24T20:44:00.000-07:00</published><updated>2009-07-24T20:57:57.945-07:00</updated><title type='text'>Dunia Fana</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SmqBQAMuaiI/AAAAAAAAALc/sCmv_wpfBxY/s1600-h/fran84.jpg"&gt;&lt;img style="MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 222px; FLOAT: left; HEIGHT: 320px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5362240418269260322" border="0" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SmqBQAMuaiI/AAAAAAAAALc/sCmv_wpfBxY/s320/fran84.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#cc9933;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;Alam semesta&lt;/span&gt; sangatlah teratur. Miliaran bintang dan galaksi menari dalam orbit mereka masing-masing dengan serasi dan gemulainya. Saling berpindah sesamanya dan mengagumkan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#cc9933;"&gt;Aku tidak banyak memikirkan hal tersebut. Itulah sebabnya mengapa pandanganku selalu ditutupi halimun-halimun yang pekat,lengket merekat,mengikat cermat. Namun hati kecilku masih mampu berfikir,mengikir lamunan,mengukir renungan. Dan akhirnya bergulir menyelidik pencipta keteraturan yang bergerak dengan ritme yang begitu sempurna.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#cc9933;"&gt;Alam semesta yang ku tapaki tercipta oleh Sang Pencipta, KeberadaanNya terkadang samar ketika hatiku sedang gusar,namun sifatNya selalu terwujud dalam segala sesuatu. Bergetar,menggelegar,memutar kesadaran,dan menemaniku dikala sendiri dengan sapuan sang fajar.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#cc9933;"&gt;Dia menciptakan kita dari tanah liat,memberkahinya,dan melimpahkan banyak kemurahan atasnya. Siapa yang dapat melihat,mendengar,dan berjalan atau bernafas dengan sendirinya? Dunia yang fana selalu mengingatkan kita kepada kejernihan pikiran dan kesadaran. Di mana keperkasaan ombak-ombak menghancurkan karang-karang besar yang mulai rapuh dan ketajaman larva meratakan dataran-dataran yang berpeluh,sebagai pertanda segala sesuatu di muka bumi ditakdirkan untuk musnah. Dan itulah yang sebenar-benarnya. Meski demikian diawal permulaan sejarah telah tergambar akhirat,tempat tinggal kita yang kekal.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/607985881017074820-6472207671644010478?l=melankolisyangsempurna.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/feeds/6472207671644010478/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=607985881017074820&amp;postID=6472207671644010478' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/6472207671644010478'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/6472207671644010478'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/2009/07/dunia-fana.html' title='Dunia Fana'/><author><name>AKU SI MELANKOLIS SEMPURNAKAH?</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11608552433812970293</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SSJXDHZhEwI/AAAAAAAAAAM/y0ufbGCfe60/S220/DSC_0024.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SmqBQAMuaiI/AAAAAAAAALc/sCmv_wpfBxY/s72-c/fran84.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-607985881017074820.post-7238565049553491391</id><published>2009-05-03T01:23:00.000-07:00</published><updated>2009-05-03T01:29:06.262-07:00</updated><title type='text'>Aku Adalah Dirinya Part V</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;strong&gt;Apartemen Reina&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; didekorasi ala studio dengan gaya yang amat buruk. Poster-poster film horor ditempel di dinding, bersebelahan dengan poster cowok-cowok telanjang. Pahatan kayu erotis khas bali kecil-kecil bertebaran di atas meja-mejanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Ini apartemen cewek sinting&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;, pikir ku. Aku sudah tak sabar ingin meninggalkan tempat itu.&lt;br /&gt;“Hei, aku senang kamu mau datang, Yunus. Aku sungguh bahagia. Kalau….”&lt;br /&gt;“Maaf, aku tidak bisa lama-lama, Reina,” Aku memperingatkan. “Ceritakan tentang pria yang kau cintai itu.”&lt;br /&gt;“Dia betul-betul istimewa.” Reina mengulurkan segelas minuman. “Vodka?”&lt;br /&gt;“Aku tidak minum minuman keras.”&lt;br /&gt;Reina menyeringai. “Kau tidak minum. Berarti kau tinggal menunggu kegiatan yang menyenangkan kalau begitu?”&lt;br /&gt;Aku menukas tajam, “Reina, kalau kau tidak….”&lt;br /&gt;“Sori aku Cuma bergurau.” Reina mengulurkan lagi segelas vodka kepadaku. “Minumlah sedikit saja. Tidak akan membuatmu mabuk.”&lt;br /&gt;Akhirnya aku menyeruput sedikit vodka ku. “Ceritakan tentang pria itu.”&lt;br /&gt;Reina duduk di sofa di sebelahku.&lt;br /&gt;“Belum pernah aku bertemu pria seperti dia. Dia seksi seperti kau dan…”&lt;br /&gt;“Kalau omonganmu ngelantur, aku pulang.”&lt;br /&gt;“Hei, maksudku tadi kan memujimu. Pendeknya pria itu cinta mati kepadaku, tapi ayah dan ibunya sepertinya tidak suka kepadaku.”&lt;br /&gt;Aku tidak berkomentar.&lt;br /&gt;“Jadi masalahnya, jika aku mendesaknya, dia akan menikah denganku, tapi dengan demikian, berarti dia telah melawan keluarganya. Hubungan mereka sangat dekat, dan kalau dia menikah denganku, keluarganya takkan mengakuinya. Dan suatu hari nanti, mungkin dia akan menyalahkanku. Kau paham masalahnya?”&lt;br /&gt;Aku menyeruput vodkaku lagi. “Ya, aku…”&lt;br /&gt;Sesudah itu waktu serasa menghilang dalam kabut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku terbangun pelan-pelan, menyadari bahwa ada sesuatu yang sangat tidak beres. Aku merasa telah diberi obat bius. Untuk membuka mata saja susah sekali. Aku memandang ke sekeliling ruangan dan aku mulai panik. Aku terbaring di atas tempat tidur, telanjang, di kamar hotel. Aku berhasil duduk, dan kepalaku serasa dipukul-pukul. Aku sama sekali tak tahu aku ada di mana atau bagaimana cara aku berada di tempat seperti ini. Ada menu &lt;strong&gt;&lt;em&gt;room service&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt; di meja di sebelah tempat tidur, dan aku ulurkan tangan untuk menjangkaunya. &lt;em&gt;&lt;strong&gt;Panorama Hotel Bali&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;. Sekali lagi aku membacanya,terperangah. &lt;em&gt;&lt;strong&gt;Ngapain aku di Bali? Sudah berapa lama aku di sini? Kunjungan ke apartemen Reina hari Kamis. Sekarang hari apa?&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;  Dengan kecemasan yang semakin memuncak ku angkat gagang telepon.&lt;br /&gt;“Ada yang bisa dibantu?&lt;br /&gt;Susah bagiku untuk bicara. “Hari…. Hari… apa sekarang?”&lt;br /&gt;“Hari ini tanggal tujuh….”&lt;br /&gt;“Bukan. Maksud saya hari ini hari apa?&lt;br /&gt;“Oh, Ini hari senin. Bisakah saya…..”&lt;br /&gt;Aku langsung meletakkan gagang telepon dengan bengong. &lt;em&gt;&lt;strong&gt;Senin&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;. Aku telah kehilangan tiga hari tiga malam. Aku duduk di tepi tempat tidur, mencoba mengingat-ingat. Aku telah pergi ke apartemen Reina.. Aku minum segelas vodka… Setelah itu segalanya kosong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perempuan itu pasti telah memasukkan sesuatu ke dalam gelas vodkaku yang telah membuatku kehilangan ingatan untuk sementara.Omongan bahwa ia perlu nasihatku itu cuma tipuan. &lt;em&gt;&lt;strong&gt;Goblok benar aku, bisa masuk perangkapnya&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;. Aku sama sekali tak ingat apa yang telah terjadi dalam ruangan ini.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Aku harus keluar dari sini&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;, pikirku putus asa. Aku merasa kotor, seakan setiap senti tubuhku telah diperalat. Apa yang telah dilakukan Reina kepadaku? Aku coba untuk tidak memikirkan hal itu. Aku bangkit dari tempat tidur, masuk ke kamar mandi yang mungil. Aku biarkan pancaran air panas menerpa tubuhku., agar bisa membersihkan hal-hal menjijikkan yang telah terjadi padaku. &lt;em&gt;&lt;strong&gt;Bagaimana kalau ia nanti hamil?&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt; Sungguh menjijikkan mempunyai anak dari Reina. Aku melangkah keluar  dan mengeringkan tubuhku, dan berjalan ke lemari pakaian. Pakaianku tidak ada. Yang ada di dalam lemari hanyalah celana levis dengan sobekan yang cukup besar pada bagian lutut dan kaus putih super ketat, serta sandal gunung berwarna hijau. Jijik sekali rasanya harus memakai pakaian itu, tapi aku tak punya pilihan lain. Cepat-cepat aku berpakaian dan mengerling ke cermin. Aku kelihatan sangat aneh dengan pakaian itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku memeriksa dompetku. Hanya dua ratus ribu rupiah. Kartu ATM dan kartu kreditku masih ada. &lt;strong&gt;&lt;em&gt;Terima kasih, Tuhan!&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;Aku keluar kamar. Aku turun dengan tangga menuju lobi dan berjalan ke meja resepsionis untuk &lt;strong&gt;&lt;em&gt;cek out&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;. Aku keluarkan kartu kreditku kepada kasir pria muda itu.&lt;br /&gt;“Mau cek out? Tadi teman prianya sudah meninggalkan hotel sejak tadi pagi.”&lt;br /&gt;Aku menatapnya, bertanya-tanya dalam hati, A&lt;strong&gt;&lt;em&gt;pa maksudnya? Teman pria?&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt; Tadinya aku ingin sekali bertanya kapan Reina meninggalkan hotel, tapi akhirnya aku memutuskan lebih baik diam saja. Si kasir menggesekkan kartu kreditku ke mesin. Lalu memberikan dua lembar struk kepadaku. “Tolong tanda tangan di sini.” Aku menandatangani kedua struk itu,lalu cepat-cepat meninggalkan hotel itu dengan taxi menuju bandara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam perjalanan pulang naik pesawat itu, aku memikirkan hal-hal tak termaafkan yang telah dilakukan Reina padaku. &lt;em&gt;&lt;strong&gt;Aku harus memberinya pelajaran. Mana bisa aku membiarkannya begitu saja. Tapi… jika dia malah menuduhku aku yang telah memperkosanya…… Sial… Dasar perempuan brengsek!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;Ketika aku tiba di rumah kontrakkanku, aku merasa telah kembali ke tempat yang paling aman dan nyaman. Tak sabar sudah aku ingin bebas dari seragam menjijikkan yang kukenakan. Aku merasa perlu mandi lagi sebelum istirahat di kamarku. Aku berjalan menuju lemari pakaianku dan berhenti dengan kaget. Di depanku di atas meja kerja ada satu botol vodka. Percuma aku tak bisa mengingat apa pun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku berbaring di tempat tidurku malam itu, terlalu lelah sampai aku tak bisa memejamkan mata, pikiranku bingung. &lt;strong&gt;&lt;em&gt;Kalau saja apa yang dilakukan Reina tersiar, sungguh memalukan. Reina pasti akan memfitnahku. Aku mengerti betul sifatnya.  Semua orang di kantor akan mempercayai apa yang dikatakan Reina. Kalau nanti memang dia hamil. Dia pasti akan menuntutku untuk menikahinya. Apa yang harus aku lakukan?&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;Teman-teman sudah pernah mencoba memberitahuku bahwa Reina terobsesi dengan diriku, tapi aku mengabaikannya. Sekarang, kalau dipikir-pikir lagi, aku bisa melihat semua gejalanya: Reina benci kalau ada wanita lain ngobrol denganku,termasuk Amanda; tak bosan-bosannya ia mengajakku kencan,tapi tak sekali pun aku turuti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pukul 06.30, saat aku bersiap-siap untuk ke kantor, handphoneku berdering. Kuangkat. “Halo.”&lt;br /&gt;“Yunus, ini Amanda. Kau sudah dengar berita?”&lt;br /&gt;“Berita apa?”&lt;br /&gt;“Ada di televisi. Polisi baru saja menemukan mayat Reina.”&lt;br /&gt;Sekejap bumi serasa terbalik. “Oh, Tuhan! Apa yang terjadi?”&lt;br /&gt;“Menurut polisi, ada yang menusuknya sampai mati dan pisaunya masih menancap di dadanya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffccff;"&gt;To be Continue.....&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/607985881017074820-7238565049553491391?l=melankolisyangsempurna.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/feeds/7238565049553491391/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=607985881017074820&amp;postID=7238565049553491391' title='10 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/7238565049553491391'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/7238565049553491391'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/2009/05/aku-adalah-dirinya-part-v.html' title='Aku Adalah Dirinya Part V'/><author><name>AKU SI MELANKOLIS SEMPURNAKAH?</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11608552433812970293</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SSJXDHZhEwI/AAAAAAAAAAM/y0ufbGCfe60/S220/DSC_0024.jpg'/></author><thr:total>10</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-607985881017074820.post-2028556820517583814</id><published>2009-04-27T05:52:00.000-07:00</published><updated>2009-04-27T07:51:25.801-07:00</updated><title type='text'>Aku Adalah Dirinya Part IV</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SfWq9t3XzfI/AAAAAAAAAKs/lkaFOVxk0nA/s1600-h/kalp.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5329353711323434482" style="margin: 0px 0px 10px 10px; float: right; width: 250px; height: 244px;" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SfWq9t3XzfI/AAAAAAAAAKs/lkaFOVxk0nA/s320/kalp.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;strong&gt;Selama seminggu berikutnya&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;, tak ada lain yang bisa kupikirkan selain reuni. &lt;em&gt;&lt;strong&gt;Salahkah kalau aku pergi nanti? Bagaimanakah jika Sarah muncul? Masihkah dia merasa tersakiti olehku? Akankah dia ingat aku?&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;Malam sebelum acara reuni aku tak bisa tidur. Aku tergoda untuk membatalkan kedatangan untuk acara reuni itu besok. &lt;em&gt;&lt;strong&gt;Bodoh betul&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;, pikirku. &lt;em&gt;&lt;strong&gt;Yang sudah berlalu biarlah berlalu.&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Keesokan harinya pukul lima sore, aku berganti baju tiga kali sebelum akhirnya memutuskan setelan jas mana yang akan kupakai dalam acara reuni itu. Aku memilih setelan jas berwarna abu-abu muda dengan potongan yang sangat pas dengan tubuhku, sederhana tapi tetap gaya.&lt;br /&gt;Ketika memasuki aula Harapan Persada Area High School yang didekorasi meriah, aku berada dalam rumunan 150 orang asing yang serasa kukenal. Beberapa mantan teman sekelasku malah sama sekali tak bisa kukenali, yang lain hanya berubah sedikit. Aku mencari satu orang: Sarah. &lt;em&gt;&lt;strong&gt;Apakah ia sudah banyak berubah? Ikutkah pasangan barunya?&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt; Orang-orang mendekatiku.&lt;br /&gt;“Yunus, aku Ragil Purnomo. Kau keren sekali bro!”&lt;br /&gt;“Terimakasih. Kau juga, Ragil.”&lt;br /&gt;“Kenalkan, pacarku….”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Yunus, kau Yunus, kan?”&lt;br /&gt;“Ya. Hmm…”&lt;br /&gt;“Prita. Prita Anggraeni. Ingat aku?”&lt;br /&gt;“Oh ya..” Pakaiannya buruk dan ia kelihatan salah tingkah.”&lt;br /&gt;“Apa kabar , Prit?”&lt;br /&gt;“Yah, kau tahu kan, keluargaku berantakan setelah ayahku masuk penjara  karena kasus korupsi.”&lt;br /&gt;“Sabar ya. Aku ikut prihatin.”&lt;br /&gt;“Yeah. Akhirnya aku berhenti kuliah. Dan sekarang aku bekerja sebagai pelayan restoran.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Yunus! Aku Fransiska. Astaga, kau tambah keren ya!”&lt;br /&gt;“Terima kasih, Siska.” Wanita itu sudah bertambah gemuk dan memakai cincin berlian besar di jari tengahnya.&lt;br /&gt;“Aku bisnis property sekarang. Kau sudah menikah?”&lt;br /&gt;Aku ragu-ragu. “Belum.”&lt;br /&gt;“Ingat Rudi Subagya? Kakak kelas mantan ketua OSIS. Kami menikah,dan sudah dikaruniai seorang putri.”&lt;br /&gt;“Wah,selamat ya…”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh mengherankan betapa orang bisa berubah dalam sepuluh tahun. Ada yang jadi gemuk dan ada yang jadi kurus… kaya raya dan miskin. Menikah dan cerai.. jadi orangtua dan kehilangan orangtua.&lt;br /&gt;Waktu berjalan terus. Acara dilanjutkan dengan makan malam, musik, dan dansa. Aku ngobrol dengan mantan teman-teman sekelasku dan mendengarkan kisah hidup mereka, tapi pikiranku dipenuhi Sarah. Ia masih belum kelihatan batang hidungnya. &lt;em&gt;&lt;strong&gt;Dia takkan datang&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;. Aku memutuskan. &lt;em&gt;&lt;strong&gt;Dia pasti tahu aku akan ada di sini dan dia tak mau melihatku lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;Seorang wanita berwajah cantik mendekatiku.&lt;br /&gt;“Yunus! Aku sangat berharap bisa bertemu kau di sini.”&lt;br /&gt;Ia G.Maeyana. Aku benar-benar senang bertemu denganya. G.Maeyana dulu salah satu teman dekatku. Kami duduk di meja kosong di sudut,untuk mengobrol.&lt;br /&gt;“Kau tambah cantik, Maya,” Kata ku.&lt;br /&gt;“Kau juga tambah keren. Sori aku telat. Bayiku sedang kurang sehat. Sejak terakhir kita ketemu aku sudah menikah dan cerai. Sekarang aku lagi pacaran dengan bos tempat aku bekerja. Bagaimana denganmu? Setelah pesta perpisahan dulu, kau menghilang. Aku pernah beberapa kali mencoba mencarimu, tapi yang ku dengar kau ada di China.”&lt;br /&gt;“Aku ke Nanjing ,” kataku. “Ayahku mendaftarkanku di sekolah bahasa Mandarin di sana. Kami berangkat pagi setelah pesta perpisahan itu.”&lt;br /&gt;“Aku mencoba segala cara untuk menghubungimu. Para polisi itu mengira aku tahu kau di mana. Mereka mencarimu sebab kau dan Sarah kan pacaran.”&lt;br /&gt;Aku berkata pelan, “Polisi?”&lt;br /&gt;“Ya. Yang menyelidiki kematian Sarah.”&lt;br /&gt;Aku merasa wajahku tidak dialiri darah lagi.&lt;br /&gt;“Kematian Sarah?”&lt;br /&gt;Maya bengong menatapnya. “Ya Tuhan! Kau tak tahu itu?”&lt;br /&gt;“Tahu apa?” Aku ngotot. “Kau ini ngomong apa?”&lt;br /&gt;“Sehari setelah pesta perpisahan itu, otangtua Sarah pulang dan menemukan mayat anaknya. Sarah tewas dengan pisau menancap di dadanya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ruangan serasa berputar. Aku memegangi tepi meja. Maya mencengkram tanganku.&lt;br /&gt;“Sori.. sori,Yunus. Kukira kau sudah membaca tentang itu, tapi tentu saja… kau sudah di China.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mataku terpejam rapat-rapat. Teringat olehku ketika aku menyelinap keluar malam itu, menuju rumah Sarah. Tapi aku berbalik dan pulang, untuk menunggunya paginya saja.  &lt;em&gt;&lt;strong&gt;Kalau saja aku jadi kerumahnya&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;, pikirku merana, &lt;em&gt;&lt;strong&gt;mungkin ia masih hidup. Padahal selama bertahun-tahun ini aku merasa dia telah membenciku. Oh, tuhan. Siapa yang membunuhnya? Siapa? Ataukah ia bunuh diri?&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Aku bangkit berdiri. “Maafkan aku, Maya. Aku.. aku tidak enak badan.”&lt;br /&gt;Dan aku pun kabur.&lt;br /&gt;Para polisi. Mereka pasti menghubungi ayahnya. &lt;em&gt;&lt;strong&gt;Kenapa tidak memberitahuku?&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Malam itu aku tidak bisa tidur. Menjelang pagi baru aku tertidur. Aku mimpi buruk. Ada sosok wanita berdiri dalam gelap, menusuk Sarah dan berteriak-teriak padanya. Sosok itu melangkah ke bawah cahaya. Lalu menghilang begitu saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa bulan berikutnya sungguh bulan-bulan penuh derita bagiku. Bayangan tubuh Sarah yang bermandikan darah selalu muncul dalam benakku. Terpikir olehku untuk menemui Dr.Billy lagi, tapi aku tahu aku tak akan berani mendiskusikan ini dengan siapa pun. Aku bahkan merasa bersalah hanya karena memikirkan bahwa aku tidak jadi datang menemui Sarah malam itu. Kucoba untuk mengusir pikiran itu dan berkonsentrasi pada pekerjaanku. Tidak mungkin. Dengan kecewa kupandang laporan keuangan yang baru saja ku kacaukan.&lt;br /&gt;Amanda mengawasiku, cemas.  “Kau tak apa-apa, Yunus?”&lt;br /&gt;Aku memaksa diri untuk tersenyum. “Aku baik-baik saja.”&lt;br /&gt;“Aku ikut prihatin mendengar tentang temanmu Sarah.”&lt;br /&gt;Aku telah menceritakan soal Sarah pada Amanda.&lt;br /&gt;“Aku…aku pasti akan bisa mengatasinya.”&lt;br /&gt;“Bagaimana kalau kita makan berdua malam ini?”&lt;br /&gt;“Terima kasih Amanda. Aku..aku sedang malas. Minggu depan saja oke.”&lt;br /&gt;“Oke. Kalau ada yang bisa kulakukan….”&lt;br /&gt;“Kuhargai perhatianmu. Sekali lagi thanks ya..”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kertas-kertas perawan berkata padaku, “Si sok suci  lagi punya masalah. Rasain.”&lt;br /&gt;“Aku merasa  kasihan pada Yunus. Masalahnya kelihatan berat.”&lt;br /&gt;“Biarkan saja. Biar dia tau rasa.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat aku akan meninggalkan kantor, Reina menghentikanku. Dia teman satu kantor lain bagian. “Hei, Yunus,aku perlu bantuan.”&lt;br /&gt;“Maaf, Reina, aku…”&lt;br /&gt;“Ayolah santai sedikit!” Reina memegang lenganku. “Aku perlu nasihat dari sudut pandang seorang pria.”&lt;br /&gt;“Reina, aku tidak…”&lt;br /&gt;“Aku jatuh cinta pada seseorang pria, dan aku ingin menikah dengannya, tapi ada masalah. Maukah kau membantuku?”&lt;br /&gt;Aku ragu-ragu. Aku tidak menyukai Reina, tapi membantunya toh tidak ada salahnya.&lt;br /&gt;“Bagaimana jika besok?”&lt;br /&gt;“Aku perlu bicara denganmu sekarang. Penting Sekali.”&lt;br /&gt;Aku menarik napas dalam-dalam. “Baiklah.”&lt;br /&gt;“Bisakah kita bicara di rumahmu?”&lt;br /&gt;Aku menggeleng. “Tidak.” Pasti akan susah menyuruhnya pulang.&lt;br /&gt;“Kalau begitu kau mampir ke apartemenku ya?”&lt;br /&gt;Aku ragu-ragu. “Baiklah” &lt;em&gt;&lt;strong&gt;Dengan begitu aku bisa pulang kapan saja aku mau. Kalau aku bisa membantunya mendapatkan pria yang dicintainya,mungkin dia takkan pernah menggangguku lagi di kantor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;Kertas-kertas perawan berkata kepada ku. “Astaga! Si Yunus akan ke apartemen wanita jalang itu. Bego banget tuh cowok, kemana otaknya?”&lt;br /&gt;“Dia hanya akan mencoba membantunya. Kan tidak apa-apa…”&lt;br /&gt;“Ah, kapan sih kau bisa dewasa? Cewek itu kan mau tidur dengannya.”&lt;br /&gt;“Mana mungkin?”&lt;br /&gt;“Kita lihat saja nanti.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 255);"&gt;To be continue.....&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/607985881017074820-2028556820517583814?l=melankolisyangsempurna.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/feeds/2028556820517583814/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=607985881017074820&amp;postID=2028556820517583814' title='8 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/2028556820517583814'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/2028556820517583814'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/2009/04/aku-adalah-dirinya-part-iv.html' title='Aku Adalah Dirinya Part IV'/><author><name>AKU SI MELANKOLIS SEMPURNAKAH?</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11608552433812970293</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SSJXDHZhEwI/AAAAAAAAAAM/y0ufbGCfe60/S220/DSC_0024.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SfWq9t3XzfI/AAAAAAAAAKs/lkaFOVxk0nA/s72-c/kalp.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>8</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-607985881017074820.post-6969685948374279612</id><published>2009-04-24T05:20:00.000-07:00</published><updated>2009-04-27T03:04:32.389-07:00</updated><title type='text'>Aku Adalah Dirinya Part III</title><content type='html'>&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;Aku sedang mandi buru-buru&lt;/span&gt;, aku kesiangan, ketika aku mendengar bunyi itu. Pintu membuka? Menutup? Aku mematikan keran, mendengarkan, hatiku berdebar kencang. &lt;em&gt;&lt;strong&gt;Sunyi.&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt; Sesaat aku berdiri diam saja, tubuhku basah berkilau, kemudian cepat-cepat mengeringkan diri dan hati-hati melangkah ke dalam kamarku. Segala sesuatu kelihatan normal. &lt;em&gt;&lt;strong&gt;Rupanya imajinasiku yang berlebihan lagi. Aku harus buru-buru berpakaian.&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt; Aku berjalan ke laci pakaian dalamku, menariknya terbuka, dan memandangnya tak percaya. Ada yang telah mengaduk-aduk pakaian dalamku. Singlet dan celana dalamku ditumpuk jadi satu. Padahal aku biasanya menumpuknya terpisah dengan rapi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tiba-tiba merasa jijik. Apakah ada seseorang yang membuka celanaku, mengambil celana dalamku, lalu menggosokkannya ke tubuhnya? Aku merasa sesak napas. &lt;em&gt;&lt;strong&gt;Aku harus melapor ke pemilik rumah ini, tapi mereka akan menertawakanku. Tak ada gunanya.&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Aku bergegas berpakaian, tiba-tiba saja aku ingin cepat-cepat meninggalkan rumah kontrakkan itu. &lt;em&gt;&lt;strong&gt;Aku harus pindah. Aku akan mencari rumah kontrakan yang lebih aman. Kamarku telah disusupi seorang penguntit.&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt; Tapi sambil memikirkannya pun aku merasa itu tak mungkin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Mungkin saja aku sendiri yang mengaduk-ngaduk pakaian dalamku. Mungkin itu yang terjadi. Ataukah harapanku ini terlalu muluk?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;Ada amplop dalam kotak surat di depan pintu. Pengirimnya “Harapan Persada High School, Jakarta”&lt;br /&gt;Aku membaca undangan itu dua kali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;                                                                                                                               &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt; Reuni Sepuluh Tahunan!&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Yang kaya, yang miskin, direktur, gelandangan! Pernahkah kau penasaran, ingin tahu apa yang terjadi pada teman-temanmu selama sepuluh tahun belakangan ini? Sekaranglah kesempatan untuk mendapatkan jawabannya. Akhir minggu tanggal 20 juni kita akan kumpul-kumpul seru. Makan, minum, musik, dan dansa. Jangan sampai tidak ikutan.&lt;br /&gt;Kirimkan saja kartu penerimaan terlampir ini, supaya kami tahu kau mau datang. Semua menunggu-nunggu ingin berjumpa denganmu.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Dalam perjalanan ke kantor, aku memikirkan undangan itu. &lt;em&gt;&lt;strong&gt;“Semua menunggu-nunggu ingin berjumpa denganmu.”  Semua kecuali Sarah,&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt; pikirku pahit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;“Kita akan kuliah bersama-sama di Australia. Ayahku setuju kita bisa kuliah bersama di sana. Maukah kau pergi bersamaku ke sana?”&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Dan aku teringat dan dapat merasakan kepedihan Sarah saat menungguku di bandara dengan putus asa, padahal Sarah begitu percaya aku akan pergi bersamanya. Aku telah berubah pikiran, dan aku tak cukup jantan untuk datang dan memberitahunya. Aku malah membiarkannya kebingungan di bandara, sendirian. &lt;em&gt;&lt;strong&gt;Lupakan saja undangan itu.&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt; &lt;em&gt;&lt;strong&gt;Aku tak akan pergi.&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku makan siang bersama Amanda di Solaria persis berseberangan dengan gedung kantorku. Kami duduk di pojok makan tanpa bicara.&lt;br /&gt;“Kelihatannya kau punya masalah,” suaranya ungu tua. Kata Amanda.&lt;br /&gt;“Maaf,” Aku ragu-ragu sejenak. Aku tergoda untuk menceritakan soal pakaian dalam itu pada Amanda, tapi kedengarannya seperti orang bodoh. &lt;em&gt;&lt;strong&gt;Ada yang mengaduk-aduk pakaian dalammu?&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;  Maka alih-alih bercerita, aku berkata, “Aku menerima undangan reuni sepuluh tahunan SMU.”&lt;br /&gt;“Kau akan datang?”&lt;br /&gt;“Jelas tidak.” Jawabanku terdengar lebih keras.&lt;br /&gt;Amanda memandangku heran. “Kenapa tidak? Reuni seperti itu biasanya mengasyikkan lho.”&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Apakah sarah akan datang? Apakah ia sudah punya pacar? Apa yang akan kukatakan kepada sarah? “Maaf aku tidak bisa kuliah bersamamu di Australia. Maaf aku tak bisa datang menemuimu di bandara untuk mengatakan yang sebenarnya,aku tidak bisa menemanimu kuliah di Australia.”&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;“Aku takkan datang.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi aku tak berhasil mengusir undangan itu dari benakku. &lt;em&gt;&lt;strong&gt;Pasti ayik bertemu dengan teman sekelasku dulu. Pikirku.&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika aku kembali dari makan siang, kembali ke meja kerjaku dan menyalakan komputerku. Betapa herannya diriku , bintik-bintik tiba-tiba bergulung memenuhi layar komputerku. Bintik-bintik itu mulai membentuk fotoku. Saat aku masih menatap dengan ngeri, muncul tangan yang memegang kapak di atas layar. Tangan itu berlari menuju fotoku, siap menancapkan kapaknya  ke palaku.&lt;br /&gt;Aku berteriak, “Tidak!”&lt;br /&gt;Aku mematikan computer dan meloncat berdiri.&lt;br /&gt;Amanda yang bergegas datang sudah berada di sampingku. “Yunus! Ada apa?”&lt;br /&gt;Tubuhku gemetar “Di…. Di layar…”&lt;br /&gt;Amanda menyalakan komputer muncul fotoku di monitor komputer.&lt;br /&gt;Amanda menoleh memandangku,bingung.&lt;br /&gt;“Apa..?”&lt;br /&gt;“Sudah…sudah lenyap,” bisikku.&lt;br /&gt;“Apa yang lenyap?”&lt;br /&gt;Kepalaku menggeleng. “Tidak apa-apa. Aku… aku stress berat belakangan ini, Amanda. Sori.”&lt;br /&gt;“Kenapa kau tidak konsultasi dengan Dr.Billy?”&lt;br /&gt;Aku sudah ke Dr.Billy sebelumnya. Ia psikolg perusahaan yang ditugasi menangani para ahli keuangan yang stress. Ia bukan dokter umum,tapi pandai dan penuh pengartian, dan sungguh membantu kalau ada orang yang diajak bicara.&lt;br /&gt;“Aku akan ke tempatnya,” kata ku kepada Amanda.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dr.Billy berusia lima puluhan, kebapakannya dalam usianya yang masih cukup muda. Kantornya merupakan oasis tenang di ujung gedung,suasananya santai dan nyaman.&lt;br /&gt;“Semalam aku bermimpi,” aku bercerita. Aku memejamkan mata, mengingat kembali mimpiku.&lt;br /&gt;“Aku sedang berlari. Aku berada di taman yang penuh bunga-bunga… Bunga-bunga itu punya wajah,wajahnya berganti-ganti aneh dan jelek… Mereka berteriak-teriak dan memplototiku… Aku tak bisa mendengar apa yang mereka katakan. Aku terus berlari menuju sesuatu.. Aku tak tahu apa…” Aku berhenti dan membuka mataku.&lt;br /&gt;“Mungkin kau melarikan diri dari sesuatu? Adakah yang sedang mengejar-ngejarmu?”&lt;br /&gt;“Aku tak tahu dokter.. Tadi pagi ada seseorang yang masuk ke dalam kamarku, kedengarannya aneh, tapi.. kurasa ada yang sedang mengikutiku.”&lt;br /&gt;Sesaat Dr.Billy mengawasiku. “Siapa yang sedang mengikutimu?”&lt;br /&gt;“Aku… aku tak tahu.”&lt;br /&gt;“Kau pernah melihat orang yang mengikutimu?”&lt;br /&gt;“Tidak.”&lt;br /&gt;“Kau tinggal sendirian ,kan?”&lt;br /&gt;“Ya.”&lt;br /&gt;“Apakah kau mempunyai hubungan khusus dengan seseorang? Maksudku, hubungan cinta?”&lt;br /&gt;“Tidak. Saat ini tidak.”&lt;br /&gt;“Jadi, sudah berapa waktu sejak… maksudku kadang-kadang jika seorang pria tidak punya wanita dalam hidupnya…yah,sejenis ketegangan fisik yang timbul… Kurasa kau bekerja terlalu keras, Yunus. Kurasa tak ada yang perlu kau cemaskan. Mungkin Cuma ketegangan fisik biasa. Santailah sedikit. Beristirahatlah lebih banyak lagi.”&lt;br /&gt;“Akan kucoba.”&lt;br /&gt;Amanda sudah menungguku. Apa kata Dr.Billy?”&lt;br /&gt;Aku berusaha tersenyum. “Dia bilang aku baik-baik saja. Aku Cuma bekerja terlalu keras.”&lt;br /&gt;“Nah,kita harus melakukan sesuatu untuk itu,” kata Amanda. “Sebagai permulaan, bagaimana kalau kita istirahat saja selama sisa hari ini?” Suaranya penuh perhatian.&lt;br /&gt;“Terima kasih.” Aku memandangnya dan tersenyum. Kadang aku berpikir ia wanita yang menyenagkan. Teman yang baik.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Tak mungkin dia&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;, pikir ku. &lt;em&gt;&lt;strong&gt;Tak mungkin.&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 204, 255);"&gt;To be continue....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/607985881017074820-6969685948374279612?l=melankolisyangsempurna.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/feeds/6969685948374279612/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=607985881017074820&amp;postID=6969685948374279612' title='7 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/6969685948374279612'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/6969685948374279612'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/2009/04/aku-adalah-dirinya-part-iii.html' title='Aku Adalah Dirinya Part III'/><author><name>AKU SI MELANKOLIS SEMPURNAKAH?</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11608552433812970293</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SSJXDHZhEwI/AAAAAAAAAAM/y0ufbGCfe60/S220/DSC_0024.jpg'/></author><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-607985881017074820.post-320148533414185874</id><published>2009-04-21T00:36:00.000-07:00</published><updated>2009-04-21T01:15:10.276-07:00</updated><title type='text'>Aku Adalah Dirinya Part II</title><content type='html'>Kalau ada yang meremehkanku sedikit saja disengaja atau tidak, aku akan marah besar. Suatu hari waktu aku bermobil ke kantor, ada mobil yang memotong jalanku. Aku mengertakkan gigi dan berpikir, “Kubunuh kau, bangsat.” Pria pengemudi mobil itu melambai penuh permohonan maaf dan aku tersenyum manis. Tapi hatiku masih membara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada hari suramku, ketika awan gelap menyelubungiku, aku membayangkan orang-orang di jalan mendadak terkena serangan jantung atau mati dibunuh jambret. Kejadian-kejadian dalam angan-anganku itu rasanya nyata sekali. Dan sesaat kemudian, aku akan dipenuhi rasa malu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada hari-hari baiknya, dalam jiwaku terpancar wewangian bunga setaman yang begitu harum, aku orang yang lain sekali. Aku benar-benar baik hati, simpatik, serta senang membantu orang lain. Satu-satunya yang menodai kebahagiaanku adalah ketakutan akan kesadaranku bahwa awan gelap akan menyelubungiku lagi, dan aku akan tak berdaya di dalamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hampir setiap minggu pagi, aku mendatangi salah satu panti asuhan di daerah Jakarta Selatan. Aku memberi pelajaran tambahan pada anak-anak panti yang membutuhkannya. Aku menyediakan diri membantu semua kegiatan di panti itu dan mengabdikan sebanyak mungkin waktuku sejauh aku bisa. Paling senang aku mengajar anak-anak menulis dan berhitung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu minggu, panti asuhanku mengadakan bazar amal untuk mengumpulkan dana, dan aku membawa begitu banyak kartu ucapan selamat dan kartu-kartu bertuliskan kata-kata indah hasil kreasiku sendiri ke panti asuhan untuk dijual. Ketua panti, Farida Hasan, kagum sekali melihat kartu-kartu ucapan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ini… ini brilian! Seharusnya kau menjualnya di toko-toko buku besar.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wajah ku langsung merona merah. “Tidak. Saya hanya membuat kartu-kartu itu untuk bersenang-senang.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bazar itu ramai sekali. Mereka yang datang dari berbagai macam kalangan dan usia. Mereka mendatangi stan-stan kesehatan dan penjualan. Ada yang menjual pakaian, mainan, makanan tradisional, perhiasan silver, tanaman hias, tas, sandal dan sepatu, dan masih banyak lainnya. Orang-orang berjalan dari stan ke stan, mencicipi makanan dan minuman, membeli barang-barang yang mereka suka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tapi ini kan untuk amal,” Aku mendengar seorang wanita menjelaskan pada suaminya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku memandang kartu-kartu ucapan yang telah aku buat yang terpajang di meja stanku, sebagian besar kartu berwarna lembut dihiasi dengan bunga dan dedaunan kering, maupun cangkang-cangkang kerang kecil dan pita warna-warni. Perasaanku mulai cemas, “Kau ini hanya membuang-buang uang dan waktumu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang laki-laki mendatangi stanku. “Hai. Kamu yang membuat semua kartu-kartu ini?”&lt;br /&gt;Suaranya biru tua.&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Bukan,goblok. Andri Wongso yang membuat semua kartu-kartu ini.&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;“Kau sangat berbakat.”&lt;br /&gt;“Terima kasih.” &lt;em&gt;&lt;strong&gt;Tahu apa kau tentang bakat?&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;Ada pasangan muda yang datang ke stanku. “Lihat kartu-kartu itu! Aku harus membelinya. Kau hebat sekali.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepanjang sore orang-orang datang ke stanku untuk membeli kartu-kartuku dan menyampaikan kepadaku, betapa berbakatnya aku. Aku ingin sekali mempercayai mereka, tetapi setiap kali tirai hitam menutupiku, aku berpikir, Mereka semua telah tertipu. Pada akhir hari itu, aku hampir berhasil menjual seluruh kartu-kartuku. Aku mengumpulkan uang yang telah dibayarkan orang-orang kepadaku, memasukkan ke amplop, dan menyerahkannya kepada kepala panti Farida Hasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua panti menerimanya dan berkata, “Terima kasih, Yunus. Bakatmu luar biasa, membawa banyak keindahan dalam hidup orang banyak.”&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Ayah dengar itu?&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minggu berikutnya, aku menghabiskan waktu berjam-jam untuk mengunjungi Museum Nasional Jakarta Pusat. Di museum Nasional biasanya aku mempelajari koleksi seni patung-patung batu peninggalan candi-candi Hindu Budha yang ada di Indonesia, keramik-keramik China, serta patung-patung kayu primitif Indonesia. Salah satu seorang pengunjung muda menarik perhatianku. Wanita itu kira-kira berusia 18 tahun, ramping, rambutnya pirang panjang sampai melebihi bahunya, garis wajahnya kuat dan cerdas. Kita sama-sama sedang mengamati keramik China peninggalan dinasti ching. Wanita itu melirikku dan mengawasiku. “Hai.”&lt;br /&gt;Suaranya kuning hangat.&lt;br /&gt;“Halo,” sahutku malu-malu.&lt;br /&gt;Wanita itu menatapku. “Bagaimana menurutmu tentang keramik itu?”&lt;br /&gt;“Beautiful. Kurasa indah sekali motifnya, ditambah kondisi yang sempurna tidak kelihatan cacat atau rusak sedikitpun.”&lt;br /&gt;Wanita itu tersenyum. “Terima kasih. Namaku Grace. Gracesita.”&lt;br /&gt;“Septi Yunus”&lt;br /&gt;“Kau sering ke sini?” tanya Grace.&lt;br /&gt;“Yup,sesering aku bisa.”&lt;br /&gt;“Aku tinggal di menteng tidak jauh dari sini. Kau tinggal di mana?”&lt;br /&gt;“Di Jakarta Selatan Kebayoran Lama.” &lt;em&gt;&lt;strong&gt;Bukan urusanmu, atau kau sengaja ingin tahu ya?&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt; Apa yang terjadi padaku?&lt;br /&gt;“Tidak terlalu jauh juga dari sini.”&lt;br /&gt;Wanita itu sudah selesai mengamati keramik.&lt;br /&gt;“Aku lapar. Boleh kutraktir makan siang? Café Oh lala makanannya enak.”&lt;br /&gt;Aku Cuma ragu-ragu sejenak. “Oke. Dengan senang hati.” &lt;em&gt;&lt;strong&gt;Aku tak sudi makan siang dengan orang asing.&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt; Mungkin ini akan menjadi pengalaman baru yang menyenangkan bagiku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acara makan siang itu sangat menyenangkan dan tidak sekali pun pikiran negatif muncul dalam benakku. Kami ngobrol tentang koleksi yang ada di museum, dan aku bercerita pada Grace tentang ayahku yang seorang kolektor antik.&lt;br /&gt;Saat makan siang kami hampir selesai, Grace melihat seorang temannya yang akan meninggalkan café dan memanggilnya. “Andri, aku tak tahu kalau kau juga makan siang di sini. Kenalkan temanku. Ini Yunus. Andri.”&lt;br /&gt;Andri seumuran dengan Grace, dengan mata bulat dan rambut pendek yang rapi.&lt;br /&gt;“Andri sobatku sejak SMP, Yunus.”&lt;br /&gt;“Ya. Sudah delapan tahunan kita berteman,jadi kalau ingin dengar cerita seru tantang….”&lt;br /&gt;“Andri,bukankah kau harus pergi?”&lt;br /&gt;“Betul.” Ia menoleh kepadaku. “Tapi jangan lupa tawaranku,hehe.. Sampai ketemu lagi.”&lt;br /&gt;Kami memandang Andri pergi. Grace berkata,&lt;br /&gt;“Yunus…”&lt;br /&gt;“Ya?”&lt;br /&gt;“Boleh aku menemuimu lagi?”&lt;br /&gt;“Tentu.” &lt;em&gt;&lt;strong&gt;Aku akan senang sekali.&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malamnya, aku menceritakan pengalamanku pada kertas-kertas perawan. “Jangan berhubungan dengan wanita,” kertas-kertas perawan mengingatkan. “Hidupmu akan dibebani oleh cemberutnya dan omelannya. Kau akan menemuinya lagi?”&lt;br /&gt;Aku tersenyum. “Ya. Kurasa dia menyukaiku. Dan aku menyukainya. Aku benar-benar menyukainya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffccff;"&gt;To Be Continue......&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/607985881017074820-320148533414185874?l=melankolisyangsempurna.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/feeds/320148533414185874/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=607985881017074820&amp;postID=320148533414185874' title='6 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/320148533414185874'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/320148533414185874'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/2009/04/aku-adalah-dirinya-part-ii.html' title='Aku Adalah Dirinya Part II'/><author><name>AKU SI MELANKOLIS SEMPURNAKAH?</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11608552433812970293</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SSJXDHZhEwI/AAAAAAAAAAM/y0ufbGCfe60/S220/DSC_0024.jpg'/></author><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-607985881017074820.post-5577828900561573453</id><published>2009-04-19T03:34:00.000-07:00</published><updated>2009-04-22T11:18:19.846-07:00</updated><title type='text'>Aku Adalah Dirinya</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SesA-8a0kFI/AAAAAAAAAKk/u1D-1_SEQCY/s1600-h/evrimcehennem7.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5326352065666256978" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 214px" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SesA-8a0kFI/AAAAAAAAAKk/u1D-1_SEQCY/s320/evrimcehennem7.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Cerita ini adalah fiksi,semoga menghibur...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Di tempat itu, di waktu itu, sejauh yang bisa ku ingat, indraku dipenuhi nuansa warna. Aku bisa melihat warna, mencium warna, dan mendengar warna. Suara angin biru dan terkadang hijau. Suara burung yang berkicau kuning. Suara bunga yang bergoyang merah muda dan terkadang merah. Suara air mengalir abu-abu. Suara daun yang berguguran coklat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itu aku berusia dua puluh satu tahun, pemalu dan bersuara pelan, dengan kepolosan yang nyaris tak sesuai dengan zaman modern ini. Dengan mata sipit ku, orang-orang sering mengira aku keturuan Tionghoa padahal ayah dan ibuku pribumi asli.Aku suka segalanya tentang Negara dan Bangsa ku. Ketika aku berdiri di atas Candi Borobudur dan memandang ke arah hamparan tanah negeriku. Waktu itu aku memandang hutan, gunung, dan candi-candi, aku tahu seharusnya aku hidup di era itu. Aku berjalan-jalan di kawasan air terjun Tawang Mangu, mendengarkan nyanyian air terjun ketika menyusuri ratusan anak tangga, dan menghabiskan waktu berjam-jam untuk duduk di atas batu besar, memandangi pelangi yang tercipta dari bias-bias air terjun dan sinar matahari. Keindahan warna-warni pelangi membuatku kagum sekaligus frustasi. Ingin sekali rasanya aku dilahirkan di antara aneka warna itu sekaligus dapat mengenal mereka. Mereka lebih riil bagiku daripada orang-orang yang berlalu lalang di jalan. Aku ingin sekali menjadi bagian dari warna pelangi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku bisa mendengar suara coklat tua ayahku, “Kau membuang-buang kertas dan waktumu. Kau tak mempunyai bakat.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepindahanku dari rumah orang tua semula membuatku gelisah. Aku cemas bagaimana aku bisa menyesuaikan diri, tetapi ternyata menjadi kejutan yang menyenangkan. Aku menikmati privasi yang ditawarkan rumah kecil itu. Setiap malam aku dapat menelanjangi kertas-kertas perawanku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;“Kenapa aku tertarik dengan kertas-kertas perawanku?”&lt;/em&gt; Tanya sebagian jiwaku. Aku tertawa. &lt;em&gt;“Tentu. Karena mereka masih perawan. Ha ha ha..”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;Cuma ada satu awan gelap yang menggantung dalam hidupku. Aku merasa disisihkan dari yang lain. Perubahan suasana hatiku bisa begitu tiba-tiba, dalam sekejap aku bisa berubah dari luar biasa bahagia menjadi merasa sangat menderita. Aku terkadang sama sekali tak bisa mengontrol emosiku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kertas-kertas perawanku lah satunya-satunya benda dengan siapa aku bisa mendiskusikan masalahku. Mereka punya solusi untuk semua masalah, dan biasanya solusinya: &lt;em&gt;“Ayo kita keluar dan bersenang-senang!”&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Topik favorit kertas-kertas perawanku dan aku adalah tentang diriku. &lt;em&gt;“Lihat tuh si Sok Suci,”&lt;/em&gt; kata kertas-kertas perawan menghina. &lt;em&gt;“Ia adalah si ayam beku.”&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;Aku mengangguk. &lt;em&gt;“Ia kampungan sekali. Harus ada yang mengajarinya tertawa.”&lt;/em&gt; Kertas-kertas perawan mendengus, &lt;em&gt;“Harus ada yang mengajarinya bercinta. Ha.. ha.. ha..”&lt;/em&gt; Dan aku pun ikut tertawa bersama kertas-kertas perawanku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekali dalam seminggu, biasanya aku pergi ke mall bersama Jeniver teman satu kampusku dulu. Kami berhenti di depan toko pakaian. Jenifer mengagumi gaun yang terpajang di etalase, “Bagus,ya?”&lt;br /&gt;“Cantik.” Sahutku. Lalu kata hatiku kemudian, &lt;em&gt;“Itu gaun paling buruk yang pernah kulihat. Cocok untukmu.”&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Suatu malam, aku makan malam dengan Amanda, teman satu kantor. “Aku benar-benar senang bersamamu, Yunus. Bagaimana kalau kita lebih sering lagi keluar bersama?”&lt;br /&gt;Aku tersenyum malu-malu. “Baiklah.” Dan aku berpikir, &lt;em&gt;sudah jelek,bego lagi.&lt;/em&gt; &lt;em&gt;Mungkin kita bisa jalan bersama kembali di kehidupan lain, goblok.&lt;/em&gt; Dan lagi-lagi aku kaget sendiri. &lt;em&gt;Kenapa sih aku ini?&lt;/em&gt; Dan aku tak punya jawaban.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ffccff;"&gt;&lt;strong&gt;To be continue……&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/607985881017074820-5577828900561573453?l=melankolisyangsempurna.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/feeds/5577828900561573453/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=607985881017074820&amp;postID=5577828900561573453' title='7 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/5577828900561573453'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/5577828900561573453'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/2009/04/aku-adalah-dirinya.html' title='Aku Adalah Dirinya'/><author><name>AKU SI MELANKOLIS SEMPURNAKAH?</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11608552433812970293</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SSJXDHZhEwI/AAAAAAAAAAM/y0ufbGCfe60/S220/DSC_0024.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SesA-8a0kFI/AAAAAAAAAKk/u1D-1_SEQCY/s72-c/evrimcehennem7.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-607985881017074820.post-8514190148355961791</id><published>2009-04-17T03:10:00.000-07:00</published><updated>2009-04-17T03:31:40.872-07:00</updated><title type='text'>BAIT TERAKHIR RAMALAN JAYABAYA</title><content type='html'>&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;160.&lt;br /&gt;sadurunge ana tetenger lintang kemukus lawa,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;ngalu-ngalu tumanja ana kidul wetan bener,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;lawase pitung bengi,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;parak esuk bener ilange,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;bethara surya njumedhul,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;bebarengan sing wis mungkur prihatine manungsa kelantur-lantur,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;iku tandane putra Bethara Indra wus katon,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;tumeka ing arcapada ambebantu wong Jawa,&lt;br /&gt;sebelumnya ada pertanda bintang pari,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;panjang sekali tepat di arah Selatan menuju Timur,lamanya tujuh malam,hilangnya menjelang pagi sekali,bersama munculnya Batara Surya,bebarengan dengan hilangnya kesengsaraan manusia yang berlarut-larut,itulah tanda putra Batara Indra sudah Nampak,datang di bumi untuk membantu orang Jawa,&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;161.&lt;br /&gt;dunungane ana sikil redi Lawu sisih wetan,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;wetane bengawan banyu,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;andhedukuh pindha Raden Gatotkaca,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;arupa pagupon dara tundha tiga,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;kaya manungsa angleledha,&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;asalnya dari kaki Gunung Lawu sebelah Timur,sebelah timurnya bengawan,berumah seperti Raden Gatotkaca,berupa rumah merpati susun tiga,seperti manusia yang menggoda,&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;162.&lt;br /&gt;akeh wong dicakot lemut mati,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;akeh wong dicakot semut sirna,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;akeh swara aneh tanpa rupa,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;bala prewangan makhluk halus padha baris, pada rebut benere garis,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;tan kasat mata, tan arupa,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;sing madhegani putrane Bethara Indra,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;agegaman trisula wedha,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;momongane padha dadi nayaka perang,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;perange tanpa bala,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;sakti mandraguna tanpa aji-aji,&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;banyak orang digigit nyamuk mati ,banyak orang digigit semut mati,banyak suara aneh tanpa rupa,pasukan makhluk halus sama-sama berbaris, berebut garis yang benar,tak kelihatan, tak berbentuk,yang memimpin adalah putra Batara Indra,bersenjatakan trisula wedha,para asuhannya menjadi perwira perang,jika berperang tanpa pasukan,sakti mandraguna tanpa azimat,&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;163.&lt;br /&gt;apeparap pangeraning prang,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;tan pokro anggoning nyandhang,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;ning iya bisa nyembadani ruwet rentenging wong sakpirang-pirang,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;sing padha nyembah reca ndhaplang,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;cina eling seh seh kalih pinaringan sabda hiya gidrang-gidrang,&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;bergelar pangeran perang,kelihatan berpakaian kurang pantas,namun dapat mengatasi keruwetan orang banyak,yang menyembah arca terlentang,cina ingat suhu-suhunya dan memperoleh perintah, lalu melompat ketakutan,&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;164.&lt;br /&gt;putra kinasih swargi kang jumeneng ing gunung Lawu,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;hiya yayi bethara mukti, hiya krisna, hiya herumukti,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;mumpuni sakabehing laku,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;nugel tanah Jawa kaping pindho,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;ngerahake jin setan,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;kumara prewangan, para lelembut ke bawah perintah saeko proyo,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;kinen ambantu manungso Jawa padha asesanti trisula weda,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;landhepe triniji suci,bener, jejeg, jujur,kadherekake Sabdopalon lan Noyogenggong,&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;putra kesayangan almarhum yang bermukim di Gunung Lawu,yaitu Kyai Batara Mukti, ya Krisna, ya Herumukti,menguasai seluruh ajaran (ngelmu),memotong tanah Jawa kedua kali,mengerahkan jin dan setan,seluruh makhluk halus berada dibawah perintahnya bersatu padu,membantu manusia Jawa berpedoman pada trisula weda,tajamnya tritunggal nan suci,benar, lurus, jujur,didampingi Sabdopalon dan Noyogenggong,&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;165.&lt;br /&gt;pendhak Sura nguntapa kumara,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;kang wus katon nembus dosane,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;kadhepake ngarsaning sang kuasa,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;isih timur kaceluk wong tuwa,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;paringane Gatotkaca sayuta,&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;tiap bulan Sura sambutlah kumara,yang sudah tampak menebus dosa,dihadapan sang Maha Kuasa,masih muda sudah dipanggil orang tua,warisannya Gatotkaca sejuta,&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;166.&lt;br /&gt;idune idu geni,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;sabdane malati,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;sing mbregendhul mesti mati,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;ora tuwo, enom padha dene bayi,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;wong ora ndayani nyuwun apa bae mesthi sembada,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;garis sabda ora gentalan dina,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;beja-bejane sing yakin lan tuhu setya sabdanira,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;tan karsa sinuyudan wong sak tanah Jawa,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;nanging inung pilih-pilih sapa,&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;ludahnya ludah api,sabdanya sakti (terbukti),yang membantah pasti mati,orang tua, muda maupun bayi,orang yang tidak berdaya minta apa saja pasti terpenuhi,garis sabdanya tidak akan lama,beruntunglah bagi yang yakin dan percaya serta menaati sabdanya,tidak mau dihormati orang se tanah Jawa,tetapi hanya memilih beberapa saja,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;167.&lt;br /&gt;waskita pindha dewa,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;bisa nyumurupi lahire mbahira, buyutira, canggahira,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;pindha lahir bareng sadina,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;ora bisa diapusi marga bisa maca ati,wasis, wegig, waskita,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;ngerti sakdurunge winarah,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;bisa pirsa mbah-mbahira,angawuningani jantraning zaman Jawa,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;ngerti garise siji-sijining umat,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;Tan kewran sasuruping zaman,&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;pandai meramal seperti dewa,dapat mengetahui lahirnya kakek, buyut dan canggah anda,seolah-olah lahir di waktu yang sama,tidak bisa ditipu karena dapat membaca isi hati,bijak, cermat dan sakti,mengerti sebelum sesuatu terjadi,mengetahui leluhur anda,memahami putaran roda zaman Jawa,mengerti garis hidup setiap umat,tidak khawatir tertelan zaman,&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;168.&lt;br /&gt;mula den upadinen sinatriya iku,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;wus tan abapa, tan bibi, lola,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;awus aputus weda Jawa,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;mung angandelake trisula,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;landheping trisula pucuk,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;gegawe pati utawa utang nyawa,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;sing tengah sirik gawe kapitunaning liyan,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;sing pinggir-pinggir tolak colong njupuk winanda,&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;oleh sebab itu carilah satria itu,yatim piatu, tak bersanak saudara,sudah lulus weda Jawa,hanya berpedoman trisula,ujung trisulanya sangat tajam,membawa maut atau utang nyawa,yang tengah pantang berbuat merugikan orang lain,yang di kiri dan kanan menolak pencurian dan kejahatan,&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;169.&lt;br /&gt;sirik den wenehi,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;ati malati bisa kesiku,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;senenge anggodha anjejaluk cara nistha,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;ngertiyo yen iku coba,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;aja kaino,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;ana beja-bejane sing den pundhuti,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;ateges jantrane kaemong sira sebrayat,&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;pantang bila diberi,hati mati dapat terkena kutukan,senang menggoda dan minta secara nista,ketahuilah bahwa itu hanya ujian,jangan dihina,ada keuntungan bagi yang dimintai,artinya dilindungi anda sekeluarga,&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;170.&lt;br /&gt;ing ngarsa Begawan,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;dudu pandhita sinebut pandhita,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;dudu dewa sinebut dewa,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;kaya dene manungsa,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;dudu seje daya kajawaake kanti jlentreh,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;gawang-gawang terang ndrandhang,&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;di hadapan Begawan,bukan pendeta disebut pendeta,bukan dewa disebut dewa,namun manusia biasa,bukan kekuatan lain diterangkan jelas,bayang-bayang menjadi terang benderang,&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;171.&lt;br /&gt;aja gumun, aja ngungun,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;hiya iku putrane Bethara Indra,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;kang pambayun tur isih kuwasa nundhung setan,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;tumurune tirta brajamusti pisah kaya ngundhuh,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;hiya siji iki kang bisa paring pituduh,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;marang jarwane jangka kalaningsun,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;tan kena den apusi,marga bisa manjing jroning ati,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;ana manungso kaiden ketemu,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;uga ana jalma sing durung mangsane,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;aja sirik aja gela,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;iku dudu wektunira,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;nganggo simbol ratu tanpa makutha,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;mula sing menangi enggala den leluri,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;aja kongsi zaman kendhata madhepa den marikelu,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;beja-bejane anak putu,&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;jangan heran, jangan bingung,itulah putranya Batara Indra,yang sulung dan masih kuasa mengusir setan,turunnya air brajamusti pecah memercik,hanya satu ini yang dapat memberi petunjuk,tentang arti dan makna ramalan saya,tidak bisa ditipu,karena dapat masuk ke dalam hati,ada manusia yang bisa bertemu,tapi ada manusia yang belum saatnya,jangan iri dan kecewa,itu bukan waktu anda,memakai lambang ratu tanpa mahkota,sebab itu yang menjumpai segeralah menghormati,jangan sampai terputus, menghadaplah dengan patuh,keberuntungan ada di anak cucu,&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;172.&lt;br /&gt;iki dalan kanggo sing eling lan waspada,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;ing zaman kalabendu Jawa,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;aja nglarang dalem ngleluri wong apengawak dewa,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;cures ludhes saka braja jelma kumara,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;aja-aja kleru pandhita samusana,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;larinen pandhita asenjata trisula wedha,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;iku hiya pinaringaning dewa,&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;inilah jalan bagi yang ingat dan waspadapada zaman kalabendu Jawa,jangan melarang dalam menghormati orang berupa dewa,yang menghalangi akan sirna seluruh keluarga,jangan keliru mencari dewa,carilah dewa bersenjata trisula wedha,itulah pemberian dewa,&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;173.&lt;br /&gt;nglurug tanpa bala,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;yen menang tan ngasorake liyan,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;para kawula padha suka-suka,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;marga adiling pangeran wus teka,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;ratune nyembah kawula,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;angagem trisula wedha,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;para pandhita hiya padha muja,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;hiya iku momongane kaki Sabdopalon,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;sing wis adu wirang nanging kondhang,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;genaha kacetha kanthi njingglang,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;nora ana wong ngresula kurang,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;hiya iku tandane kalabendu wis minger,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;centi wektu jejering kalamukti,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;andayani indering jagad raya,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;padha asung bhekti,&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;menyerang tanpa pasukan,bila menang tak menghina yang lain,rakyat bersuka ria,karena keadilan Yang Kuasa telah tiba,raja menyembah rakyat,bersenjatakan trisula wedha,para pendeta juga pada memuja,itulah asuhannya Sabdopalon,yang sudah menanggung malu tetapi termasyhur,segalanya tampak terang benderang,tak ada yang mengeluh kekurangan,itulah tanda zaman kalabendu telah usai,berganti zaman penuh kemuliaan,memperkokoh tatanan jagad raya,semuanya menaruh rasa hormat yang tinggi,&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/607985881017074820-8514190148355961791?l=melankolisyangsempurna.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/feeds/8514190148355961791/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=607985881017074820&amp;postID=8514190148355961791' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/8514190148355961791'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/8514190148355961791'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/2009/04/bait-terakhir-ramalan-jayabaya.html' title='BAIT TERAKHIR RAMALAN JAYABAYA'/><author><name>AKU SI MELANKOLIS SEMPURNAKAH?</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11608552433812970293</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SSJXDHZhEwI/AAAAAAAAAAM/y0ufbGCfe60/S220/DSC_0024.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-607985881017074820.post-4021112810659811599</id><published>2009-04-14T16:46:00.000-07:00</published><updated>2009-04-14T19:56:40.326-07:00</updated><title type='text'>BAIT TERAKHIR RAMALAN JAYABAYA Part I</title><content type='html'>&lt;span style="color:#33ff33;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;RENUNGAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;140.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;polahe wong Jawa kaya gabah diinteri,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;endi sing bener endi sing sejati,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;para tapa padha ora wani,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;padha wedi ngajarake piwulang adis,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;alah-salah anemani pati,&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;tingkah laku orang Jawa seperti gabah ditampi,mana yang benar mana yang asli,para pertapa semua tak berani,takut menyampaikan ajaran benar,salah-salah dapat menemui ajal,&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;141.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;banjir bandang ana ngendi-endi,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;gunung njeblug tan anjarwani, tan angimpeni,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;gehtinge kepathi-pati marang pandhita kang oleh pati geni,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;marga wedi kapiyak wadine sapa sira sing sayekti,&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;banjir bandang dimana-mana,gunung meletus tidak dinyana-nyana, tidak ada isyarat dahulu,sangat benci terhadap pendeta yang bertapa, tanpa makan dan tidur,karena takut bakal terbongkar rahasianya siapa anda sebenarnya,&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;142.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;pancen wolak-waliking jaman,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;amenangi jaman edan,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;ora edan ora kumanan,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;sing waras padha nggagas,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;wong tani padha ditaleni,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;wong dora padha ura-ura,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;beja-bejane sing lali,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;isih beja kang eling lan waspadha,&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;sungguh zaman gonjang-ganjing,menyaksikan zaman gila,tidak ikut gila tidak dapat bagian,yang sehat pada olah piker,para petani dibelenggu,para pembohong bersuka ria,beruntunglah bagi yang lupa,masih beruntung yang ingat dan waspada,&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;143.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;ratu ora netepi janji,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;musna kuwasa lan prabawane,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;akeh omah ndhuwur kuda,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;wong padha mangan wong,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;kayu gligan lan wesi hiya padha doyan,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;dirasa enak kaya roti bolu,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;yen wengi padha ora bisa turu ,&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;raja tidak menepati janji,kehilangan kekuasaan dan kewibawaannya,banyak rumah di atas kuda,orang makan sesamanya,kayu gelondongan dan besi juga dimakan,katanya enak serasa kue bolu,malam hari semua tak bisa tidur,&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;144.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;sing edan padha bisa dandan,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;sing ambangkang padha bisa,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;nggalang omah gedong magrong-magrong,&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;yang gila dapat berdandan,yang membangkang semua dapat,membangun rumah, gedung-gedung megah,&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;145.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;wong dagang barang sangsaya laris, bandhane ludes,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;akeh wong mati kaliren gisining panganan,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;akeh wong nyekel bendha ning uriping sengsara,&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;orang berdagang barang makin laris tapi hartanya makin habis,banyak orang mati kelaparan di samping makanan,banyak orang berharta namun hidupnya sengsara,&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;146.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;wong waras lan adil uripe ngenes lan kepencil,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;sing ora abisa maling digethingi,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;sing pinter duraka dadi kanca,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;wong bener sangsaya thenger-thenger,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;wong salah sangsaya bungah,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;akeh bandha musna tan karuan larine,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;akeh pangkat lan drajat padha minggat tan karuan sebabe,&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;orang waras dan adil hidupnya memprihatinkan dan terkucil,yang tidak dapat mencuri dibenci,yang pintar curang jadi teman,orang jujur semakin tak berkutik,orang salah makin pongah,banyak harta musnah tak jelas larinya,banyak pangkat dan kedudukan lepas tanpa sebab,&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;147.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;bumi sangsaya suwe sangsaya mengkeret,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;sakilan bumi dipajeki,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;wong wadon nganggo panganggo lanang,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;iku pertandhane yen bakal nemoni,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;wolak-walike zaman,&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;bumi semakin lama semakin sempit,sejengkal tanah kena pajak,wanita memakai pakaian laki-laki,itu pertanda bakal terjadinya,zaman gonjang-ganjing,&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;148.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;akeh wong janji ora ditepati,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;akeh wong nglanggar sumpahe dhewe,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;manungsa padha seneng ngalap,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;tan anindakake hukuming Allah,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;barang jahat diangkat-angkat,barang suci dibenci,&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;banyak orang berjanji diingkari,banyak orang melanggar sumpahnya sendiri,manusia senang menipu,tidak melaksanakan hukum Allah,barang jahat dipuja-puja,barang suci dibenci,&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;149.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;akeh wong ngutamakake royal,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;lali kamanungsane, lali kebecikane,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;lali sanak lali kadang,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;akeh bapa lali anak,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;akeh anak mundhung biyung,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;sedulur padha cidra,keluarga padha curiga,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;kanca dadi mungsuh,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;manungsa lali asale,&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;banyak orang hamburkan uang,lupa kemanusiaan, lupa kebaikan,lupa sanak saudara,banyak ayah lupa anaknya,banyak anak mengusir ibunya,antar saudara saling berbohong,antar keluarga saling mencurigai,kawan menjadi musuh,manusia lupa akan asal-usulnya,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;150.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;ukuman ratu ora adil,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;akeh pangkat jahat jahil,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;kelakuan padha ganjil,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;sing apik padha kepencil,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;akarya apik manungsa isin,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;luwih utama ngapusi,&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;hukuman raja tidak adil,banyak yang berpangkat, jahat dan jahil,tingkah lakunya semua ganjil,yang baik terkucil,berbuat baik manusia malah malu,lebih mengutamakan menipu,&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;151.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;wanita nglamar pria,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;isih bayi padha mbayi,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;sing pria padha ngasorake drajate dhewe,&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;wanita melamar pria,masih muda sudah beranak,kaum pria merendahkan derajatnya sendiri,&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;Bait 152 sampai dengan 156 tidak ada (hilang dan rusak)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;157.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;wong golek pangan pindha gabah den interi,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;sing kebat kliwat, sing kasep kepleset,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;sing gedhe rame, gawe sing cilik keceklik,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;sing anggak ketenggak, sing wedi padha mati,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;nanging sing ngawur padha makmur,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;sing ngati-ati padha sambat kepati-pati,&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;tingkah laku orang mencari makan seperti gabah ditampi,yang cepat mendapatkan, yang lambat terpeleset,yang besar beramai-ramai membuat yang kecil terjepit,yang angkuh menengadah, yang takut malah mati,namun yang ngawur malah makmur,yang berhati-hati mengeluh setengah mati,&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;158.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;cina alang-alang keplantrang dibandhem nggendring,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;melu Jawa sing padha eling,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;sing tan eling miling-miling,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;mlayu-mlayu kaya maling kena tuding,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;eling mulih padha manjing,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;akeh wong injir, akeh centhil,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;sing eman ora keduman,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;sing keduman ora eman,&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;cina berlindung karena dilempari lari terbirit-birit,ikut orang Jawa yang sadar,yang tidak sadar was-was,berlari-lari bak pencuri yang kena tuduh,yang tetap tinggal dibenci,banyak orang malas, banyak yang genit,yang sayang tidak kebagian,yang dapat bagian tidak sayang,&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;159.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;selet-selete yen mbesuk ngancik tutuping tahun,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;sinungkalan dewa wolu, ngasta manggalaning ratu,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;bakal ana dewa ngejawantah,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;apengawak manungsa,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;apasurya padha bethara Kresna,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;awatak Baladewa,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;agegaman trisula wedha,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;jinejer wolak-waliking zaman,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;wong nyilih mbalekake,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;wong utang mbayar,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;utang nyawa bayar nyawa,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;utang wirang nyaur wiring,&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;selambat-lambatnya kelak menjelang tutup tahun,(sinungkalan dewa wolu, ngasta manggalaning ratu),akan ada dewa tampil,berbadan manusia,berparas seperti Batara Kresna,berwatak seperti Baladewa,bersenjata trisula wedha,tanda datangnya perubahan zaman,orang pinjam mengembalikan,orang berhutang membayar,hutang nyawa bayar nyawa,hutang malu dibayar malu,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Trims buat Irwansyah yang mengirimkan tulisan tentang Babad Jawa, semoga berguna untuk kita semua. Amien.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/607985881017074820-4021112810659811599?l=melankolisyangsempurna.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/feeds/4021112810659811599/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=607985881017074820&amp;postID=4021112810659811599' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/4021112810659811599'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/4021112810659811599'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/2009/04/bait-terakhir-ramalan-jayabaya-part-i.html' title='BAIT TERAKHIR RAMALAN JAYABAYA Part I'/><author><name>AKU SI MELANKOLIS SEMPURNAKAH?</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11608552433812970293</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SSJXDHZhEwI/AAAAAAAAAAM/y0ufbGCfe60/S220/DSC_0024.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-607985881017074820.post-8588442041344385331</id><published>2009-04-07T00:42:00.000-07:00</published><updated>2009-04-07T00:46:34.576-07:00</updated><title type='text'>Wakil Rakyat</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SdsEOh3U75I/AAAAAAAAAKE/bp3m6V95O_s/s1600-h/20090302_dpr.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5321852032323481490" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 212px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SdsEOh3U75I/AAAAAAAAAKE/bp3m6V95O_s/s320/20090302_dpr.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;Siapa&lt;/span&gt; yang suka membuat undang-undang, dan siapa yang lebih senang lagi melakukan pelanggaran? Janganlah seperti anak-anak yang dengan asyik dan serius menata pasir di pantai, lalu sambil tertawa menghancurkannya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di saat kalian membangun istana, hutan menghantarkan lebih banyak lagi kayu-kayunya. Dan tatkala kalian beramai-ramai menempati istana yang telah kalian bangun, hutan pun dirundung kesedihan yang amat dalam. Hutan memang akan senantiasa ikut bersedih bersama mereka yang tanpa dosa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu bagaimana dengan orang-orang yang menjadikan kehidupan laksana hutan dan memandang undang-undang adalah amanatnya sendiri bukan sebagai gergaji mesin? Mereka melihat kehidupan seperti bongkahan kayu, dan undang-undang sebagai pahatnya untuk mengukir hiasan, menurut selera rakyat, sesuai hasrat kemakmuran. Tapi bagaimana bisa Si Buta membenci para pelukis, jika para pelukis hanya bisa melukis kegelapan di atas kanvasnya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan bagaimana pula dengan kerbau yang menyukai bebannya sambil mengejek petani sebagai makhluk yang tak berguna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi mereka yang hanya melihat bayangannya sendiri, dan bayangannya itu mereka jadikan undang-undang. Apa arti suara rakyat sebagai matahari bagi mereka, selain hanya pembuat bayangan? Dan kalian yang berjalan menghadapkan wajah ke arah matahari, adakah bayangan di atas tanah yang akan menghalangi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi kalian yang mengembara bersama air sungai, adakah sebuah rakit yang dapat membelokkan arah kalian? Hukum mana yang akan menenggelamkan kalian bila kalian jadikan rakyat sebagai pelampungnya, dan menenggelamkannya? Hukum apa yang kalian takuti jika menari tanpa tersandung rantai belenggu orang lain?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wakil Rakyat, amanat kami menyertai kalian dalam restu. Semuanya pastikan telah ada di dalam diri kalian sendiri, bagaikan matahari dan bayangan kalian, berpasangan dan selalu berpelukan. Amin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/607985881017074820-8588442041344385331?l=melankolisyangsempurna.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/feeds/8588442041344385331/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=607985881017074820&amp;postID=8588442041344385331' title='9 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/8588442041344385331'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/8588442041344385331'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/2009/04/wakil-rakyat.html' title='Wakil Rakyat'/><author><name>AKU SI MELANKOLIS SEMPURNAKAH?</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11608552433812970293</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SSJXDHZhEwI/AAAAAAAAAAM/y0ufbGCfe60/S220/DSC_0024.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SdsEOh3U75I/AAAAAAAAAKE/bp3m6V95O_s/s72-c/20090302_dpr.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>9</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-607985881017074820.post-1576882655186560974</id><published>2009-04-07T00:22:00.000-07:00</published><updated>2009-04-07T00:30:23.031-07:00</updated><title type='text'>Belahan Jiwa</title><content type='html'>&lt;span style="color:#ffccff;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;Manusia pilihan&lt;/span&gt; yang sangat ku cintai, cemerlang bagaikan fajar. Perasaan ku terasa lapang, meluap ke seluruh tepi-tepi samudra. Mataku kadang terpejam, menangis terisak, lalu tercipta garis senyum terindah, teriring shalawat dari relung hatiku yang terdalam. Sudah banyak yang telah ku ucapkan dalam kata-kata. Tapi masih lebih banyak lagi yang terkunci di dalam hati, karena aku sendiri pun tak mampu untuk mengungkapkan keteladananNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ombak lautan yang masih berbaris bergunung-gunung, tak akan mampu menjadi penghalang antara kita dari penggalan waktu yang jauh berbeda. Semuanya bukan sekedar kenangan atau dongeng-dongeng nenek moyang, apalagi sebuah mimpi. Bayangan-bayanganMu adalah cahaya di atas wajah-wajah umatMu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku sangat merindukanMu, meski dengan kasih yang bisu, terlindung di balik yang terselubung. Dan aku masih selalu memujaMu, tapi bukan dalam basa-basi yang semu. Mereka yang lain yang selalu berkumpul mengerumun, sambil mengelu-elukan namaMu, dan aku yang berada di dekat mereka hanya dapat mengusap air mata yang membasahi dada. WasiatMu akan menjadi peganganku, dan mereka yang lain akan meneruskan pada anak-anaknya, warisan keabadian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila Engkau memanggilku, aku akan mengikutiMu, walau gurun pasir yang akan aku lalui panas membara di kala siang, dan membeku di kala malam. BicaraMu adalah percayaku, walau ucapanMu akan membuyarkan mimpi-mimpiku, bagai angin utara yang memporak-porandakan taman bungaku. Aku tahu, Engkau takkan memberikan apa-apa kepada ku, kecuali keseluruhan keteladananMu. Maka aku akan selalu merasa berada dalam pelukanMu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bangun fajar subuh dengan hati seringan awan, mensyukuri hari baru penuh sinar kecintaan. Istirahat di terik siang merenungkan puncak-puncak getaran Cinta, pulang di kala senja dengan syukur penuh di rongga dada, kemudian tidur dengan doa bagi yang tercinta dalam hati, dan terlantun sebuah sholawat tersungging senyum di bibir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/607985881017074820-1576882655186560974?l=melankolisyangsempurna.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/feeds/1576882655186560974/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=607985881017074820&amp;postID=1576882655186560974' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/1576882655186560974'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/1576882655186560974'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/2009/04/belahan-jiwa.html' title='Belahan Jiwa'/><author><name>AKU SI MELANKOLIS SEMPURNAKAH?</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11608552433812970293</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SSJXDHZhEwI/AAAAAAAAAAM/y0ufbGCfe60/S220/DSC_0024.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-607985881017074820.post-5970635745529452788</id><published>2009-04-06T04:11:00.000-07:00</published><updated>2009-04-06T04:14:31.459-07:00</updated><title type='text'>Hadiah Para Bidadari</title><content type='html'>Betapa inginnya aku dapat menyambut sinar matahari serta menyongsong lembutnya hembusan angin langsung dengan helaian kulitku sendiri tanpa pakaian yang melekat menghalangi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena napas kehidupan  ada di dalam sinar matahari dan tangan kehidupan berada di dalam kepakan angin yang berkelana. Beberapa di antara bidadari-bidadari di balik awan gemawan berkata, “ Angin utaralah yang menenun pakaian yang kami kenakan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan aku tersadar. Ya, dialah yang membuat pakaian, tetapi dengan alat yang terdiri atas rasa malu dan dengan benang yang terbuat dari sutra kesopanan. Maka janganlah kita lupa bahwa sikap sopan merupakan perisai yang akan melindungi diri dari pelbagai kotoran dalam pandangan. Dan apabila yang tak suci telah tiada lagi, maka apalah rasa malu selain dari sebuah noda dan pencemaran budi? Dan jangan kita lupakan bahwa bumi juga menginginkan kesenangan, untuk dapat merasakan telapak kaki kita yang telanjang melenggang bebas berjalan tanpa alas kaki, dan angin pun akan selalu rindu bermain dengan helai-helai rambut kita.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/607985881017074820-5970635745529452788?l=melankolisyangsempurna.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/feeds/5970635745529452788/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=607985881017074820&amp;postID=5970635745529452788' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/5970635745529452788'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/5970635745529452788'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/2009/04/hadiah-para-bidadari.html' title='Hadiah Para Bidadari'/><author><name>AKU SI MELANKOLIS SEMPURNAKAH?</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11608552433812970293</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SSJXDHZhEwI/AAAAAAAAAAM/y0ufbGCfe60/S220/DSC_0024.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-607985881017074820.post-2814787178576592159</id><published>2009-04-03T00:57:00.000-07:00</published><updated>2009-04-06T05:19:34.176-07:00</updated><title type='text'>Anak-Anak Penyair Adalah Kehidupan Dan Alam Semesta</title><content type='html'>&lt;span style="color:#ffcccc;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;strong&gt;Syair-syair&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; indah itu bukanlah anak-anak dari para Penyair. Mereka adalah anak-anak kehidupan yang merindukan perhatian. Memang melalui para Penyairlah mereka lahir, namun semua orang berhak atas mereka. Berikanlah mereka kasih sayang dengan usapan senyum kita, tapi jangan pernah memberikan bentuk-bentuk pikiran, sebab mereka memiliki pikiran mereka sendiri. Kita berhak membuatkan rumah untuk tubuh-tubuh mereka, tapi bukan untuk jiwa-jiwa mereka. Sebab jiwa-jiwa mereka adalah penghuni semesta yang tidak dapat kita kunjungi setiap sudutnya, meskipun hanya dalam mimpi. Kita berhak berusaha menjadikan diri seperti mereka, namun jangan pernah menjadikan mereka seperti kita. Sebab kehidupan tidak pernah berjalan mundur, tetapi tidak pula tenggelam di masa lampau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang Penyair laksana busur, dan syair-syair itu adalah anak panah yang meluncur. Sang Pemanah Maha tahu sasaran bidikan keabadian. Dia merentang Sang Penyair dengan kekuasaannya, hingga anak panah itu melesat, jauh serta cepat. Sang Penyair meregang dengan senang hati dalam rentangan tangan Sang Pemanah yang ahli, sebab Dialah yang Maha mengetahui dan mengasihi anak panah yang melesat laksana kilat, sebagaimana pula dikasihi-Nya busur yang menghentak mantap.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/607985881017074820-2814787178576592159?l=melankolisyangsempurna.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/feeds/2814787178576592159/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=607985881017074820&amp;postID=2814787178576592159' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/2814787178576592159'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/2814787178576592159'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/2009/04/anak-anak-penyair-adalah-kehidupan-dan.html' title='Anak-Anak Penyair Adalah Kehidupan Dan Alam Semesta'/><author><name>AKU SI MELANKOLIS SEMPURNAKAH?</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11608552433812970293</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SSJXDHZhEwI/AAAAAAAAAAM/y0ufbGCfe60/S220/DSC_0024.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-607985881017074820.post-6559014298459858556</id><published>2009-04-01T01:46:00.000-07:00</published><updated>2009-04-01T01:49:04.949-07:00</updated><title type='text'>Mari Berkarya</title><content type='html'>&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;Kita semua&lt;/span&gt; adalah anak-anak alam semesta, kita semua tidak mau diam dan gelisah dalam peristirahatan. Tapi rumah kita bukanlah sebuah sangkar, melainkan tiang utama kapal layar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bangunlah di dalam khayalan kita, sebuah atap di tengah rimba, sebelum kita membangun sebuah istana di tengah kota. Karena, sebagaimana kita harus pulang setiap senja, demikianlah pula setiap kehalusan jiwa yang selalu berkelana seorang diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syair-syairku terajut dari sulur-sulur khayalan. Apakah kalian menyinpan khayalan, sebagai busur-busur berkilauan yang merentangkan bidikan ke puncak-puncak daya pikiran? Apakah kalian masih punya keindahan, yang menuntun hati melalui ukiran kayu, goresan tinta, coretan di atas kanvas,  dan pahatan batu, sampai ke puncak gunung suci? Katakanlah, apakah semua ada di rumah kalian? Atau kalian hanya memiliki rasa santai dan hasrat untuk menikmati di dalamnya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Janganlah membungkus akal pikiran yang penuh imajinasi dalam kapas tebal, seolah-olah barang yang mudah retas. Sungguh, keindahan yang terus terpendam akan terbunuh oleh semangat jiwa kita, dan dia akan sedih penuh kekalahan ketika mayat kita diangkut dalam asungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita tidak perlu melipat sayap bila sedang melalui pintu, tidak pula harus merundukkan kepala karena takut terantuk kayu, kita tidak perlu bernapas dengan cemas, karena khawatir datangnya gunjingan. Kita bukanlah penghuni peti mati, peninggalan arwah bagi yang belum saatnya mati. Dan walaupun tidak penuh kemewahan dan keagungan, imajinasi-imajinasi kita adalah rumah penampungan bagi hasrat diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebab itulah, segala yang tidak memiliki muaranya di dalam diri manusia akan mengalir ke angkasa semesta raya, berpintu embun pagi dan berjendela lagu-lagu sunyi, dan kebisuan malam.&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/607985881017074820-6559014298459858556?l=melankolisyangsempurna.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/feeds/6559014298459858556/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=607985881017074820&amp;postID=6559014298459858556' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/6559014298459858556'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/6559014298459858556'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/2009/04/mari-berkarya.html' title='Mari Berkarya'/><author><name>AKU SI MELANKOLIS SEMPURNAKAH?</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11608552433812970293</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SSJXDHZhEwI/AAAAAAAAAAM/y0ufbGCfe60/S220/DSC_0024.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-607985881017074820.post-7409818152107618709</id><published>2009-03-28T05:05:00.000-07:00</published><updated>2009-03-28T05:10:23.885-07:00</updated><title type='text'>Cadar Yang Terbuka</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/Sc4TK3RTvPI/AAAAAAAAAJ8/IouVIqs1E_k/s1600-h/cennet(2).jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5318209287327300850" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 280px; CURSOR: hand; HEIGHT: 201px" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/Sc4TK3RTvPI/AAAAAAAAAJ8/IouVIqs1E_k/s320/cennet(2).jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;span style="color:#9999ff;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;Di sebuah&lt;/span&gt; acara pemakaman , keindahan terasa begitu ramah dan lembut bagaikan sutra. Lelaki itu seperti baru pertama kali merasakan menjadi pasangan pengantin , begitu kaku dan canggung untuk mengenakan keagungan cahaya pakaiannya yang baru. Menyatu dengan bumi bersamaan dengan petir yang menggelegar di angkasa.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;Mereka yang mengantar dengan letih dan lelah merasakan keindahan rangkaian bisikan yang amat mesra. Lelaki itu berbicara dari dalam jiwa dan suaranya menghangatkan kebisuan mereka , bagaikan cahaya redup oleh angin yang semilir bertiup. Sedangkan mereka yang gelisah di bawah batu-batu nisan mereka sendiri selalu mendesah , berseru di antara akar-akar pohon kamboja. Dan bersama seruan-seruan mereka itu terdengar suara derap kuda yang terus berderap  , sayap-sayap raksasa yang mengepak , dan singa yang mengaum.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;Saat datangnya musim dingin , mereka yang membeku oleh dinginnya salju berbisik bisu , “Akankah ada yang datang menjemput kami , nanti di musim semi? Di kala itu cerah-ceria menari di sepanjang hari , di bukit-bukit yang hijau dan berseri. Akankah kami dapat kembali bersenandung bersama daun-daun , dan musim gugur yang menjadi iramanya , dan kami saksikan kembali sepercik salju menghiasi rambut kami?&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;Dan mereka lelah dengan harapan-harapan dan pertanyaan-pertanyaan mereka sendiri sampai akhirnya tersadar.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;“ Kematian adalah kehidupan itu sendiri saat membuka tabir penutup wajahnya. Dan sejatinya kematian adalah kehidupan itu , kehidupanlah cadar itu. Kehidupan masa lalu kami adalah keabadian yang termangu di depan cermin. Dan kehidupan kami sekarang sejatinya adalah keabadian.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/607985881017074820-7409818152107618709?l=melankolisyangsempurna.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/feeds/7409818152107618709/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=607985881017074820&amp;postID=7409818152107618709' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/7409818152107618709'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/7409818152107618709'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/2009/03/cadar-yang-terbuka.html' title='Cadar Yang Terbuka'/><author><name>AKU SI MELANKOLIS SEMPURNAKAH?</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11608552433812970293</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SSJXDHZhEwI/AAAAAAAAAAM/y0ufbGCfe60/S220/DSC_0024.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/Sc4TK3RTvPI/AAAAAAAAAJ8/IouVIqs1E_k/s72-c/cennet(2).jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-607985881017074820.post-8749355313547955680</id><published>2009-03-25T23:45:00.000-07:00</published><updated>2009-03-26T02:21:32.176-07:00</updated><title type='text'>Ajari Aku</title><content type='html'>&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;Adakah&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; manusia di bumi ini yang dapat menanamkan pelajaran sebelum ia sendiri terjaga di fajar pengetahuan? Jawabannya tentu tidak ada. Seorang guru yang berjalan di antara murid-muridnya di keteduhan pondok-pondok ilmu bukanlah orang yang mampu memindahkan pengetahuan , melainkan sekadar menyemaikan keyakinan dan kasih sayang. Bagi orang yang berilmu tidak akan pernah meminta kita memasuki gudang perbendaharaan pengetahuan itu , melainkan sekadar membimbing ke depan pintu gerbang penalaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lihat saja para astronom yang berbicara tentang pengertian luar angkasa , namun tak dapat ia memindahkan pengertiannya sendiri kepada kita. Pemusik boleh jadi berkisah lewat lagunya tentang bisikan irama yang menggema di ruang semesta , tapi ia tidak akan mungkin memberi telinga untuk menangkap gelombang irama. Dan dia yang telah dapat mengetahui rahasia ilmu hitung atau matematika akan menjelaskan pengertian bidang dan ukuran , beserta lika-liku persoalan berat dan timbangan , tapi tidak mungkin membawa kita pada pengertian hakikat kebenaran.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Begitu pun halnya burung-burung pengetahuan yang tidak pernah meminjamkan sayapnya pada gagasan orang lain. Dan bagaimana seorang manusia dapat tegak sendiri di hadapan pengetahuan Tuhannya? Demikianlah hendaknya kita dapat bangkit berdiri melalui jiwa kita yang bersih dalam pengetahuan Tuhan dan makna semesta.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/607985881017074820-8749355313547955680?l=melankolisyangsempurna.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/feeds/8749355313547955680/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=607985881017074820&amp;postID=8749355313547955680' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/8749355313547955680'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/8749355313547955680'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/2009/03/ajari-aku.html' title='Ajari Aku'/><author><name>AKU SI MELANKOLIS SEMPURNAKAH?</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11608552433812970293</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SSJXDHZhEwI/AAAAAAAAAAM/y0ufbGCfe60/S220/DSC_0024.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-607985881017074820.post-8430714623951655844</id><published>2009-03-21T02:02:00.000-07:00</published><updated>2009-03-21T02:23:32.329-07:00</updated><title type='text'>Bunga Adil</title><content type='html'>&lt;span style="color:#ffccff;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;Manusia&lt;/span&gt; tumbuh dan berkembang di bawah asuhan matahari , kita tidur di kala malam kelam dan sunyi , dalam kegelapan yang penuh dengan warna-warni mimpi. Dan selama bermimpi , kita tinggalkan rumah untuk terbang melayang menuju awan gemawan , menangkap pelangi dari langit untuk dilukiskan warnanya pada kain menyerupai kegembiraan dan penderitaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di kala siang yang terjaga , kegembiraan sering kali terbuka kedoknya. Dia ternyata adalah penderitaan. Sebab mereka muncul dari rahim yang sama yang melahirkan tawa , betapa seringnya mereka mengeluarkan air mata. Semakin dalam kesedihan menggoreskan luka ke dalam jiwa , maka semakin mampu jiwa menampung kebahagiaan. Bukankah mahkota raja yang indah pernah merasakan pembakaran ketika dalam pembuatannya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengacalah dalam-dalam sampai kelubuk jiwa wahai kegembiraan , sebab di sanalah akan diketahui bahwa hanya yang pernah membuat  kau menderita yang akan mampu memberi engkau kebahagiaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang Guru pernah berkata, “ Kegembiraan dan penderitaan , keduanya tak terpisahkan. Bersama-sama mereka datang , dan ingatlah jika salah satunya bercengkrama dengan kalian di ruang tamu , maka yang lain sedang ternyenyak di pembaringanmu. “&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada hakikatnya , manusia ditempatkan tepat berada di tengah timbangan yang adil , antara kegembiraan dan penderitaan. Hanya apabila kita dapat mengosongkan diri dan tenang hati , maka seimbanglah takarannya. Tapi apabila Dia yang Agung bermaksud mengangkat kita untuk menguji berat keimanan dan ketakwaan , di saat itulah kegembiraan dan penderitaan timbul tenggelam.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/607985881017074820-8430714623951655844?l=melankolisyangsempurna.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/feeds/8430714623951655844/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=607985881017074820&amp;postID=8430714623951655844' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/8430714623951655844'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/8430714623951655844'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/2009/03/bunga-adil.html' title='Bunga Adil'/><author><name>AKU SI MELANKOLIS SEMPURNAKAH?</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11608552433812970293</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SSJXDHZhEwI/AAAAAAAAAAM/y0ufbGCfe60/S220/DSC_0024.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-607985881017074820.post-7113125862986758746</id><published>2009-03-20T01:35:00.000-07:00</published><updated>2009-03-20T01:43:01.055-07:00</updated><title type='text'>Indah, Terasa Indah</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/ScNWdK-DqQI/AAAAAAAAAJ0/Albfq6LAhXA/s1600-h/yavru.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5315187044388153602" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 250px; CURSOR: hand; HEIGHT: 160px" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/ScNWdK-DqQI/AAAAAAAAAJ0/Albfq6LAhXA/s320/yavru.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;Betapa&lt;/span&gt; ingin hati kita agar dapat hidup dari sariwangi bumi , seperti bunga angin yang cukup hidup dari terang cahaya. Terkadang kita harus membunuh untuk dapat makan dan merenggut bayi hewan dan tetek-tetek induknya untuk memperoleh minuman yang lezat. Tapi pernahkah kita tidak lupa untuk memanjatkan doa,yang khidmat sebagai rasa syukur?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manusia yang tahu bersyukur akan membangun kamar kecil di dalam hatinya  dengan lantai yang paling bersih dan suci dari istana-istana megah para raja , untuk dapat bersyungkur kepada Dia Yang Agung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demi kekuasaan yang melahirkan dan meniadakan , kita pun akan dilahirkan dan kita juga akan ditiadakan untuk menjadi hidangan alam raya. Darah kita adalah air sari , yang menyirami dan menghidupi taman-taman di dunia ini. Dan bila kita sedang mengunyah buah , berdolah “ Benihmu akan hidup terus dalam tubuhku , dan kuncup hari esokmu tetap mekar di hatiku. Keharumanmu selalu terhembus dalam napasku dan bersama kita akan menari bersuka ria menyambut setiap musim yang akan tiba.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehidupan bagaikan sepucuk seruling yang menjadi jalan bagi bisikan waktu untuk menjelma menjadi lagu. Siapakah diantara kita yang ingin menjadi ilalang dungu yang bisu , ketika angkasa raya melagukan gita bersama?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesusahan bukanlah kutukan dari takdir yang telah ditentukan. Tetapi kesusahan adalah penuntun kita yang sedang memenuhi puncak tertinggi cita-cita dunia , yang akan dianugrahkan kepada kita sendiri ketika cita-cita itu terjelma. Dengan selalu menemukan kesusahan hidup , berarti kita sedang mencintai kehidupan. Mencintai kehidupan dengan kesusahan yang ada , berarti menyelami rahasia hidup yang paling dalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang penyair terkenal pernah berkata, “ Hidup memang susah dan gelap , jika tanpa hasrat dan keinginan. Dan semua hasrat dan keinginan adalah buta , jika tidak disertai pengetahuan. Dan segala pengetahuan adalah hampa , jika tidak diikuti pekerjaan. Dan setiap pekerjaan akan sia-sia , jika tidak disertai cinta.” . &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila bekerja dengan rasa cinta , berarti kita sedang menyatukan diri dengan diri kita sendiri , dengan diri orang lain , dan kepada Tuhan. Tapi bagaimanakah bekerja dengan rasa cinta itu? Bagaikan menenun kain dengan benang yang ditarik dari jantung kita sendiri , seolah-olah kekasih kita yang akan mengenakannya nanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padukanlah gambaran diri , dalam hembusan semangat kita sendiri. Ketahuilah bahwa Dia Yang Agung berdiri memperhatikan di sekeliling kita , mengawasi dan memberi restu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/607985881017074820-7113125862986758746?l=melankolisyangsempurna.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/feeds/7113125862986758746/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=607985881017074820&amp;postID=7113125862986758746' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/7113125862986758746'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/7113125862986758746'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/2009/03/indah-terasa-indah.html' title='Indah, Terasa Indah'/><author><name>AKU SI MELANKOLIS SEMPURNAKAH?</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11608552433812970293</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SSJXDHZhEwI/AAAAAAAAAAM/y0ufbGCfe60/S220/DSC_0024.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/ScNWdK-DqQI/AAAAAAAAAJ0/Albfq6LAhXA/s72-c/yavru.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-607985881017074820.post-2181225425008170219</id><published>2009-03-13T02:16:00.000-07:00</published><updated>2009-03-13T02:22:57.932-07:00</updated><title type='text'>Sepotong Kepribadian</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SbolRyUcArI/AAAAAAAAAJs/hHM-IYsqWN4/s1600-h/s3.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5312599697932419762" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 108px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SbolRyUcArI/AAAAAAAAAJs/hHM-IYsqWN4/s320/s3.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;  &lt;span style="font-size:180%;"&gt; &lt;span style="color:#ff6600;"&gt;Di dalam&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt; keheningan yang diam , hatiku masih tak tahu rahasia siang dan malam. Tetapi telingaku masih rindu mendengar pengetahuan yang dijelaskan. Aku merindukan ungkapan kata untuk pengertian yang sudah kupahami dalam rasa. Aku ingin meraba dengan sentuhan indra , wujud nyata dan dunia impian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah yang kuinginkan saat ini. Apakah setiap manusia saat ini menginginkan hal yang sama dengan apa yang kuinginkan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mata air tersembunyi dalam letupan setiap jiwa manusia , dan kita harus menyembul dan mengalir ke muara menuju arah samudra , agar harta yang terpendam di dasar jiwa akan terbuka nyata di hadapan kita. Apakah harta rahasia yang kita miliki akan kita ukur dengan timbangan , padahal jiwa kita adalah samudra tanpa batas dan tanpa dasar?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sering kali hati kita mengatakan telah menemukan kebenaran , tetapi hati kita merasa hanya menemukan sebagian kebenaran. Sering kali hati kita mengatakan telah menemukan jalan kehidupan , tetapi hati kita berbisik “Aku menemukan bayangan kehidupan melangkah di jalanku.” Karena kehidupan ada di setiap jalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jalannya tidak mengikuti jalur yang lurus , dan tidak pula tumbuh liar bagai semak belukar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehidupan jiwa akan membentangkan sayapnya laksana sepasang sayap merpati bermahkotakan seribu pasang sayap garuda.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/607985881017074820-2181225425008170219?l=melankolisyangsempurna.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/feeds/2181225425008170219/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=607985881017074820&amp;postID=2181225425008170219' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/2181225425008170219'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/2181225425008170219'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/2009/03/sepotong-kepribadian.html' title='Sepotong Kepribadian'/><author><name>AKU SI MELANKOLIS SEMPURNAKAH?</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11608552433812970293</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SSJXDHZhEwI/AAAAAAAAAAM/y0ufbGCfe60/S220/DSC_0024.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SbolRyUcArI/AAAAAAAAAJs/hHM-IYsqWN4/s72-c/s3.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-607985881017074820.post-5257463407044972829</id><published>2009-03-06T01:53:00.000-08:00</published><updated>2009-03-06T01:57:05.346-08:00</updated><title type='text'>Sebuah Mimpi Dan Impian Pada Sebuah Pencarian VII</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:180%;"&gt;Laksana&lt;/span&gt; sebuah perahu tanpa kemudi mungkin melaju tanpa tujuan , di antara pulau-pulau yang penuh bahaya , tapi tidak akan tenggelam ke dasar lautan. Dia lah pengembara yang masih menapak seperti akar yang terus merayap di perut bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba disebuah kota besar yang maju , mulai dari gerbang kota sampai di pusat kota ia menyaksikan para penduduknya berlutut untuk memuja kesenangan , bagaikan budak belian merendahkan diri di depan tuan , mereka seperti pemuja tiran yang sedang bersiap membantai diri mereka sendiri. Bahkan sampai seluruh tempat ibadah di kota itu nyaris kosong bagaikan bibir pantai yang ditinggalkan pasir-pasir putihnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh hatinya menangis airmata darah , karena ia tahu bahwa mereka hanya dapat memperoleh kesenangan jika dapat menyadari bahwa kesenangan itu merupakan belenggu bagi jiwa-jiwa mereka. Jika mereka telah dapat berhenti bicara tentang kesenangan duniawi yang semu , hari-hari mereka akan terisi oleh ibadah-ibadah tanpa beban dan malam-malam mereka juga tiada sepi dari gegap gempita doa-doa untuk Dia Yang Agung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia sadar tidak mampu mengajari mereka tentang ibadah dan doa dengan kata-kata , sebab Tuhan akan menegur mereka tak melalui bahasa dan kata-kata , Dia sendiri akan hadir kepada mereka melalui tanganNya. Ia juga sadar belum menguasai doa samudra , doa gunung , dan doa rimba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu ia termenung mengartikan kesenangan duniawi yang semu,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesenangan adalah rangkuman kehidupan , jika kita dapat mengatasi , maka kita akan tegak menjulang tinggi , lepas dari belenggu dan keterbatasan. Sesungguhnya apa yang manusia namakan kesenangan duniawi , tidak lain adalah belenggu di antara mata rantai yang membelenggu hati setiap manusia , tapi manusia selalu lupa karena silau oleh cemerlang dan gemerlap kilaunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi apakah setiap manusia tahu belenggu apa yang akan mereka patahkan untuk mencapai kesenangan duniawi yang semu? Yaitu umur yang menopang daging pada tubuh manusia itu sendiri. Jika manusia merasa Tuhannya tidak adil akan takdirnya yang telah terpahat rapi di langit , maka seharusnya manusia itu sendiri mengakui bahwa telah memahat takdirnya sendiri pada keningnya. Mustahil kita , manusia akan dapat menghapusnya hanya dengan  melupakan kitab suci yang ada. Dan  juga tidak akan hilang takdir itu meski manusia membasuh keningnya dengan seluruh air di lautan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagian besar manusia membuang beban kesusahan , menggantinya dengan kesenangan , padahal beban itu sendiri adalah sesuatu yang telah mereka pilih sendiri , dan bukan dipaksakan oleh Tuhan di atas pundak-pundak makhluknya. Jika kita mempunyai ketakutan akan kesusahan yang akan kita pikul , maka ketakutan itu sebenarnya bersarang di dalam hati kita sendiri. Sebenarnya segala itu bergetar di dalam diri , dalam rangkuman mengatup abadi antara yang kita inginkan dan kita takuti  , yang membencikan dan yang kita puji , yang kita kejar dan yang hendak kita tinggal pergi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua bagaikan sinar dan bayangan , berpasangan dan selalu berpelukan. Jika bayangan menjadi kabur , lenyap , dan hilang , maka cahaya yang tersisa akan menjadi bayangan baru bagi cahaya lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu ia masuk ke dalam masjid , melepaskan belenggu , ia sendiri akan menjadi belenggu baru bagi kesenangan yang lebih tinggi lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;Kisah ini masih akan terus berlanjut ,  berlanjut , berlanjut  ,dan berlanjut...................&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/607985881017074820-5257463407044972829?l=melankolisyangsempurna.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/feeds/5257463407044972829/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=607985881017074820&amp;postID=5257463407044972829' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/5257463407044972829'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/5257463407044972829'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/2009/03/sebuah-mimpi-dan-impian-pada-sebuah.html' title='Sebuah Mimpi Dan Impian Pada Sebuah Pencarian VII'/><author><name>AKU SI MELANKOLIS SEMPURNAKAH?</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11608552433812970293</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SSJXDHZhEwI/AAAAAAAAAAM/y0ufbGCfe60/S220/DSC_0024.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-607985881017074820.post-9189291654157722397</id><published>2009-03-03T23:43:00.000-08:00</published><updated>2009-03-04T01:15:12.559-08:00</updated><title type='text'>para kekasih Tuhan</title><content type='html'>&lt;p style="MARGIN-BOTTOM: 0in"&gt;&lt;span style="color:#33ff33;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;Gegar&lt;/span&gt; gemuruh adzan subuh , mendayu dari kesatuan hati , membubung ke udara , didukung ombak mengusap wajah samudra dan kegelapan malam laksana sebuah tiupan terompet raksasa.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="MARGIN-BOTTOM: 0in"&gt;&lt;span style="color:#33ff33;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="MARGIN-BOTTOM: 0in"&gt;&lt;span style="color:#33ff33;"&gt;Kekasih-kekasih Tuhan segera bangkit mengangkat jangkarnya dari dalam ketenangan deru-deru mimpi yang dalam. Segala ikatan telah diputuskan , jiwa dan raga pun mulai bergerak perlahan menuju arah terbit matahari.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="MARGIN-BOTTOM: 0in"&gt;&lt;span style="color:#33ff33;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="MARGIN-BOTTOM: 0in"&gt;&lt;span style="color:#33ff33;"&gt;Jiwa-jiwa mereka adalah nahkoda yang penuh dengan keyakinan dan pengetahuan , mereka berlayar mengarungi samudra kehidupan , manusia yang tidak akan terkurung dalam raganya , tidak pula terikat pada istana-istana yang megah. Diri mereka yang sejatinya menjelajahi lautan , mengembara di atas angin. Mereka bukanlah manusia yang mencari kehangatan matahari , bukan pula pencari gua-gua untuk mencari perlindungan. Melainkan Ruh-ruh yang mengenal Tuhannya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="MARGIN-BOTTOM: 0in"&gt;&lt;span style="color:#33ff33;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="MARGIN-BOTTOM: 0in"&gt;&lt;span style="color:#33ff33;"&gt;Bila kata-kata ini masih samar , janganlah gusar. Karena asal mula raga kita adalah samar-samar juga , meskipun akan semakin jelas pada akhirnya. Tuhan menciptakan manusia dari air yang terpancar di antara tulang sulbi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="MARGIN-BOTTOM: 0in"&gt;&lt;span style="color:#33ff33;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="MARGIN-BOTTOM: 0in"&gt;&lt;span style="color:#33ff33;"&gt;Bahwa apa yang paling rapuh di dalam diri kekasih-kekasih Tuhan sebenarnya adalah yang paling kuat dan paling tegas menuju tujuan. Bukankah penegak tulang ,rangka, dan pengeras otot-otot hanyalah napas yang lembut? Bukankah kabut-kabut impian ,yang kita tidak ingat lagi , telah membangun negeri , dengan segala isinya?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="MARGIN-BOTTOM: 0in"&gt;&lt;span style="color:#33ff33;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="MARGIN-BOTTOM: 0in"&gt;&lt;span style="color:#33ff33;"&gt;Dan seandainya kita melihat gelombang napas yang demikian dahsyat , gelombang itu akan menggelapkan mata dari segala pemandangan. Dan seandainya kita dapat menangkap gemerisik tenunan sutra mimpi , maka takkan ada suara lain yang dapat kita dengar lagi. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="MARGIN-BOTTOM: 0in"&gt;&lt;span style="color:#33ff33;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="MARGIN-BOTTOM: 0in"&gt;&lt;span style="font-size:180%;color:#33ff33;"&gt;Dan apakah itu yang terbaik bagi kita?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="MARGIN-BOTTOM: 0in"&gt;&lt;span style="color:#33ff33;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="MARGIN-BOTTOM: 0in"&gt;&lt;span style="color:#33ff33;"&gt;Kekasih-kekasih Tuhan tidak akan pernah menyesal karena buta , dan tidak akan pernah kecewa karena tuli , sebab di setiap pagi itu fajar pemahaman telah merekah untuk mereka mengenai rahasia tujuan segala kejadian. Dan mereka akan mensyukuri segala gulita sebagaimana mereka mensyukuri terang cahaya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/607985881017074820-9189291654157722397?l=melankolisyangsempurna.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/feeds/9189291654157722397/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=607985881017074820&amp;postID=9189291654157722397' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/9189291654157722397'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/9189291654157722397'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/2009/03/para-kekasih-tuhan.html' title='para kekasih Tuhan'/><author><name>AKU SI MELANKOLIS SEMPURNAKAH?</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11608552433812970293</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SSJXDHZhEwI/AAAAAAAAAAM/y0ufbGCfe60/S220/DSC_0024.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-607985881017074820.post-3891425816027241051</id><published>2009-03-01T01:46:00.000-08:00</published><updated>2009-03-01T01:51:12.787-08:00</updated><title type='text'>debu-debu intan</title><content type='html'>&lt;span style="color:#ffffcc;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;Mungkinkah&lt;/span&gt; hatiku menjadi sepetak ladang yang subur , sehingga menghasilkan panen yang bisa kusedekahkan kepada mereka? Ataukah rasa kasihku deras mengucur , melimpah bagai mata air , sehingga gelas-gelas mereka akan penuh terisi? Mungkinkah aku menjadi dawai-dawai harpa yang dipetik oleh para malaikat?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila sekarang ini kertas-kertasku mulai bercahaya , maka cahaya di dalamnya bukan berasal dariku. Yang teracung di tanganku hanyalah gelap yang kosong. Tinta-tinta itulah yang telah menyulut sumbu , setelah terlebih dahulu memenuhi dengan minyaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keindahan di dalam syair-syair itu adalah lagu senandung kebahagiaan , tapi bukan kebahagiaan itu sendiri. Ia adalah mawar-mawar bagi hasrat dan keinginan , tapi bukan kembang yang asli. Ia adalah palung menganga yang berseru ke arah bibir-bibir pantai , tapi bukan kedalaman atau ketinggian itu sendiri. Keindahan adalah senandung kebahagiaan , dan aku akan sangat suka dapat mendengarkan tinta-tinta kelembutan itu menyanyikan lagu dengan sepenuh hati , tapi aku tidak akan lupa diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika di antara kita mencari kebahagiaan seakan kebahagiaan adalah segalanya , maka berhentilah bergunjing , menghakimi , dan mempersalahkan. Kita akan menemukan kebahagiaan , tapi kebahagiaan itu tidak seorang diri. Ia punya dua saudara , berupa seorang putra dan putri. Dan di antara mereka masih lebih cantik dan tampan dari pada dia yang bernama kebahagiaan. Pernahkah kita mendengar tentang nikmat paling tinggi yang diberikan oleh Tuhan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan katakanlah padaku , adakah yang dapat mengganggu jiwa kalian? Ketika syair-syairku menyanyikan lagu merdu , apakah ia mengusik ketenangan malam yang syahdu? Ibarat kunang-kunang merusak keagungan bintang-bintang?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tubuhku adalah harpa jiwaku , yang tergantung kepada manusia dan malaikat untuk menggetarkannya dengan petikan lagu merdu , atau suara yang tidak menentu. Dan sekarang pilahlah ke dalam hati kalian , antara yang baik dan buruk dalam kebahagiaan. Lebah menghisap madu adalah kebahagiaan , dan bagi bunga memberikan madu adalah kebahagiaan , dan bagi keduanya memberi dan menerima kebahagiaan adalah kebutuhan dan kesenangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Nikmatilah kebahagiaan seperti bunga dan lebah.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/607985881017074820-3891425816027241051?l=melankolisyangsempurna.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/feeds/3891425816027241051/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=607985881017074820&amp;postID=3891425816027241051' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/3891425816027241051'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/3891425816027241051'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/2009/03/debu-debu-intan.html' title='debu-debu intan'/><author><name>AKU SI MELANKOLIS SEMPURNAKAH?</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11608552433812970293</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SSJXDHZhEwI/AAAAAAAAAAM/y0ufbGCfe60/S220/DSC_0024.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-607985881017074820.post-4508832264121103353</id><published>2009-02-28T00:22:00.001-08:00</published><updated>2009-02-28T00:46:13.366-08:00</updated><title type='text'>samanta cakkavalesu</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/Saj1FAS5X-I/AAAAAAAAAJk/-upCaCrly5Y/s1600-h/ektshlievrim_cehennem4.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5307761627183538146" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 158px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/Saj1FAS5X-I/AAAAAAAAAJk/-upCaCrly5Y/s320/ektshlievrim_cehennem4.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;Masih terlalu sedikit pecahan jiwaku berserakan di lembaran-lembaran kertas perawan ini , dan masih sedikit kemampuanku untuk dapat berlarian di sekeliling sisinya , seperti bocah-bocah yang masih murni. Sungguh tak kuasa aku untuk berhenti dan tidak menyapunya lagi dengan tinta-tinta kelembutanku , tanpa keberatan hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terasa hanya lembaran baju yang sudah kutanggalkan dari badan ini , belum mencapai serpihan kulit yang terobek dari tanganku sendiri. Belum pula sekadar sepotong impian yang kulepaskan , apalagi segumpal jantung dan hati, yang telah dilezatkan oleh birahi-birahi yang lapar dan kehausan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi pasti tak mungkin aku pergi meningggalkan kertas-kertas perawan dan tinta-tinta kelembutanku. Angkasa tempat kembali segala benda , telah memanggil-manggilku , dengan suaranya yang tak pernah berhenti menggeletar di bibiran awan gemawan , dan aku memang harus segera masuk kedalamnya. Diam termangu , meski siang yang berjalan bagai kegelapan yang membutakan , sama seperti kala tenggelam di samudra beku yang gelap dan menakutkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan hampir-hampir saja aku tergoda untuk menggenggam segala yang terlintas. Tapi bagaimana mungkin bisa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Getar sebuah lagu tidak mungkin menyandang lidah dan bibir yang sudah melahirkannya. Sendiri dia harus membubung menyatu dengan suasana. Seorang diri pula , seorang bocah mengelana meninggalkan rumahnya , mengangkasa untuk melintasi lembah , gurun , dan samudra. Demi menemukan jati dirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai ahli-ahli Syair yang mulia , wahai para penunggang awan gemawan! Betapa sering aku menyaksikan kalian mengangkasa dalam mimpiku , dan kini kalian menjemputku di kala terjaga. Dan inilah mimpiku yang paling nyata. Aku sudah siap untuk berangkat bersama kertas-kertas perawan dan tinta-tinta kelembutanku , imajinasiku mekar terkembang bagai layar terpasang , membentang menadah angin. Tapi biarlah sekali lagi kuhirup napas dari udara yang lengang ini , dan sekilas lagi biarkan aku melepaskan pandangan mesraku untuk membelai keindahan pelangi-pelangi jiwa kalian. Lalu aku berdiri di tengah-tengah kalian dan melukiskan pelangi pada jiwaku sendiri. Dan engkau angkasa raya , Ibu yang tertidur , padamu siang dan malam menemukan kedamaiannya secara teratur. Hanya satu kelok lagi di anak sungai keyakinanku ini , dan satu titik cahaya mentari pagi , aku akan berada di pangkuanmu ; setitik cahaya tanpa pinggir , di tengah angkasa luas , tanpa batas.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/607985881017074820-4508832264121103353?l=melankolisyangsempurna.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/feeds/4508832264121103353/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=607985881017074820&amp;postID=4508832264121103353' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/4508832264121103353'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/4508832264121103353'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/2009/02/samanta-cakkavalesu.html' title='samanta cakkavalesu'/><author><name>AKU SI MELANKOLIS SEMPURNAKAH?</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11608552433812970293</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SSJXDHZhEwI/AAAAAAAAAAM/y0ufbGCfe60/S220/DSC_0024.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/Saj1FAS5X-I/AAAAAAAAAJk/-upCaCrly5Y/s72-c/ektshlievrim_cehennem4.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-607985881017074820.post-3187209520339078146</id><published>2009-02-25T02:55:00.000-08:00</published><updated>2009-02-25T03:09:36.093-08:00</updated><title type='text'>sabbe manussa</title><content type='html'>&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Aku&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#9999ff;"&gt;akan pergi bersama kertas-kertas perawan dan kelembutan tinta-tintaku , menuju lembah di mana angin akan menyambutku dengan suka cita. Dan bila hari ini syair-syairku belum meneduhkan jiwamu , kasih sayangku belum seperti lingkaran purnama yang sempurna , maka biarlah hari ini menjadi perjanjian antara kita , sampai suatu hari aku dapat berada dalam lingkaran penuh hatimu yang teduh. Silih berganti kebutuhan manusia,namun tiada demikian perihal cinta kita, yang selalu mendambakan untuk terwujud menjadi nyata dan abadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Aku sadar , kita datang dari sumber kesepian yang agung , di saat halimun yang mengambang telah hilang , dan meninggalkan tetesan embun di taman bunga , lalu kita menyatukan diri di awan gemawan dan jatuh ke bumi menjadi hujan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:#ffccff;"&gt;Dalam kesunyian malam aku berjalan menyusuri jalan-jalan pikiranmu , dan ruhku juga telah menyusuri lorong-lorong jiwamu. Detak-detak jantungku juga berdegup di dadamu , dan napas-napas berhembus di seluruh tubuhku. Aku telah mengenalmu dalam-dalam , memahami segala tawa dan kesedihanmu , yang nyata ataupun dalam impian. Seringkali juga kau menjadi oase di tengah-tengah Sahara , sumber kesejukan tempat melepaskan dahaga-dahagaku. Aku tangkap semua bayangan anganmu yang melintas , dan aku pantulkan pula semua kenangan yang membekas,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Suara indah jiwamu menemuiku di relung kesunyian yang dalam , berbaur menyatu dengan setiap huruf yang akan kurangkai menjadi rangkaian kata  dalam setiap syair-syairku. Sampai di atas kertas-kertas perawanku , tinta-tinta kelembutan terus tergores seperti anak sungai yang sedang bersenandung menyanyikan lagu merdu , dan ada keharuan yang menyesakkan dada orang yang mendengarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah arti sebuah keabadian yang tak terhingga dari hakikat sejatimu , kau bukan sekedar manusia yang terdiri dari urat dan saraf belaka , tetapi kau adalah makhluk yang terpilih untuk mendendangkan lagu untukku seakan tanpa suara. Dan dalam kebahagiaan aku memandang dan mencintaimu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kau adalah samudra , meskipun kau sendiri tak mampu mengangkat air pasang ketika kapal-kapal besar sedang menunggu. Seperti musim-musim , namun musim semi yang menyandarkan kepalanya di dadamu , hanya tersenyum dalam kantuknya. Tapi janganlah kau berpikir bahwa kata-kataku akan membuat kau berbangga diri , sebab aku hanya sekedar mengucapkan rangkaian kata , tentang sesuatu yang sebenarnya kau sendiri telah tahu , di dasar alam pikiranmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di kertas inilah tempat yang layak untuk menghargai dan menyanjungmu. Maka tak akan  ada angin yang hendak kau tangkap dalam jalamu , maupun kupu-kupu ajaib yang ingin kau jaring di langit biru. Engkau akan bersatu denganku , turun , bersama kita akan bersatu dalam keabadian.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/607985881017074820-3187209520339078146?l=melankolisyangsempurna.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/feeds/3187209520339078146/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=607985881017074820&amp;postID=3187209520339078146' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/3187209520339078146'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/3187209520339078146'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/2009/02/sabbe-manussa.html' title='sabbe manussa'/><author><name>AKU SI MELANKOLIS SEMPURNAKAH?</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11608552433812970293</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SSJXDHZhEwI/AAAAAAAAAAM/y0ufbGCfe60/S220/DSC_0024.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-607985881017074820.post-7688698898747576860</id><published>2009-02-17T05:10:00.000-08:00</published><updated>2009-02-17T05:13:59.665-08:00</updated><title type='text'>Hmmm... Wajib Coba...</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Ayam Kampung dengan Saus Kelopak Mawar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Bahan-bahan:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;12 kuntum mawar,sebaiknya yang merah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;12 chestnut&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt; 2 sdm mentega&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt; 2 sdm tepung jagung&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt; 2 tetes sari mawar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt; 2 sdm minyak anas manis&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt; 2 sdm madu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;2 siung bawang putih&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt; 1 ekor ayam kampung&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt; 1 pitaya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Cara membuatnya:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 255);"&gt;Lepaskan kelopak mawar dengan hati-hati,usahakan agar jari tidak tertusuk duri,karena tidak saja luka kecil itu menyakitkan tetapi kelopak-kelopak tersebut dapat menyerap darah yang mungkin akan merubah rasa masakan bahkan menghasilkan reaksi kimia yang berbahaya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 255);"&gt;Aku tidak dapat mengingat hal itu,gemetar seluruh tubuhku saat menerima sebuket bunga mawar,dan apa lagi dari seseorang yang begitu rupawan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 255);"&gt;“Tanggal 14 Februari sudah lewat 3 hari yang lalu,” pikirku.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 255);"&gt;“Tapi????”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 255);"&gt;Yup betul,hari kasih sayang tidak mengenal hari ataupun tanggal. Namun setiap detik yang telah berlalu ataupun yang akan hadir adalah lintasan yang selalu sempurna untuk dilaluinya. Dan dalam setiap lintasan yang dilaluinya terbentang keharuman perbukitan,membawa ketentraman karena kerinduan setiap jiwa.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 255);"&gt;Perasaan ini adalah emosi terdalam setelah aku merasakan kebimbangan dalam setiap hari-hari ku.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 255);"&gt;Aku mendekap mawar-mawar itu begitu erat di dadaku sehingga saat aku menuju ke dapur untuk membuat minuman untuknya,mawar-mawar itu yang kebanyakan berwarna pink ,telah berubah menjadi merah tua akibat darah yang mengalir dari tangan dan dadaku. Aku berfikir apa yang harus aku lakukan dengan mawar-mawar itu. Mereka tampak begitu cantik. Aku tak dapat sekedar melemparnya ke tempat sampah,karena mawar-mawar itu kuperoleh dari sang rupawan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 255);"&gt;Tiba-tiba aku teringat sebuah resep yang tertulis dalam buku Like Water for Chocolate karya Laura Esquivel,ya,dalam buku itu terdapat resep pra-hispanik yang menggunakan kelopak-kelopak mawar.Resep tersebut digunakan untuk mengolah burung atau ayam hutan. Untung saja di dalam kulkas masih tersedia stok 1 ekor ayam kampung. Setidaknya bisa menggantikan burung atau ayam hutan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 255);"&gt;Tanpa berfikir panjang setelah aku mengantarkan minuman kepadanya,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 255);"&gt;“Tunggu sebentar ya…”,ia hanya mengangguk disertai senyum terindah yang ia miliki.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 255);"&gt;Aku pergi ke dapur untuk mengolah mawar-mawar itu…&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 255);"&gt;Setelah ayam di cuci bersih,aku menyiapkan wajan besar untuk menggorengnya. Kaki ayam harus diikat sehingga bentuknya tetap bagus setelah digoreng hingga coklat dalam mentega dan ditaburi garam dan merica sesuai selera.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 255);"&gt;Setelah kelopak-kelopak dilepaskan dari tangkai mawar,aku menggiling kelopak-kelopak tersebut dengan minyak anas.Di tempat terpisah,chestnut mulai kusangrai dalam wajan,buang kulitnya dan masak dalam air. Setelah itu jadikan puree. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 255);"&gt;Potong 2 siung bawang putih dan goreng sedikit dengan mentega sampai kecoklatan;ketika sudah tampak transparan,tambahkan dalam puree chestnut,bersama madu,pitaya giling,dan kelopak-kelopak mawar,serta garam sesuai selera. Untuk sedikit mengentalkan saus dapat ditambahkan dua sendok makan tepung jagung.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 255);"&gt;Yang terakhir,tapis dengan saringan yang halus dan tambahkan tidak lebih dari 2 tetes sari mawar,karena jika tidak aroma dan rasanya bisa terlalu kuat.Secepatnya setelah semua bumbu tercampur,angkat saus dari api. Ayam kampung yang telah digoreng tadi dibenamkan selama sepuluh menit dalam saus ini agar rasanya dapat meresap,dan kemudian pindahkan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 255);"&gt;Masakan ini sungguh lezat. Mawar-mawar tersebut memberi masakan itu terasa amat lembut. Pada malam itu aku dan Sang Rupawan menikmati masakan itu berdua. Kami berdua merasakan panas yang hebat berdenyut  pada sekujur tubuh, perasaan yang begitu menggelora membuat kami tak dapat duduk dengan tenang. Kami mulai berkeringat,dan keringat kami berwarna merah muda dan beraroma mawar,aroma kuat yang indah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 255);"&gt;Selamat mencoba………..&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/607985881017074820-7688698898747576860?l=melankolisyangsempurna.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/feeds/7688698898747576860/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=607985881017074820&amp;postID=7688698898747576860' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/7688698898747576860'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/7688698898747576860'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/2009/02/hmmm-wajib-coba.html' title='Hmmm... Wajib Coba...'/><author><name>AKU SI MELANKOLIS SEMPURNAKAH?</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11608552433812970293</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SSJXDHZhEwI/AAAAAAAAAAM/y0ufbGCfe60/S220/DSC_0024.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-607985881017074820.post-1969510446594588273</id><published>2009-02-14T03:14:00.001-08:00</published><updated>2009-02-14T03:17:14.986-08:00</updated><title type='text'>Wajib Denger...........</title><content type='html'>&lt;object width="425" height="344"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/bERaoGq1jFA&amp;color1=0xb1b1b1&amp;color2=0xcfcfcf&amp;hl=en&amp;feature=player_embedded&amp;fs=1"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/bERaoGq1jFA&amp;color1=0xb1b1b1&amp;color2=0xcfcfcf&amp;hl=en&amp;feature=player_embedded&amp;fs=1" type="application/x-shockwave-flash" allowfullscreen="true" width="425" height="344"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/607985881017074820-1969510446594588273?l=melankolisyangsempurna.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/feeds/1969510446594588273/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=607985881017074820&amp;postID=1969510446594588273' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/1969510446594588273'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/1969510446594588273'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/2009/02/pidato-bush-dalam-bahasa-jawa.html' title='Wajib Denger...........'/><author><name>AKU SI MELANKOLIS SEMPURNAKAH?</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11608552433812970293</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SSJXDHZhEwI/AAAAAAAAAAM/y0ufbGCfe60/S220/DSC_0024.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-607985881017074820.post-4229537624394630744</id><published>2009-02-03T03:12:00.000-08:00</published><updated>2009-02-03T03:34:43.923-08:00</updated><title type='text'>Bisikan Dari Surga</title><content type='html'>&lt;div&gt;         Awan gelap belum juga beranjak dari langit biru.Wajahnya terlihat letih setelah semalaman mengguyur sebagian punggung bumi.Dan ia beristirahat sejenak sebelum menghabiskan air yang dikumpulkan oleh awan gemawan, yang dipersembahkan demi kemolekan mawar-mawar yang tumbuh di dalam catatan sang penyair.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;          Pagi itu sang penyair bangun dari tidur panjangnya .Beberapa malam sudah ia dimanjakan oleh mimpi-mimpinya.Sekarang tiba waktunya untuk merajut mimpi-mimpi tersebut yang akan ia kenakan sebagai pakaiannya.Sedikit kecewa hatinya tatkala sinar mentari tak dapat menyambutnya di siang itu.Padahal jendela kamarnya selalu terbuka baik siang ataupun malam untuk menyambut kedatangan cahaya emas mentari maupun cahaya perak rembulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;          Ia beranjak dari tempat tidur dan melangkahkan kakinya menuju jendela.Awan hitam tersenyum kepadanya dan dengan segera menyampaikan salam yang dititipkan mentari kepadanya untuk di sampaikan kepada sang penyair.Sang penyair membalas senyum awan hitam,lalu berkata,&lt;br /&gt;           &lt;br /&gt;          “Katakan kepada mentari aku telah menerima salam darinya,.Dan katakan juga kepadanya,kami semua rindu akan kehangatan sinarnya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;          Kemudian Sang penyair bergegas menuju singgasananya,duduk,lalu mengambil beberapa kertas-kertas perawan yang akan ia nodai dengan tinta-tintanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                                                           &lt;em&gt; Bisikan Dari Surga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;          Semalam aku bermimpi, semua sahabatku(mentari,rembulan,bintang-bintang,langit biru,samudra,angin sepoi-sepoi,air sungai,ombak,rerumputan,kupu-kupu dan kunang-kunang,bunga-bunga,halimun,dll......?) bertanya kepadaku.Dan pertanyaan mereka semua sama.&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;em&gt;          “Wahai sang penyair....,kami semua bertanya kepada mu.. Apakah engkau tahu,Apakah yang telah difirmankan oleh Tuhan kepada alam semesta beserta isinya termasuk dirimu?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;          “Ya,tentu saja.Tuhan telah memfirmankan kepada kita semua yaitu ayat-ayat suci yang ada dalam kitab Al Qur’an.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;          “Apa isi dari ayat-ayat suci yang ada dalam kitab Al-Quran itu?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;          “Isinya adalah tuntunan menjalani kehidupan  bagi seluruh umat manusia di dunia ini untuk semua aspek kehidupan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;          “Bisakah kau memberitahu kepada kami inti dari apa yang kau jelaskan tadi? Kami masih belum mengerti.Kami hanya ingin tahu inti dari firman Tuhan itu sendiri.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;          Aku  terdiam,memikirkan jawaban untuk pertanyaan teman-temanku tadi.Ribuan detik telah berlalu tetapi aku masih diam dalam renunganku.Mereka terus mengawasiku,menunggu jawabanku.Aku merasakan wajahku mulai berubah pucat,seluruh tubuhku basah kuyup oleh bulir-bulir rasa malu karena tidak bisa menjawab pertanyaan itu.&lt;br /&gt;Tiba-tiba setitik cahaya turun dari langit menghampiriku.Lalu setitik cahaya itu mengarah kearah telingaku.Cahaya itu berbisik kepadaku,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;          “Jawablah pertanyaan teman-temanmu itu.Ketahuilah yang telah difirmakan oleh Tuhan mu adalah..... &lt;strong&gt;Perkataan yang benar&lt;/strong&gt; “&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;          Dan setitik cahaya itu perlahan menjauh,menghilang, terbang ke arah surga.Senyum lebar terpancar dari wajah ku.Lalu aku berteriak.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;          “Firman Tuhan itu adalah&lt;strong&gt; Perkataan yang benar....&lt;/strong&gt;.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;          Semua teman-temannya tersenyum setelah mendengar jawabanku,terpancar kepuasan yang tersirat dari senyum-senyum mereka atas jawabanku tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;          “Terimakasih sahabatku,sekarang kami tahu apa itu firman Tuhan.Engkau memang salah satu penyair terbaik yang dimiliki oleh jagad raya ini.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;          Dan merekapun memanjakanku dengan nyanyian-nyanyian damai alam semesta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/607985881017074820-4229537624394630744?l=melankolisyangsempurna.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/feeds/4229537624394630744/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=607985881017074820&amp;postID=4229537624394630744' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/4229537624394630744'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/4229537624394630744'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/2009/02/bisikan-dari-surga.html' title='Bisikan Dari Surga'/><author><name>AKU SI MELANKOLIS SEMPURNAKAH?</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11608552433812970293</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SSJXDHZhEwI/AAAAAAAAAAM/y0ufbGCfe60/S220/DSC_0024.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-607985881017074820.post-6877993330182513723</id><published>2009-01-21T23:18:00.000-08:00</published><updated>2009-01-22T03:17:10.699-08:00</updated><title type='text'>Bayangan Kemarin Dan Cahaya Abadi</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SXgePcbknPI/AAAAAAAAAJM/IVyrmhuWYss/s1600-h/tavuskusu(1).jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5294014612652727538" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 300px; CURSOR: hand; HEIGHT: 225px" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SXgePcbknPI/AAAAAAAAAJM/IVyrmhuWYss/s320/tavuskusu(1).jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color:#ffccff;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Sepasang kekasih&lt;/span&gt; dilanda asmara,mereka berjalan di tengah-tengah pepohonan palem,dan persatuan dua diri adalah sebuah bahasa percakapan untuk mereka.Kini mata mereka sedang melihat keagungan Kebahagiaan,telinga mereka sedang mendengar kesunyian dari pembukaan rahasia mahahebat dari Cinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Burung camar melayang-layang di angkasa,kupu-kupu menari-nari di atas kepala dan di sekeliling mereka.Matahari meluaskan pakaian keemasannya di atas taman luas,dan mereka duduk di sisi bongkahan kayu besar di mana bunga mawar liar bersembunyi.Mata mereka saling bertatapan sementara angin sepoi-sepoi mengelus rambut-rambut mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian pasangan pria berkata,”Oh kekasihku,kekuatan Cinta telah mengisi kedua jiwa kita yang telah lama kosong dengan gemerlap cahanya,dan aku berjanji tidak akan mengingkari kesucian dan keagungan Cinta ini".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka pun menutup mata,seakan-akan suara buluh perindu telah membawa mereka pada sebuah tempat yang hanya ditumbuhi benih-benih Cinta.Kedua mata mereka menangiskan sebuah tangisan keharuan,dan ketika sepasang kekasih itu membuka mata,sebuah senyuman tersungging dari bibir-bibir mereka dan kedua mata mereka memancarkan cahaya Kedamaian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini hati-hati mereka terasa disejukkan,dan hantu-hantu kegelisahan menarik diri dari pandangan mereka lenyap tertelan kembali oleh masa lalu.Sepasang kekasih itu pun memeluk dan meminum sari Cinta dari ciuman manis.Mereka bangkit dan berjalan terbungkus dalam genggaman kebahagiaan,sementara bayangan kesedihan dari masa lalu dibuyarkan oleh Kekuatan Keabadian yang telah menerangi hati mereka.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/607985881017074820-6877993330182513723?l=melankolisyangsempurna.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/feeds/6877993330182513723/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=607985881017074820&amp;postID=6877993330182513723' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/6877993330182513723'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/6877993330182513723'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/2009/01/bayangan-kemarin-dan-cahaya-abadi.html' title='Bayangan Kemarin Dan Cahaya Abadi'/><author><name>AKU SI MELANKOLIS SEMPURNAKAH?</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11608552433812970293</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SSJXDHZhEwI/AAAAAAAAAAM/y0ufbGCfe60/S220/DSC_0024.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SXgePcbknPI/AAAAAAAAAJM/IVyrmhuWYss/s72-c/tavuskusu(1).jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-607985881017074820.post-8927532763728212561</id><published>2009-01-19T23:00:00.000-08:00</published><updated>2009-01-19T23:12:42.776-08:00</updated><title type='text'>Diamnya Seorang Tunawisma</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SXV45LFkhuI/AAAAAAAAAIs/5pcsIFhIjnk/s1600-h/simsek.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5293269860667918050" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 300px; CURSOR: hand; HEIGHT: 200px" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SXV45LFkhuI/AAAAAAAAAIs/5pcsIFhIjnk/s320/simsek.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#ffcc33;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Senja&lt;/span&gt; begitu indah,jingganya memenuhi khayalan dan merampas jiwaku,aku berjalan menyusuri pinggiran kota.Ku perlambat langkahku tatkala lewat di depan sebuah rumah kosong yang bobrok.Rumah itu sudah tak beratap hanya tinggal tiang-tiang dan puing-puing belaka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di antara puing-puing itu kulihat seorang tunawisma terbaring di atas sampah dan abu.Luka-luka menyelimuti kulitnya dan kesakitan terasa begitu menyiksa tubuh lemahnya.Pandangannya kosong dari matanya terpancar kehampaan dan duka.Seolah ada ungkapan kehinaan,keputusasaan dan penderitaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku mencoba menghampiri pelan-pelan ke arahnya,semoga aku bisa memahami penderitaannya sehingga aku dapat menghiburnya dengan empatiku.Namun ternyata pendekatanku hanya menakutkannya saja,dia mencoba untuk bangkit dalam ketidakberdayaannya.Dia terjatuh.Dia kembali melihatku dalam kemarahan yang tak terbantukan bercampur dengan sebuah permohonan.Dalam pandangannya itu,sangat jelas kesedihannya lebih menyentuh daripada airmata seorang penyair.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah apa yang kupahami tentangnya,dia pun berkata:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hei pemuda,aku begitu kesakitan oleh kebrutalan dan penyiksaan kota ini.Aku berlari menghindari kaki-kaki yang telah mememarkan tubuhku.Akhirnya aku pun berlindung di sini,dan ternyata debu dan sampah lebih lembut daripada jiwa manusia.Pergilah,kau pemuda.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Akulah manusia sengsara yang senantiasa melayani keacuhan dan kesombongan.Akulah sahabat dari ketidakperdulian,dan aku selalu menjaga siang dan malam kota ini dalam kesendirian.Aku bersedih hati atas ketiadaan yang disambut oleh kegembiraan dan semarak tawa kota ini.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Oh,pemuda,kulihat kejernihan pada sinar matamu,menandakan perbedaan antara kau dan isi kota ini.Keharuman kepedulianmu mengalahkan keharuman parfum di baju mu.Dan debu-debu di tempat ini tak mampu mengaburkan cahaya Cinta yang terpancar dalam jiwamu.Pergilah,dan kehangatan pertemuan kita ini akan ku jadikan selimut dalam setiap tidur-tidurku.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah perkataan seorang tunawisma dalam kediamannya,dan hatiku ternyata masih bisa memahaminya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/607985881017074820-8927532763728212561?l=melankolisyangsempurna.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/feeds/8927532763728212561/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=607985881017074820&amp;postID=8927532763728212561' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/8927532763728212561'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/8927532763728212561'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/2009/01/diamnya-seorang-tunawisma.html' title='Diamnya Seorang Tunawisma'/><author><name>AKU SI MELANKOLIS SEMPURNAKAH?</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11608552433812970293</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SSJXDHZhEwI/AAAAAAAAAAM/y0ufbGCfe60/S220/DSC_0024.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SXV45LFkhuI/AAAAAAAAAIs/5pcsIFhIjnk/s72-c/simsek.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-607985881017074820.post-2274006301385703454</id><published>2009-01-17T00:16:00.000-08:00</published><updated>2009-01-17T00:37:39.900-08:00</updated><title type='text'>Doa dan Damai</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SXGUgvVYHnI/AAAAAAAAAH8/9oKOOdi5_vM/s1600-h/cennet(1).jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5292174327319895666" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 300px; CURSOR: hand; HEIGHT: 222px" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SXGUgvVYHnI/AAAAAAAAAH8/9oKOOdi5_vM/s320/cennet(1).jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#ccffff;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Ketika&lt;/span&gt; malam telah menggelar permadaninya yang dihiasi dengan gemerlap bintang-bintang,di taman bunga muncul kunang-kunang melayang-layang dengan cahaya indahnya yang tidak kasat mata.Seorang penyair muda duduk di tengah-tengah taman yang mulai berkabut yang menggantung antara surga dan samudra.Di hadapannya lewat serombongan bidadari sambil menari dengan tubuh gemulainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian pada puncak Everest yang diselimuti oleh salju abadi,seorang pangeran duduk di atas singgasananya.Di hadapannya lewat serombongan dayang-dayang sambil menari dengan tubuh gemulainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan ketika sang Pangeran rindu dengan puisi-puisi indah penyair muda itu,gelombang-gelombang dan angin menghantarkan kerinduannya kepada penyair muda itu. Merekapun berbicara dan didengarkan oleh alam semesta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Betapa keindahan adalah cahayamu,Oh penyair muda,dan betapa besar kekagumanku hanya untukmu!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Betapa keberwibawaan berada di dirimu,Oh Pangeran,dan betapa dalam puisi-puisiku akan ku persembahkan untukmu!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kekaguman ku terhadapmu setegar gunung Everest,dan waktu tidak bisa menghancurkannya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Pengabdianku seputih salju Everest mu yang takkan bisa ternoda oleh debu-debu mana pun.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang bijak dari semua bangsa yang mendengarkan pembicaraan mereka tertegun dan memaknai setiap kata-kata yang didengarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para penyair yang juga mendengarkan pembicaraan mereka ikut mabuk dengan nektar keindahan kata-kata mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Taman bungamu adalah sumber kelimpahanmu,dan tinta-tintamu adalah sumber air murni yang menjadikan syair-syairmu menjadi angin sepoi-sepoi yang menyegarkan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Istana-istana mempermaklumkan kemuliaanmu,dan mahkotamu menandakan kebesaranmu.Pohon-pohon cemara di atas dadamu laksana medali kehormatan,dan prajurit-prajurit ksatriamu memperbincangkan keberanian dan kekuatanmu.Dan teteplah mulia dengan kearifanmu yang selalu bersinar”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Oh betapa manis syair-syairmu dan betapa murni sanjungan-sanjunganmu yang melancarkan aliran darah tubuhku.Kamu telah membuktikan kesetianmu kepadaku.Betapa agung pemberianmu,dan betapa berharganya setiap tetes tintamu.Syair-syairmu bukan hanya menentramkan jiwaku tetapi seluruh jiwa negeriku.Syair-syairmu telah memberikan keberanian jiwaku untuk menaklukan musuh-musuhku dan memberikan perdamaian bagi mereka.Kehidupan rakyat-rakyatku,Oh penyair muda,adalah laksana kehidupan pribadi seorang Raja,sebuah kehidupan yang digembirakan oleh Harapan dan dinikahkan oleh racun yang berwujud Ketakutan,menyerang dengan nafsu-nafsu dan tidak menyukai Keputusasaan,dan puisi-puisimu adalah penawar yang ampuh dari racun-racun tersebut.Sebagai perwujudan terimakasihku dan atas nama Cinta negeri ini kepada mu,mari bersulang bersamaku.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pangeran dan Penyair Muda itu bersulang,mencium serta meminum sari dari bunga-bunga Cinta dari masa ke masa;dan mereka berdoa untuk alam semesta, “Damai,damai,damailah,kemuliaan Cinta akan memenuhi surga dan bumi.”&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/607985881017074820-2274006301385703454?l=melankolisyangsempurna.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/feeds/2274006301385703454/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=607985881017074820&amp;postID=2274006301385703454' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/2274006301385703454'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/2274006301385703454'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/2009/01/doa-dan-damai.html' title='Doa dan Damai'/><author><name>AKU SI MELANKOLIS SEMPURNAKAH?</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11608552433812970293</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SSJXDHZhEwI/AAAAAAAAAAM/y0ufbGCfe60/S220/DSC_0024.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SXGUgvVYHnI/AAAAAAAAAH8/9oKOOdi5_vM/s72-c/cennet(1).jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-607985881017074820.post-5174349342458658258</id><published>2009-01-15T22:38:00.000-08:00</published><updated>2009-01-15T22:42:25.288-08:00</updated><title type='text'>Jiwaku Melangkah</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SXArxxsnHFI/AAAAAAAAAH0/j0jCgpmKb5k/s1600-h/kalp.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5291777696314367058" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 250px; CURSOR: hand; HEIGHT: 244px" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SXArxxsnHFI/AAAAAAAAAH0/j0jCgpmKb5k/s320/kalp.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;Matahari &lt;/span&gt;menarik cahaya keemasannya dari atas gedung-gedung kota.Dan malam menggiring warga kota kembali ke bangsal dalam istana-istana mereka.Aku berjalan menyusuri terotoar kota diantara pohon mahoni dan lampu-lampu jalan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;Ketika tengah malam tiba dan surga menaburkan benih-benih hari berikut dalam kerutan kegelapan yang dalam, aku duduk diantara pilar-pilar rumahku sambil meminum secangkir teh hijau yang hangat,mata ku mulai menjadi berat dan lamunan menjerat kesadaran pikiranku.Aku berada dalam lamunan diriku sendiri,pandanganku mengembara,membawa rahasia-rahasia Hidupku yang hilang pada pandanganku.Jiwaku melangkah dari kesibukan waktu menuju keheningan;menempatkan diri tepat di tengah-tengah antara serpihan impian-impian dan kenyataan,aku menjadi tersadar dari kelaparan ruhani di masa mudaku,kerinduan atas kemenangan dunia dari zaman kegelapan menjadi zaman terang benderang.Sebuah Cinta gaib menyentuh hatiku laksana jari-jemari lembut seorang musisi menyentuh dawai-dawai yang bergetar.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;“Oh,jiwaku yang tersingkap,dan rembulan yang sedang bersembunyi…. Oh,Zat Maha Agung,penguasa Singgasana Semestamu,yang memerintahkan Malam menutup mataku hingga kudapat memandang keluasan Keilahianmu. Oh, Tuhanku biarkanlah aku menyentuhmu melalui Ayat-Ayat suciMu;biarkanlah aku mendengar suaraMu dalam suara petir yang menggelegar.Bukalah mata hatiku yang selalu menyembunyikanMu dari jiwaku.Jika memang aku pantas,tempatkanlah tangamu di atas hatiku dan terangkanlah di dalamnya.”&lt;br /&gt;Sejam berlalu,aku menumpahkan airmata dan menyuarakan hasrat kerinduanku.&lt;br /&gt;Lalu mentari mulai merekahkan sinarnya dan angin sepoi-sepoi berhembus.Burung-burung keluar dari sarangnya dan menyanyikan doa-doa pagi.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;Aku melekukkan tanganku di atas dahiku.Laksana bayi ketika membuka matanya bersama napas kehidupan seluruh makhluk,aku melihat sasaran pandangan baru,aneh dan fantastik.Aku pun membuka laptop ku dan masuk ke dalamnya.Seolah-olah aku mengajak diriku sendiri merasakan seperti seorang filsuf dengan kekuatan seadanya menerjemahkan rahasia-rahasia Alam Semesta.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/607985881017074820-5174349342458658258?l=melankolisyangsempurna.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/feeds/5174349342458658258/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=607985881017074820&amp;postID=5174349342458658258' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/5174349342458658258'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/5174349342458658258'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/2009/01/jiwaku-melangkah.html' title='Jiwaku Melangkah'/><author><name>AKU SI MELANKOLIS SEMPURNAKAH?</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11608552433812970293</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SSJXDHZhEwI/AAAAAAAAAAM/y0ufbGCfe60/S220/DSC_0024.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SXArxxsnHFI/AAAAAAAAAH0/j0jCgpmKb5k/s72-c/kalp.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-607985881017074820.post-8013466629120132833</id><published>2009-01-15T05:26:00.000-08:00</published><updated>2009-01-15T05:47:32.679-08:00</updated><title type='text'>Impian-Impian Yang Tak Pernah Letih</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SW88s8XBttI/AAAAAAAAAHs/TZLZCY5Y2P0/s1600-h/evrimcehennem1.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5291514829998241490" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 175px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SW88s8XBttI/AAAAAAAAAHs/TZLZCY5Y2P0/s320/evrimcehennem1.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#ffccff;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;Kesedihan dan kepura-puraan&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; telah enyah dari &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#ffccff;"&gt;bumi; dan dengan anggun dan agung aku&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#ffccff;"&gt;berjalan.&lt;br /&gt;Aku dan jiwaku,membangun istana-istana dan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#ffccff;"&gt;menenun benang-benang cahaya perak &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#ffccff;"&gt;rembulan.&lt;br /&gt;Dan bintang-bintang menjadi corak &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#ffccff;"&gt;utamanya,menceritakan legenda-legenda,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#ffccff;"&gt;dongeng,dan harapan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu aku pun terselimuti impian-impian yang &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#ffccff;"&gt;tak pernah letih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan mata ku kemudian diperdaya oleh pelangi &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#ffccff;"&gt;yang belum lelap dalam istirahatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan aku berteriak:&lt;br /&gt;“Aku adalah Mimpi dan Impian,dan aku akan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#ffccff;"&gt;tetap menjadi Mimpi dan Impian sampai &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#ffccff;"&gt;senyum-senyum ku memudar dan jasad ku &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#ffccff;"&gt;menyatu dengan tanah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/607985881017074820-8013466629120132833?l=melankolisyangsempurna.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/feeds/8013466629120132833/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=607985881017074820&amp;postID=8013466629120132833' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/8013466629120132833'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/8013466629120132833'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/2009/01/impian-impian-yang-tak-pernah-letih.html' title='Impian-Impian Yang Tak Pernah Letih'/><author><name>AKU SI MELANKOLIS SEMPURNAKAH?</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11608552433812970293</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SSJXDHZhEwI/AAAAAAAAAAM/y0ufbGCfe60/S220/DSC_0024.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SW88s8XBttI/AAAAAAAAAHs/TZLZCY5Y2P0/s72-c/evrimcehennem1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-607985881017074820.post-2539381421210741905</id><published>2009-01-12T22:54:00.000-08:00</published><updated>2009-01-13T02:12:11.613-08:00</updated><title type='text'>Tinta-Tintaku Bukan Racun</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SWw7iuqoMhI/AAAAAAAAAHc/PZ78FJfRzEA/s1600-h/kaplan(1).jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5290669130081907218" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 280px; CURSOR: hand; HEIGHT: 210px" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SWw7iuqoMhI/AAAAAAAAAHc/PZ78FJfRzEA/s320/kaplan(1).jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;Aku&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; adalah seorang yang fanatik dan berlebihan,bahkan nyaris gila.Meskipun aku adalah seoarang yang idealis,tujuan syair-syairku adalah meracuni jiwa-jiwa pemuda… Jika para lelaki dan lelaki mengikuti nasihat syair-syairku,maka pertalian mereka akan putus,dan dunia akan menjadi neraka bagi mereka.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;Sebagian teman-temanku bilang gaya tulisanku indah menggairahkan,akan tetapi membahayakan bagi kehidupan mereka,bahaya dari musuh dalam selimut yang sama.Tulisanku yang menyenangkan bagi mereka adalah menyuguhkan keindahan bunga-bunga di taman luas yang di atasnya berterbangan kupu-kupu yang cantik seakan menghadirkan candu-candu asmara dalam hati mereka.Mereka telah membaca “Sebuah Mimpi Dan Impian Pada Sebuah Pencarian” dan menemukannya menjadi racun bermadu.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;Apa saja yang dikatakan mereka tentang aku dan mereka adalah benar,karena aku adalah seorang yang fanatik dan berlebihan bahkan nyaris gila.Ada benci dalam hatiku karena ada para pengumpat-pengumpat suci dalam hatiku sendiri.Dan jika aku dapat menumbangkan semua bayangan-bayangan gelap yang bersemayam di dalam jiwaku,aku akan bekerja untuk mereka tanpa ragu-ragu.Ketika mereka mengatakan tulisan-tulisanku adalah racun,mereka sedang membincangkan kebenaran tentang diri mereka sendiri karena apa yang aku tulis adalah racun untuk mereka.Namun mereka memalsukan ketika mereka bilang aku mencampur madu ke dalam tulisan-tulisanku.Mereka mengenalku sebagai seorang idealis dalam kelembutan kabut-kabut kesunyian.Ada banyak orang berpindah dari kertas-kertas transparan yang berisi racun itu,karena lambung mereka tidak kuat untuk mencernanya.Mereka menuntut aku menulis dengan madu-madu manis,karena mereka adalah para pelahap madu.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;Mereka sedang sakit,namun mereka telah terbiasa pada kelemahan mereka.Mereka menganggap sesuatu yang kurang adalah sesuatu yang tidak lengkap dan tidak layak untuk menuju kesempurnaan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;Para psikiater adalah penyembuh sakit-sakit mereka,tetapi banyak dari mereka yang tetap tak terobati namun tampak tentram dengan sakit mereka.Dan aku mulai mengerti ketentraman mereka hanya topeng dari gejala-gejala sakit mereka.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;Ini mungkin suara teriakan ku yang keras dan kejam,namun bukankah keganasan lebih baik ketimbang kepura-puraan yang menggairahkan?&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/607985881017074820-2539381421210741905?l=melankolisyangsempurna.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/feeds/2539381421210741905/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=607985881017074820&amp;postID=2539381421210741905' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/2539381421210741905'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/2539381421210741905'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/2009/01/kertas-kertas-berteriak.html' title='Tinta-Tintaku Bukan Racun'/><author><name>AKU SI MELANKOLIS SEMPURNAKAH?</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11608552433812970293</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SSJXDHZhEwI/AAAAAAAAAAM/y0ufbGCfe60/S220/DSC_0024.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SWw7iuqoMhI/AAAAAAAAAHc/PZ78FJfRzEA/s72-c/kaplan(1).jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-607985881017074820.post-6702034765428636882</id><published>2009-01-09T03:03:00.001-08:00</published><updated>2009-01-09T03:26:12.604-08:00</updated><title type='text'>Sebuah Mimpi Dan Impian Pada Sebuah Pencarian VI</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SWcvz7HtT4I/AAAAAAAAAHU/1sVUqFygvvg/s1600-h/images96.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5289248856459792258" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 144px; CURSOR: hand; HEIGHT: 240px" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SWcvz7HtT4I/AAAAAAAAAHU/1sVUqFygvvg/s320/images96.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Sebelumnya baca dahulu bag I,II,III,IV,dan V......................&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#ffcc00;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#ffcc00;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#ffcc00;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#ffcc00;"&gt;Di pinggiran padang rumput yang terhampar luas di antara bebatuan gunung ia duduk untuk beristirahat sejenak sekaligus menunggu waktu untuk melaksanakan ritual suci yang kedua.Terlihat olehnya penggembala lelaki tua yang dikelilingi sekawanan domba yang sedang merumput di atas rumput yang hijau.Dia menatap sejenak penggembala tua itu dan sepertinya ia pernah melihat lelaki tua itu sebelumnya.Dan akhirnya ia mengingat lelaki tua itu.Lelaki tua itu adalah seseorang yang ia jumpai dalam mimpinya semalam,lelaki tua yang bisa mendengarkan suara-suara dari langit dan menceritakan suara-suara itu kepadanya.Air matanya langsung menggantung di matanya laksana tetes embun yang menghiasi bunga-bunga.Ia begitu bahagia karena lelaki tua yang ia jumpai dalam mimpinya itu ternyata ada di dalam kehidupan nyata,seorang penggembala. Dan ia berharap lelaki tua itu dapat bercerita lagi tentang suara-suara dari langit kepadanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah ia selesai melaksanakan ritual suci yang kedua di hari itu,ia menghampiri lelaki tua itu yang kini sedang berteduh di bawah rerumpunan pohon bambu. Ya benar,dialah lelaki tua yang hadir dalam mimpiku semalam,dan kini lelaki tua berambut putih laksana salju itu ada di hadapannya sedang duduk berisitirahat menikmati bekalnya.Tanpa menoleh kepadanya lelaki tua itu menyambut kedatangannya dan berkata,“Duduklah wahai pengembara,mari kita nikmati bersama nasi merah yang gurih ini dan air madu yang manis ini.”Lalu ia duduk di samping lelaki tua itu dan ikut makan bersamanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian lelaki tua itu menunjuk ke arah domba-dombanya,”Ini adalah sisa dari sekawanan domba yang pernah memenuhi bukit ini,dan yang lainnya telah musnah terkubur oleh tanah longsor yang datang secara tiba-tiba.Tanah longsor itu adalah kedengkian yang telah ditinggalkan oleh manusia-manusia serakah kepadaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Takutlah pada Tuhan,oh manusia-manusia serakah.Pandangan kalian telah membuat bukit ini membenci kehidupan,dan kekejaman gergaji-gergaji kalian telah menyebabkan bumi ini mencintai Kematian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tinggalkan bukit ini dalam kesunyian agar ternakku dapat merumput bunga-bunga dan menghasilkan banyak susu.Pergilah ke kotamu di mana pesta-pesta Kehidupan selalu dirayakan.Di sini biarkan aku meratapi kehilangan yang telah kalian persiapkan untukku kemarin hari.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia menyembunyikan keterharuannya di bawah bayang-bayang ketermenungannya setelah mendengar kata-kata lelaki tua itu.Lelaki tua itu menatapnya laksana bapak-penyayang yang melihat anaknya,dan berkata,”Oh pengembara,apa yang telah aku ceritakan padamu adalah cerita yang aku dengar dari sebagian bagian dari bumi ini.Ketahuilah langit dan bumi ada bukan dengan sendirinya,tetapi langit dan bumi ada karena tercipta oleh-&lt;strong&gt;Nya&lt;/strong&gt;.Dan kita seharusnya selalu bersyukur dengan apa yang telah diberikan oleh-&lt;strong&gt;Nya&lt;/strong&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Oh pengembara,apa yang kita lihat dengan keburukan adalah sebuah tidur yang sangat dibutuhkan oleh hasrat kekuatan kita.Manusia tidak akan kembali hidup kecuali melalui kematian dan Cinta akan tumbuh kecuali setelah perpisahan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lelaki tua itu mengulurkan tangannya dan berkata,”Goyangkanlah tanganku,oh pengembara.” Dan ia menggoyangkan tangannya serta melihat kedamaian di balik tabir sorotan matanya.Lalu lelaki tua itu berkata lagi kepadanya,”Selamat mengembara ,oh pemuda,selamat mengembara.Sampai bertemu lagi,oh pengembara,sampai bertemu lagi.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan lelaki tua itu menghilang seperti laju cahaya,lalu diikuti oleh domba-domba di tengah padang rumput yang mulai menghilang mengikuti penggembalanya.Lalu ia berkata dalam kesendiriannya,”Lelaki tua itu bukan saja dapat mendengar suara-suara langit,tetapi ia juga dapat mendengar suara-suara bumi.Akankah di sana ada pertemuan yang lain lagi dengannya?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;“Dialah Allah Yang Menciptakan,Yang mengadakan,Yang membentuk rupa,Yang mempunyai nama-nama yang paling baik.Bertasbih kepadaNya apa yang ada di langit dan di bumi.Dan Dialah Yang Mahaperkasa lagi Mahabijaksana” Al Hasyr : 24&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;...............Kisah ini akan terus berlanjut..........................akan terus berlanjut................................................................ dan akan terus berlanjut...................................................... &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/607985881017074820-6702034765428636882?l=melankolisyangsempurna.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/feeds/6702034765428636882/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=607985881017074820&amp;postID=6702034765428636882' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/6702034765428636882'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/6702034765428636882'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/2009/01/sebuah-mimpi-dan-impian-dari-sebuah.html' title='Sebuah Mimpi Dan Impian Pada Sebuah Pencarian VI'/><author><name>AKU SI MELANKOLIS SEMPURNAKAH?</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11608552433812970293</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SSJXDHZhEwI/AAAAAAAAAAM/y0ufbGCfe60/S220/DSC_0024.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SWcvz7HtT4I/AAAAAAAAAHU/1sVUqFygvvg/s72-c/images96.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-607985881017074820.post-2246479240865503443</id><published>2009-01-05T23:55:00.000-08:00</published><updated>2009-01-06T01:05:56.321-08:00</updated><title type='text'>Nisan-nisan Dan Palestina</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SWMPkbjBs2I/AAAAAAAAAG8/g-LEG2xIRvI/s1600-h/kuburan.gif"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5288087506007470946" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 148px; CURSOR: hand; HEIGHT: 320px" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SWMPkbjBs2I/AAAAAAAAAG8/g-LEG2xIRvI/s320/kuburan.gif" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;Kami&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; tinggal di sebuah negeri(Palestina) yang dihuni oleh manusia-manusia sederhana yang berharap dapat tumbuh di negerinya yang damai.Namun negeri kami berbatasan dengan negeri(Israel) yang dihuni oleh manusia-manusia yang lebih maju yang hidup tanpa mempunyai kemuliaan,dan kabut-kabut keangkuhan menyelimuti mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mimpi-mimpi indah yang pernah menyelimuti dalam setiap tidur kami telah buyar laksana halimun.Di negeri(Israel) mereka rudal-rudal bergulung-gulung laksana badai,mengamuk laksana gelombang tsunami,bernapas laksana letusan gunung berapi,meruntuhkan negeri kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Takdir apa yang akan membawa kami pada dunia di akhir perjuangan kami?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akankah seorang ayah kembali bekerja untuk memeras keringatnya di mana Kematian telah memeras habis keringatnya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akankah gembala akan menggembalakan ternaknya di padang rumput yang telah disiangi oleh ranjau?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akankah seorang ahli ibadah berlutut di dalam sebuah masjid yang telah rata dengan tanah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akankah seorang pemusik memetik dawai-dawai harpanya di malam sunyi yang diiringi oleh teror?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akankah seorang ibu saat membuai bayinya,membayangkan resiko di hari esok dapat menyanyikan lagu ninabobok?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dapatkah para kekasih bertemu dan saling berbagi senyuman di medan pertempuran yang masih sengit dengan asap bom?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akankah batu-batu nisan akan menggantikan bunga-bunga mawar sebagai penghias bumi dengan pakaiannya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Takdir apakah yang akan ditimpakan pada negeri kami?Akankah negeri kami terhampar di antara sarang serigala dan liang singa?Akankah fajar sang Waktu dapat merekah kembali di puncak Palestina?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa kali kami bertanya pada jiwa kami tentang pertanyaan-pertanyaan ini.Namun jiwa kami bisu seperti takdir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rakyat negeri manakah dari negeri-negeri kalian yang masih dapat tersenyum melihat negeri kami di bawah aturan negeri biadab(Israel) dan teracuni dengan air mata dari janda-janda dan anak-anak yatim?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dunia telah kembali pada kekejaman.Dan kami adalah laksana tumbal dari kekejaman itu.Tidak ada yang dapat menarik kami dari belenggu-belenggu mereka kecuali mesin-mesin penghancur dan teknik-teknik pembantaian yang kian merajalela membawa ruh-ruh kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan terhadap semua kesengsaraan ini kami coba bertahan dalam tangan-tangan besi mereka(Israel) untuk mencapai tujuan dan cita-cita mereka yang hampir tak terelakkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aliran darah kami akan berubah menjadi sungai-sungai susu,air mata kami akan mengembuni bumi hingga membawa keharuman bebungaan yang berseri.Dan jiwa-jiwa kami beranjak dari negeri kami menjelma menjadi sang Pagi di balik cakrawala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nisan-nisan kami akan datang,namun kalian takkan menemukannya hanya dengan bantuan air mata kalian.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/607985881017074820-2246479240865503443?l=melankolisyangsempurna.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/feeds/2246479240865503443/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=607985881017074820&amp;postID=2246479240865503443' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/2246479240865503443'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/2246479240865503443'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/2009/01/nisan-nisan-dan-palestina.html' title='Nisan-nisan Dan Palestina'/><author><name>AKU SI MELANKOLIS SEMPURNAKAH?</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11608552433812970293</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SSJXDHZhEwI/AAAAAAAAAAM/y0ufbGCfe60/S220/DSC_0024.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SWMPkbjBs2I/AAAAAAAAAG8/g-LEG2xIRvI/s72-c/kuburan.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-607985881017074820.post-5579103330146354338</id><published>2009-01-03T23:52:00.000-08:00</published><updated>2009-01-04T01:24:27.328-08:00</updated><title type='text'>Palestina Di Kegelapan Malam</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SWB10Lh7YXI/AAAAAAAAAGs/SSqVsbQaJ7M/s1600-h/bom_gaza_300_0.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5287355501841703282" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 300px; CURSOR: hand; HEIGHT: 201px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SWB10Lh7YXI/AAAAAAAAAGs/SSqVsbQaJ7M/s320/bom_gaza_300_0.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;Di kegelapan malam &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;kami memanggil seseorang,dan menangis minta tolong,sementara Iblis-iblis Zionis berdiri di tengah-tengah dengan bentangan sayap hitamnya di atas kami,dengan tangan-tangan besinya,menghancurkan jiwa-jiwa kami tanpa pilih kasih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di kegelapan malam,para Zionis melangkah dan kami hanya bisa diam dengan ketakutan dan erangan.Belum ada seorang pun dari kami mampu menghentikan prosesi yang begitu biadab yang mengakhiri harapan anak-anak negeri kami yang tak berdosa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di kegelapan malam,para Zionis melangkah dan kami hanya bisa diam dengan ketakutan dan erangan.Dan ketika mereka(Zionis) mengeluarkan cakar dan taringnya,beratus-ratus jiwa tergeletak berjejer pada kedua sisi jalan itu.Dan mereka yang tergeletak,tidur dan tidak pernah bangun lagi.Dan kami melangkahkan pijakan kaki dan pergi penuh ketakutan di dalam rasa takut akan kepastian untuk bergabung dengan mereka yang telah terlebih dulu masuk ke dalam tidur abadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kegelapan malam,para Zionis melangkah dan kami hanya bisa diam dengan ketakutan dan erangan.Ayah memanggil putranya,ibu memanggil anak-anaknya,namun kepedihan dan siksaan lapar merundung mereka.Para Zionis tidak merasakan kepedihan atau tersiksa oleh lapar,tetapi mereka melahap jiwa-jiwa dan tubuh-tubuh kami,meminum darah dan air mata kami dan tidak pernah kenyang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada bagian malam pertama diiringi rentetan suara mortir,dan dentuman suara rudal yang meremah Gaza,seorang anak memanggil ibunya dengan berkata,”Aku takut,Bu,” dan ibu itu menyahut,”Tunggu sebentar anakku,sebentar lagi berakhir.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada malam bagian kedua masih diiringi rentetan suara mortir,dan dentuman suara rudal yang meremah Gaza,anak itu mengulangi lagi,”Aku takut ,Bu,” dan ibu itu menyahut,”Tunggu sebentar anakku,sebentar lagi berakhir.”Lalu ia menghampiri anaknya dan mereka saling berpelukan erat dalam tangis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada malam bagian ketiga Kematian menuju tidur abadi membawa ibu dan anak itu.Rudal dari sayap-sayap kegelapan para Zionis menghantam rumah ibu dan anak itu,dan mereka berdua pun tidur dalam keabadian di atas pembaringannya terkubur dalam runtuhan puing-puing rumahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kegelapan malam,para Zionis melangkah dan kami hanya bisa diam dengan ketakutan dan erangan.Seorang kakek menatap mereka(Zionis) dengan tatapan kosong,lalu mengangkat&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#33ff33;"&gt;&lt;span style="color:#33cc00;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;tangannya ke arah Surga dengan berteriak dalam kerentaannya&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;,”Asyhaduallaailahaillaulaah.. Wa&lt;/span&gt; &lt;span style="color:#ff0000;"&gt;asyhaduannaamuhammadaraasuulullaah….. Allahhu Akbar.. Allahhu Akbar.. Allahhu Akbar..”&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;dan ia pun langsung tergeletak tertembak seperti burung terhunus oleh peluru senjata pemburu yang tidak mempunyai belas kasihan.Dan kematian menatap dan memperdaya kakek itu,membawanya tidur dalam keabadian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;Oh,kalian(Negara-negara Merdeka) &lt;span style="color:#ffffff;"&gt;yang berjalan dalam cahaya siang,kami memanggil kalian dari kegelapan malam tanpa akhir.Apakah kalian mendengar tangisan kami?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah kalian juga merasakan kesengsaraan-kesengsaraan kami?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Haruskah kami memikirkan kedatangan pertolongan dari kalian?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau haruskah kalian memeluk diri kalian sendiri dalam kedamaian dan kesenangan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang dapat dikerjakan putra-putra cahaya (merdeka) yang seiman untuk putra-putra kegelapan yang juga seiman?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;Kami ikhlas kematian menguburkan negeri kami bila kehendak Tuhan(Allah SWT) akan terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#33ff33;"&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;Ya,biarkan kehendak Tuhan(&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Allah SWT&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;) akan terjadi.Tetapi dapatkah kalian membangkitkan di&lt;/span&gt; &lt;span style="color:#ffffff;"&gt;atas diri kalian sendiri sehingga Tuhan(&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Allah SWT&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;) akan menjadikan kalian sebagai alat-&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;strong&gt;Nya&lt;/strong&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;dan menggunakan kalian untuk membantu kami?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kegelapan malam,para Zionis melangkah dan kami hanya bisa diam dengan ketakutan dan erangan.Ayah memanggil putranya,ibu memanggil anak-anaknya,namun kepedihan dan siksaan lapar merundung mereka.Dan ketika suara-suara kami bercampur bersama dalam tidur yang abadi menuju hati surga,para Zionis tertawa,kemudian mengejek mayat-mayat kami dan pergi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;مَا مِنْ امْرِئٍ يَخْذُلُ امْرَأً مُسْلِمًا فِي مَوْضِعٍ تُنْتَهَكُ فِيهِ حُرْمَتُهُ وَيُنْتَقَصُ فِيهِ مِنْ عِرْضِهِ إِلَّا خَذَلَهُ اللَّهُ فِي مَوْطِنٍ يُحِبُّ فِيهِ نُصْرَتَهُ. وَمَا مِنْ امْرِئٍ يَنْصُرُ مُسْلِمًا فِي مَوْضِعٍ يُنْتَقَصُ فِيهِ مِنْ عِرْضِهِ وَيُنْتَهَكُ فِيهِ مِنْ حُرْمَتِهِ إِلَّا نَصَرَهُ اللَّهُ فِي مَوْطِنٍ يُحِبُّ نُصْرَتَه" أخرجه أبو داود، والإمام أحمد في مسنده.&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;“Tidaklah seseorang yang membiarkan seorang Muslim di tempat dimana kehormatannya dilanggar dan dilecehkan, kecuali Allah akan membiarkannya di tempat yang ia menginginkan pertolongan-Nya di sana. Tidaklah seseorang menolong seorang Muslim di tempat yang kehormatannya dilanggar kecuali Allah akan menolongnya di tempat yang menginginkan ditolong oleh-Nya,” (Abu Daud dan Imam Ahmad). (bn-bsyr)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/607985881017074820-5579103330146354338?l=melankolisyangsempurna.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/feeds/5579103330146354338/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=607985881017074820&amp;postID=5579103330146354338' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/5579103330146354338'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/5579103330146354338'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/2009/01/palestina-di-kegelapan-malam.html' title='Palestina Di Kegelapan Malam'/><author><name>AKU SI MELANKOLIS SEMPURNAKAH?</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11608552433812970293</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SSJXDHZhEwI/AAAAAAAAAAM/y0ufbGCfe60/S220/DSC_0024.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SWB10Lh7YXI/AAAAAAAAAGs/SSqVsbQaJ7M/s72-c/bom_gaza_300_0.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-607985881017074820.post-6384192671685646826</id><published>2009-01-02T00:14:00.000-08:00</published><updated>2009-01-02T00:29:40.044-08:00</updated><title type='text'>Pintu Hati...</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SV3PhI5WK_I/AAAAAAAAAGM/9-W_FTooCxc/s1600-h/pembecicek.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5286609705833475058" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 300px; CURSOR: hand; HEIGHT: 200px" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SV3PhI5WK_I/AAAAAAAAAGM/9-W_FTooCxc/s320/pembecicek.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#ffccff;"&gt;Kau bertanya padaku,”Cintaku,kapankah aku dapat mencapai pintu hatimu?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengarkan,aku menjawab,&lt;br /&gt;“Kau dapat mendekati pintu hatiku tatkala kau merasakan bahwa aku adalah ruang keterbatasan dan laut tanpa pantai,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah sungai panjang yang tak pernah terpuaskan oleh air yang mengalirinya,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah senandung dari angin tenang yang berhembus,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah pohon yang berbunga dan terkadang telanjang di Musim Kemarau,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah pengembara yang menyusuri jalan berliku,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah tanah subur yang retak oleh sinar ultraviolet,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kau merasakan semua itu,kau telah siap mencapai separuh jalan menuju pintu hatiku.Dalam mencapai tujuanmu,kau harus merasa bahwa akulah seorang anak yang masih memikul tanggungjawab pada keluargaku,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang anak yang sedang mencari Cintanya,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang anak dalam pergulatan masa silam melawan masa lalunya,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang anak yang mencari cahaya di dalam rumah peribadatan,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang anak yang mempunyai jiwa dungu yang sering tersandung hanya dengan kerikil kecil,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang anak dengan gigi-gigi dan cakar-cakar nafsunya,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang anak yang terjerat oleh kebencian takdir hidupnya,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang anak dengan syair-syairnya yang bergelantungan di langit tatkala malam tiba,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kau dapat melihat itu semua dalam diriku,dan pandanganmu mampu tak beralih,maka pengertianmu tentang segala sesuatu ini dapat membawa dirimu masuk dan mencapai pintu hatiku dan menjelma menjadi sebuah cahaya yang selalu menerangi jiwaku."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/607985881017074820-6384192671685646826?l=melankolisyangsempurna.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/feeds/6384192671685646826/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=607985881017074820&amp;postID=6384192671685646826' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/6384192671685646826'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/6384192671685646826'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/2009/01/pintu-hati.html' title='Pintu Hati...'/><author><name>AKU SI MELANKOLIS SEMPURNAKAH?</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11608552433812970293</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SSJXDHZhEwI/AAAAAAAAAAM/y0ufbGCfe60/S220/DSC_0024.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SV3PhI5WK_I/AAAAAAAAAGM/9-W_FTooCxc/s72-c/pembecicek.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-607985881017074820.post-7978693412638495432</id><published>2009-01-01T02:45:00.000-08:00</published><updated>2009-01-01T03:00:56.960-08:00</updated><title type='text'>Bisikan...</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SVyfC6Q34II/AAAAAAAAAF8/8UibCLscTC8/s1600-h/cehennem.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5286274934974701698" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 300px; CURSOR: hand; HEIGHT: 225px" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SVyfC6Q34II/AAAAAAAAAF8/8UibCLscTC8/s320/cehennem.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;Malam&lt;/span&gt; tiba dan Kelelapan membentangkan selimutnya di atas bumi.,aku beranjak dari tempat tidurku dan berjalan ke arah lautan dan berkata,”Laut memanggilku dan di dalam panggilannya terdapat pesan untuk jiwaku yang belum tertidur".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika aku sampai di pantai,kabut gunung telah mencapai daerah itu laksana selubung yang menghiasi wajah cantik pengantin wanita.Aku menatap gelora ombak dan memanjatkan doa pada Kekuasaan Abadi yang berada di atas langit sana,terkadang muncul dengan berlari bersama badai,bersama gunung berapi,dan tersenyum melalui bibir-bibir halilintar yang menggelegar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian kulihat seorang wanita berambut panjang berpakaian putih duduk di atas bebatuan karang.Aku langkahkan kaki ke arahnya dan beberapa langkah dari wanita itu,aku terhenti seolah dipengaruhi oleh kekuatan gaib.Kemudian wanita itu berdiri dan tiba-tiba sebuah suara muncul dari kedalaman lautan,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hidup tanpa ibadah laksana pohon tanpa bunga dan buah.Dan ibadah tanpa keikhlasan adalah laksana bunga tanpa keharuman dan buah tanpa biji.Hidup,ibadah,dan keikhlasan adalah tiga perkara dalam satu,yang tak bisa dipisahkan atau diubah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidup tanpa dosa adalah laksana musim tanpa Musim Semi.Dan dosa tanpa pertobatan adalah laksana Musim Semi di padang pasir yang gersang.Hidup,dosa,dan pertobatan adalah tiga perkara dalam satu,yang tak bisa dipisahkan atau diubah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidup tanpa Cinta adalah laksana tubuh tanpa jiwa,dan Cinta tanpa ketulusan adalah laksana jiwa yang bingung.Hidup,Cinta,dan ketulusan adalah tiga perkara dalam satu,yang tak bisa dipisahkan atau diubah.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian wanita itu berkata,&lt;br /&gt;“Yang mengagungkan Ibadah&lt;br /&gt;Yang menciptakan dosa&lt;br /&gt;Yang merasakan Cinta&lt;br /&gt;Adalah tiga perwujudan manusia&lt;br /&gt;Dan manusia adalah ungkapan&lt;br /&gt;Dari kecerdasan Alam Semesta.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat itu pula Kesunyian bercampur dengan buih-buih air laut yang tak tampak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku menutup mataku dan merenungkan gema-gema dari perkataan-perkataan yang baru saja kudengar,tatkala kubuka mataku tak kulihat apa pun kecuali lautan yang terlingkupi oleh kabut.Aku berjalan ke arah batu karang di mana wanita berambut panjang itu duduk,namun tak kulihat apa pun,hanya gumpalan asap dupa yang berpilin ke arah surga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/607985881017074820-7978693412638495432?l=melankolisyangsempurna.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/feeds/7978693412638495432/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=607985881017074820&amp;postID=7978693412638495432' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/7978693412638495432'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/7978693412638495432'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/2009/01/bisikan.html' title='Bisikan...'/><author><name>AKU SI MELANKOLIS SEMPURNAKAH?</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11608552433812970293</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SSJXDHZhEwI/AAAAAAAAAAM/y0ufbGCfe60/S220/DSC_0024.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SVyfC6Q34II/AAAAAAAAAF8/8UibCLscTC8/s72-c/cehennem.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-607985881017074820.post-5286233784172075935</id><published>2008-12-31T00:42:00.000-08:00</published><updated>2008-12-31T01:57:00.710-08:00</updated><title type='text'>Sang Cahaya</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SVsw-ho6pSI/AAAAAAAAAFs/MFBlHx2k8KI/s1600-h/Sang+Cahaya.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5285872438389417250" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 87px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SVsw-ho6pSI/AAAAAAAAAFs/MFBlHx2k8KI/s320/Sang+Cahaya.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#cccccc;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;Aku&lt;/span&gt; dilahirkan bersama cahayaNya dan cahaya cintaNya;jiwaku pun selalu bersama dekapan cahayaNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika aku terbangun di pagi hari,kutemukan cahayaNya menyatu bersama sinar mentari pagi masuk ke dalam kamar ku melalui celah-celah jendela memberikan kehangatan yang begitu nyaman,kulihat cahayaNya dengan cahaya cinta yang penuh seribu makna,penuh keindahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika aku duduk di dekat jendela,kuturunkan selimut dari tubuhku dan kunikmati secangkir teh hangat.Tampak Sang Cahaya hadir di hadapanku menatapku,tersenyum,lalu menatapku lagi.Di mataNya kulihat minatNya untuk membawaku pergi menuju istanaNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika aku pergi ke taman untuk membaca,Sang Cahaya mengikutiku,berbisik di telingaku dan menerangkan kepekaan otakku.Ketika aku mencoba menangkap cahayaNya Dia tertawa perlahan dan segera pergi ke tengah-tengah arus angin,dalam sebuah hembusan tanpa kata dengan berjuta makna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika aku ingin pergi jauh dengan menaiki pesawat terbang,Sang Cahaya berdiri di pintu pesawat mempersilakan aku untuk masuk dengan penumpang-penumpang lainnya yang berwajah gelap.Mereka tidak menyadari keberadaanNya,namun Dia menyinari wajah-wajah mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika aku mendatangi majelis-majelis ilmu untuk belajar,kutemukan Sang Cahaya sedang duduk bersila di tengah-tengah majelis dengan memakai pakaian Kebenaran dalam selubung sutera dan Kemuliaan dalam keindahan jubah-jubahNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kunjunganku ke tempat ibadah yang suci,Dia ada di sana,duduk di singgasana,dengan mahkota dan tongkat kekuasaan yang bersinar di tanganNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat senja tiba,aku pulang,kutemukan Dia di sana.Di langit-langit Dia berjalan beriringan dengan awan-awan putih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendek kata,Sang Cahaya kutemukan di mana-mana;di dalam dan di luar langit,di daratan dan di bawah tanah,pada sayap-sayap kegelapan dan di atas gelombang-gelombang samudra,dalam hutan dan gua-gua yang kosong,dan puncak-puncak gunung yang tak bercahaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Sang Cahaya memiliki kemurahan hati pada jiwaku dan memberikan cahanyaNya untuk dapat membawaku menuju istanaNya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adakah di bumi ini seseorang yang tidak mau memuja Dirinya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adakah seseorang di antara mereka yang tidak bisa melihat seberkas cahayaNya yang begitu terang?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah mengekspresikan kekagumanku tentang Keagungan Sang Cahaya,aku menemukan diriku sendiri seperti seorang dokter yang tidak dapat menyembuhkan dirinya sendiri.Aku melarikan diri dari kegelapan namun ternyata aku adalah salah satu bagian dari kegelapan itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akankan Sang Cahaya mau menghapus kegelapan jiwaku dengan sinarNya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini aku begitu bahagia,Sang Cahaya mencoba menempatkanku dalam dunia Perenungan,Kebenaran,dan Kasih Sayang,dengan setitik cahaya yang Dia berikan dalam jiwaku yang gelap.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Catatan : Cahaya itu adalah makhluk bukan Dia(Allah SWT),cahaya yang memberi bentuk sesuatu di alam semesta,tetapi bukan pencipta bentuk,dan biasanya Hidayah dikirim melalui cahaya,milikNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/607985881017074820-5286233784172075935?l=melankolisyangsempurna.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/feeds/5286233784172075935/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=607985881017074820&amp;postID=5286233784172075935' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/5286233784172075935'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/5286233784172075935'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/2008/12/sang-cahaya.html' title='Sang Cahaya'/><author><name>AKU SI MELANKOLIS SEMPURNAKAH?</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11608552433812970293</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SSJXDHZhEwI/AAAAAAAAAAM/y0ufbGCfe60/S220/DSC_0024.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SVsw-ho6pSI/AAAAAAAAAFs/MFBlHx2k8KI/s72-c/Sang+Cahaya.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-607985881017074820.post-2816737459286201907</id><published>2008-12-29T23:12:00.000-08:00</published><updated>2008-12-29T23:32:49.145-08:00</updated><title type='text'>Aku dan Penyair</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SVnKOCktosI/AAAAAAAAAFk/VYlK9p9tQ4M/s1600-h/aku+dan+penyair.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5285477980253823682" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 90px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SVnKOCktosI/AAAAAAAAAFk/VYlK9p9tQ4M/s320/aku+dan+penyair.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;Jika &lt;/span&gt;&lt;span style="color:#ccffff;"&gt;aku sedang menghayalkan untaian syair-syair yang akan aku gubah,dan mantra puisi-puisi yang aku rangkaikan suatu saat akan menjadi tali pengekang bakat, dan aku pun akan merobek-robek manuskrip ku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku sedih mendengar bahasa ruhku mengoceh dengan lidah-lidah yang tinggi. Dia terkadang membunuh jiwaku untuk menelusuri perenungan-perenungan yang mengalir di atas pena-pena yang sering kali kertas-kertas di bawah pena itu menolak tinta yang akan mencorengnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam lembah kehinaan selalu ku temukan sebuah kesendirian.Katakanlah bahwa aku adalah salah satu bagian dari khalayak yang dapat melihat matahari dalam sebuah malam dengan gerhananya.Alangkah bahagianya…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puisi,sahabatku tersayang,adalah sebuah inkarnasi suci dari sebuah senyuman yang tulus.Puisi adalah sebuah dekapan panjang yang mengeringkan air mata.Puisi hidup mendiami jiwa,dan makanannya adalah hati,dan minumannya adalah kasih sayang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika ruh para penyair melihatku dari atas surga keabadian,aku yakin mereka akan menghampiriku dan menghias pikiranku dengan mutiara-mutiara pikiran mereka dan menghias jiwaku dengan permata-permata jiwa mereka.Puisi-puisi mereka seperti air laut yang menguap menjadi gumpalan-gumpalan awan putih di langit,lalu bersamaan dengan suara gemuruh turun ke bumi memberikan keteduhan bagi jiwa-jiwa yang telah terbakar oleh teriknya emosi-emosi kehidupan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan aku,bukan penyair tulen,maafkan aku.Aku baru masuk ke dalam Dunia Baru di mana para penyair telah berlari secepat kilat dengan puisi-puisinya,tetapi aku dan puisiku sedang merangkak menuju ke sebuah napas kehidupan yang kekal.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/607985881017074820-2816737459286201907?l=melankolisyangsempurna.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/feeds/2816737459286201907/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=607985881017074820&amp;postID=2816737459286201907' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/2816737459286201907'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/2816737459286201907'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/2008/12/aku-dan-penyair.html' title='Aku dan Penyair'/><author><name>AKU SI MELANKOLIS SEMPURNAKAH?</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11608552433812970293</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SSJXDHZhEwI/AAAAAAAAAAM/y0ufbGCfe60/S220/DSC_0024.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SVnKOCktosI/AAAAAAAAAFk/VYlK9p9tQ4M/s72-c/aku+dan+penyair.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-607985881017074820.post-5308488657809471628</id><published>2008-12-29T00:31:00.000-08:00</published><updated>2008-12-29T00:40:26.030-08:00</updated><title type='text'>renungan ONLY II</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:130%;color:#ff0000;"&gt;Betapa besarnya nilai uang kertas senilai Rp.100.000 apabila dibawa ke masjid untuk disumbangkan; tetapi betapa kecilnya kalau dibawa ke Mall untuk dibelanjakan!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;Betapa lamanya melayani Allah SWT selama lima belas menit namunbetapa singkatnya kalau kita melihat film.betapa sulitnya untuk mencari kata-kata ketika berdoa (spontan) namunbetapa mudahnya kalau mengobrol atau bergosip dengan pacar / temantanpa harus berpikir panjang-panjang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ffff66;"&gt;Betapa asyiknya apabila pertandingan bola diperpanjang waktunya ekstra namun kita mengeluh ketika khotbah di masjid lebih lama sedikit daripada biasa.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ffff66;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ff33;"&gt;Betapa sulitnya untuk membaca satu lembar Kitab Suci tapi betapa mudahnya membaca 100 halaman dari novel yang laris.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ff33;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Betapa getolnya orang untuk duduk di depan dalam pertandingan atau konser namun lebih senang berada di shaf paling belakang ketika berada di Rumah Ibadah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ccffff;"&gt;Betapa mudahnya membuat 40 tahun dosa demi memuaskan nafsu birahi semata, namun alangkah sulitnya ketika menahan nafsu selama beberapa hari ketika berpuasa . &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ccffff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;Betapa sulitnya untuk menyediakan waktu untuk berdoa; namunbetapa mudahnya menyesuaikan waktu dalam sekejap pada saat terakhir untuk event yang menyenangkan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ccffff;"&gt;Betapa sulitnya untuk mempelajari arti yang terkandung di dalam Kitab Suci; namun betapa mudahnya untuk mengulang-ulangi gosip yang sama kepada orang lain.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Betapa mudahnya kita mempercayai apa yang dikatakan oleh koran namunbetapa kita meragukan apa yang dikatakan oleh Kitab Suci. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ff33;"&gt;Betapa Takutnya kita apabila dipanggil Boss dan cepat-cepat menghadapnya namun betapa kita berani dan lamanya untuk menghadapNya saat waktu beribadah. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ffff66;"&gt;Betapa setiap orang ingin masuk sorga seandainya tidak perlu untuk percaya atau berpikir,atau mengatakan apa-apa,atau berbuat apa-apa.Betapa kita dapat menyebarkan seribu lelucon melalui e-mail, dan menyebarluaskannya dengan FORWARD seperti api; namun kalau ada mail yang isinya tentang Keagungan Allah betapa seringnya kita ragu-ragu, enggan membukanya dan mensharingkannya, serta langsung klik pada icon DELETE. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ffff66;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;ANDA TERTAWA ...? atau ANDA BERPIKIR-PIKIR. ..?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Sebar luaskanlah Sabda-Nya, bersyukurlah kepada ALLAH, YANG MAHA MENGETAHUI, MENDENGAR, PENGASIH DAN PENYAYANG.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/607985881017074820-5308488657809471628?l=melankolisyangsempurna.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/feeds/5308488657809471628/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=607985881017074820&amp;postID=5308488657809471628' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/5308488657809471628'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/5308488657809471628'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/2008/12/renungan-only-ii.html' title='renungan ONLY II'/><author><name>AKU SI MELANKOLIS SEMPURNAKAH?</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11608552433812970293</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SSJXDHZhEwI/AAAAAAAAAAM/y0ufbGCfe60/S220/DSC_0024.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-607985881017074820.post-1679957853949307653</id><published>2008-12-26T21:31:00.000-08:00</published><updated>2008-12-26T21:45:53.178-08:00</updated><title type='text'>Rogo Sukmo I</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SVW-ve_c-cI/AAAAAAAAAFM/1950pQAU57s/s1600-h/meteoryagmuru.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5284339460771477954" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 250px; CURSOR: hand; HEIGHT: 197px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SVW-ve_c-cI/AAAAAAAAAFM/1950pQAU57s/s320/meteoryagmuru.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;“Allah (Pemberi) cahaya (kepada) langit dan bumi… Cahaya di atas cahaya (berlapis-lapis),Allah membimbing kepada cahayaNya siapa yang Dia kehendaki,dan Allah membuat perumpamaan-perumpamaan bagi manusia,dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.” An Nuur : 35&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#ffcc33;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;Begitu sempurnanya&lt;/span&gt; bulan purnama dengan bulatan penuh menjadi lencana pada gelapnya seragam sang malam,cahaya peraknya berkilau melapisi kegelapan pegunungan maupun samudra.Dan disaat itu pula Purnama bertengger tepat di atas ubun-ubun kepala manusia yang terjaga dari tidurnya,mereka-mereka yang beruntung karena telah merelakan waktu tidurnya untuk bertualang kesebuah tempat di mana hanya ada cahaya terang,dan diantara rajutan-rajutan cahaya terang itu terdapat pasak-pasak yang akan mengokohkan tiang-tiang keimanan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada sebuah kota pelajar yang di dalamnya terdapat begitu banyak ahli-ahli pikir hebat,seorang pemuda duduk bersila di kamarnya setelah mengerjakan beberapa rakaat sholat malam dan membasahai sajadahnya dengan bulir-bulir air matanya karena merasa tak mampu menghitung jumlah kenikmatan yang diberikan oleh&lt;span style="color:#ffcc33;"&gt;&lt;strong&gt;Nya&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; pada dirinya.Di pojok kamarnya terdapat tungku kecil terbuat dari keramik yang di dalamnya terdapat api lilin yang memanasi wadah keramik di atas tungku berisikan minyak lavender yang akhirnya menguap memancarkan semerbak keharuman bunga lavender ke seluruh ruang kamarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Matanya terpejam menghindari cahaya semu yang terpancar dari lampu-lampu listrik kehidupan,pendengarannya ia tulikan dari suara-suara tawa dan tangisan para pemain sandiwara kehidupan,mulutnya terkunci rapat menahan alphabet-alphabet yang akan merangkai kata-kata tak bermakna,hanya panca indra jiwanya yang dapat melihat,mendengar,dan berucap akan kemulian dari sebuah &lt;strong&gt;Keagungan Zat&lt;/strong&gt; di ujung cahaya keabadian sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan pada detik-detik yang telah ditentukan sukmanya pun terlepas sejenak dari raganya yang hanya terbuat dari tanah yang tercipta dari air yang terpancar yang keluar dari antara tulang sulbi dan tulang dada.Sukmanya kini berada pada sebuah jalan yang diterangi oleh cahaya keabadian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di atas jalan itu ia dapat melihat bumi di waktu malam yang begitu luhur selalu tunduk dan taat pada &lt;strong&gt;Kemuliaan Penciptanya&lt;/strong&gt;.Bumi yang begitu elok terselubungi oleh bayangan-bayangan makhluk yang mempesona maupun makhluk yang memakai topeng karena sebuah ketidakjelasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di atas jalan itu ia dapat melihat dataran-dataran yang terhampar luas,serta gunung-gunung berbatu yang menjulang tinggi;di atas gunung dapat ia lihat lembah-lembah dan gua-gua yang tetap tenang dengan semua rahasia-rahasianya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di atas jalan itu ia dapat melihat kelemahan dan kekuatan serta kesederhanaan dan kesombongan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di atas jalan itu ia dapat melihat lautan yang berbicara melalui desiran ombak dan air pasangnya yang diekori oleh sungai-sungai panjang yang diikuti oleh anak-anaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di atas jalan itu ia dapat melihat nafsu-nafsu yang keluar dari pintu-pintu setiap jiwa yang belum tertidur bersamaan berdenyutnya jantung-jantung yang terpasang pada tubuh mereka;dan kedamaian-kedamaian yang terkurung oleh mimpi dari setiap jiwa-jiwa yang lelap dalam tidurnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di atas jalan itu ia dapat melihat awal dari sebuah kehidupan dari tangisan-tangisan bayi yang keluar dari lubang rahim dengan bermandikan darah bercampur rintihan dari makhluk yang di bawah telapak kakinya terdapat pintu surga;dan kematian dari rintihan jiwa-jiwa yang merasakan nyawanya tercabut oleh tangan-tangan Malaikat,dengan wajah-wajah pucat seperti ditaburi oleh debu-debu keabadian yang takkan pernah bisa terhapus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di atas jalan itu ia dapat menatap bintang-gemintang yang tersenyum padanya.Sehingga dicampakkan belenggunya,karena ia ketahui tempat kediaman jiwa adalah dalam angkasa&lt;strong&gt;Nya&lt;/strong&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan pendangannya yang telah dirasuki oleh kedalaman hidup,dan pendengarannya yang telah dibisiki oleh suara-suara penjaga surga,sukmanya terus melangkah menuju &lt;strong&gt;Sumber&lt;/strong&gt; &lt;strong&gt;Cahaya&lt;/strong&gt; yang telah mengangkat jiwanya dari kedalaman raganya serta mengajarkan matanya untuk melihat dan telinganya untuk mendengar dan bibirnya untuk berbicara dan hatinya untuk mencintai.Kelembutan jari-jemari&lt;strong&gt;Nya&lt;/strong&gt; yang menyentuh buah pikirnya dan perenungannya mengalir laksana gelora arus,membara laksana sebuah obor,untuk dapat mengikuti &lt;strong&gt;Dia&lt;/strong&gt; hingga jiwanya menjadi sebuah jiwa dari jiwa&lt;strong&gt;Nya&lt;/strong&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;Perjalanan Rogo Sukmo akan terus berlanjut karena sumber dari cahaya itu adalah Dia yang tidak mempunyai batas dan tiada keterbatasan........................&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/607985881017074820-1679957853949307653?l=melankolisyangsempurna.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/feeds/1679957853949307653/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=607985881017074820&amp;postID=1679957853949307653' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/1679957853949307653'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/1679957853949307653'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/2008/12/rogo-sukmo-i.html' title='Rogo Sukmo I'/><author><name>AKU SI MELANKOLIS SEMPURNAKAH?</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11608552433812970293</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SSJXDHZhEwI/AAAAAAAAAAM/y0ufbGCfe60/S220/DSC_0024.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SVW-ve_c-cI/AAAAAAAAAFM/1950pQAU57s/s72-c/meteoryagmuru.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-607985881017074820.post-3739957145868907387</id><published>2008-12-25T23:40:00.000-08:00</published><updated>2008-12-26T00:12:26.941-08:00</updated><title type='text'>renungan ONLY..........</title><content type='html'>&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:180%;color:#3333ff;"&gt;1 tamparan untuk 3 pertanyaan&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#33ff33;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#33ff33;"&gt;Ada seorang pemuda yang lama sekolah di luar negeri, kembali ke tanahair.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#33ff33;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#33ff33;"&gt;Sesampainya di rumah ia meminta kepada orang tuanya untuk mencari seorang guru agama, kiyai atau siapa saja yang bisa menjawab 3 pertanyaannya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#33ff33;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Akhirnya orang tua pemuda itu mendapatkan orang tersebut, seorang kiyai.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#ffff66;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#ffff66;"&gt;Pemuda : Anda siapa Dan apakah bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan saya?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#ffff66;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;Kiyai : Saya hamba Allah dan dengan izin-Nya saya akan menjawab pertanyaan anda.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#ffff66;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#ffff66;"&gt;Pemuda: Anda yakin? Sedangkan Profesor dan banyak orang yang pintar tidak mampu menjawab pertanyaan saya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#ffff66;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;Kiyai : Saya akan mencoba sejauh kemampuan saya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#ffff66;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#ffff66;"&gt;Pemuda : Saya ada 3 pertanyaan:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div&gt;1.Kalau memang Tuhan itu ada,tunjukan wujud Tuhan kepada saya.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;2.Apakah yang dinamakan takdir.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;3.Kalau syaitan diciptakan dari api kenapa dimasukan ke neraka yang dibuat dari api, tentu tidak menyakitkan buat syaitan. Sebab mereka memiliki unsur yang sama. Apakah Tuhan tidak pernah berfikir sejauh itu?&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Tiba-tiba kyai tersebut menampar pipi pemuda tadi dengan keras.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#ffff66;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#ffff66;"&gt;Pemuda : (sambil menahan sakit) Kenapa anda marah kepada saya?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;Kiyai : Saya tidak marah...Tamparan itu adalah jawaban saya atas 3 pertanyaan yang anda ajukan kepada saya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#ffff66;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#ffff66;"&gt;Pemuda : Saya sungguh-sungguh tidak mengerti.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;Kiyai : Bagaimana rasanya tamparan saya?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#ffff66;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#ffff66;"&gt;Pemuda : Tentu saja saya merasakan sakit.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;Kiyai : Jadi anda percaya bahawa sakit itu ada?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#ffff66;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#ffff66;"&gt;Pemuda : Ya!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;Kiyai : Tunjukan pada saya wujud sakit itu!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#ffff66;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#ffff66;"&gt;Pemuda : Saya tidak bisa.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;Kiyai : Itulah jawaban pertanyaan pertama...kita semua merasakan kewujudan Tuhan tanpa mampu melihat wujudnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;Kiyai : Apakah tadi malam anda bermimpi akan ditampar oleh saya?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#ffff66;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#ffff66;"&gt;Pemuda : Tidak.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;Kiyai : Apakah pernah terfikir oleh anda akan menerima tamparan dari saya hari ini?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#ffff66;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#ffff66;"&gt;Pemuda : Tidak.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;Kiyai : Itulah yang dinamakan takdir.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;Kiyai : Terbuat dari apa tangan yang saya gunakan untuk menampar anda?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#ffff66;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#ffff66;"&gt;Pemuda : Kulit.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;Kiyai : Terbuat dari apa pipi anda?&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#ffff66;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#ffff66;"&gt;Pemuda : Kulit.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;Kiyai : Bagaimana rasanya tamparan saya?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#ffff66;"&gt;Pemuda: Sakit.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;Kiyai : Walaupun syaitan dijadikan dari api dan neraka juga terbuat dari api, jika Tuhan menghendaki maka neraka akan menjadi tempat&lt;br /&gt;yang menyakitkan untuk syaitan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/607985881017074820-3739957145868907387?l=melankolisyangsempurna.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/feeds/3739957145868907387/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=607985881017074820&amp;postID=3739957145868907387' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/3739957145868907387'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/3739957145868907387'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/2008/12/renungan-only.html' title='renungan ONLY..........'/><author><name>AKU SI MELANKOLIS SEMPURNAKAH?</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11608552433812970293</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SSJXDHZhEwI/AAAAAAAAAAM/y0ufbGCfe60/S220/DSC_0024.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-607985881017074820.post-4633671270520955439</id><published>2008-12-22T02:14:00.000-08:00</published><updated>2008-12-22T02:27:33.299-08:00</updated><title type='text'>Pelukan Terakhir Ibu</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SU9rU7EKajI/AAAAAAAAAE8/3MWqbA1EXrQ/s1600-h/tuscany_139.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5282558895125588530" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 171px; CURSOR: hand; HEIGHT: 275px" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SU9rU7EKajI/AAAAAAAAAE8/3MWqbA1EXrQ/s320/tuscany_139.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#ff99ff;"&gt;Ayahnya meninggal ketika ia dalam buaian,dan ia tumbuh hanya dengan kasih sayang ibunya.Mereka tinggal di dusun kecil pada lereng gunung indah di pulau Jawa bagian timur.Saat kematian ayahnya,dia hanya meninggalkan keluarganya dengan nama yang bagus dan sebuah gubuk yang berdiri di tengah-tengah pepohonan apel.Kematian ayahnya sungguh-sungguh menjadikan piatu dirinya.Ayahnya meninggalkan kekosongan di dalam hatinya yang tidak terpenuhkan.Dia seperti menjadi orang asing di tempat kelahirannya.Setiap hari dia berjalan menggiring domba ke padang rumput.Sementara domba itu merumput dia duduk di bawah sebuah pohon,bernyanyi dengan burung-burung,menangis dengan aliran sungai,dan memandangi bunga-bunga dan kupu-kupu yang berterbangan diatasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia kembali ke rumah setelah matahari telah masuk ke rumahnya di arah barat sana.Lalu makan malam berdua dengan ibunya,makan malam sederhana dengan nasi jagung dan tumisan sayur.Dia tidur di pembaringan yang keras terbuat dari papan-papan kayu jati,tangannya digunakan untuk bantal, belaian tangan ibunya dan doanya adalah seluruh hidupnya yang akan terus terlelap dalam tidurnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika subuh tiba,ibunya akan membangunkannya untuk mengerjakan ritual suci yang tidak boleh ditinggalkan,dan setelah itu dia akan mengerjakan pekerjaan rumah dahulu sebelum dia menggiring domba ke padang rumput.Dia bekerja membereskan rumah sebagaimana pesan ibunya sebelum ibunya pergi ke pasar untuk menjual sedikit hasil ladang mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah,tahun-tahun suram dan membingungkan berlalu,dan dia tumbuh seperti anak pohon.Dalam hatinya ada sesuatu yang merekah,sebuah ketenangan kasih sayang seorang ibu yang begitu tulus,yang dia sendiri terkadang tidak menyadari… seperti kandungan keharuman dalam hati sekuntum bunga.Kasih sayang ibunya seperti tanah luas yang subur di mana pengetahuan ditaburkan tanpa benih dan tanpa makanan disuguhkan,tetapi tumbuh begitu banyak tanaman bunga yang memancarkan keharumannya yang takkan pernah hilang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya dia tinggal di tengah-tengah kegembiraan dari sebuah kota setelah ada seorang dermawan yang mengangkat dirinya sebagai anak yang sempat mengintip kehidupan dia dan ibunya.Di kota ia hidup sebagai seorang anak saudagar kaya yang difasilitasi begitu banyak kemudahan dalam menjalani hidup.Dia hanya dituntut menjadi seorang anak yang patuh dan pintar dalam mengerjakan tugas-tugas sekolahnya,dan dapat menjaga nama baik ayah angkatnya dengan menjaga tradisi kebangsawanan keluarga yang telah terkenal dan terpahat di kota itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika usia delapan belas tahun,jiwanya seperti Kristal bersih yang memantulkan cahaya yang indah,wajahnya yang dulu lucu dan kekanak-kanakan kini telah berubah menjadi wajah pemuda tampan yang sedang mencari celah-celah untuk dapat memasuki tahap kedewasaan dirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari di musim kemarau dia duduk dengan musim hujan,menatap gugurnya dedaunan kuning yang menggunduli pepohonan melalui angin sepoi-sepoi yang berhembus di antara cabang-cabang pohon.Dia mendengar langkah kaki di belakangnya.Berpaling,dia mengamati sesosok wanita separuh baya yang mendekat itu.Seorang wanita dengan wajah yang telah rapuh dirayapi oleh kerutan-kerutan,tubuhnya kurus,wajahnya begitu pucat,pandangannya lembut seperti anak sungai dari sebuah mata air.Sepertinya wanita itu sedang sakit,terlihat tubuhnya yang kurus sedang di gerogoti oleh penyakit yang berat,dan wajahnya terlihat sedang menahan beban yang sepertinya sudah tak mampu ia pikul lagi,wajah seorang ibu yang menahan sakitnya akibat kerinduan yang selalu menyerangnya setiap malam tiba.Wanita itu menyahutku,”Anakku…. Anakku telah tumbuh dewasa dan begitu tampan.” Seperti petir telah menyambar kepalanya,dia tersentak kaget,tubuhnya terasa hangus terbakar,jiwanya luluh lantah berantakan,jantungnya tiba-tiba seperti berhenti berdegup,matanya berkaca-kaca melelehkan air matanya yang telah lama membeku. Tubuhnya bergetar,dia malu kepada dirinya sendiri yang telah meninggalkan ibunya,tidak bisa merawatnya,tidak bisa berbakti kepadanya,bahkan  tidak pernah menjenguk dan memberi kabar sama sekali kepadanya.Dia malu dengan syair-syair indah yang selalu ia tulis setiap malam,tetapi tidak pernah menulis syair-syair indah tentang ibunya.Dia malu dengan nilai-nilai terbaik yang ia peroleh di sekolah padahal nilai terbaik itu adalah kebanggan yang diberikan seorang ibu kepada anaknyaDia malu dengan segala kemewahan yang ia dapat selama ini padahal pelukan dan belaian seorang ibu adalah kemewahan yang tertinggi dalam kehidupan seorang anak.Ekspresinya menjadi lebih lembut,kemudian dia berlari dan memeluk ibunya,sambil berkata,”Ibu…,maafkan anakmu ini….. maafkan anakmu yang telah meninggalkan mu dalam kesendirian,maafkan anakmu yang tidak bisa merawat dan menjagamu,maafkan anakmu yang tidak pernah menjenguk dan memberi kabar kepadamu,maafkan anakmu yang tidak bisa membalas semua kasih sayang mu,maafkan anakmu yang tidak bisa berbakti kepadamu…”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan sebuah kekuatan aneh yang dia rasakan dalam tubuh ibunya,seperti sebuah beban yang begitu berat telah diangkat dari dalam tubuh ibunya.Tubuh ibunya begitu terasa hangat,pelukannya begitu damai.Ketika itu dia mencuri pandang pada wajah ibunya,mata ibunya telah rapat tertutup dengan senyum yang begitu indah.Dia memandang wajah ibunya yang terhangatkan oleh matahari dan pahatan wajahnya terlukis jelas sebuah ketakjuban dan kecintaan yang tak terhingga.Ibunya tak lagi mengucapkan sepatah katapun atau menggerakkan urat-urat maupun otot-otot tubuhnya.Dia rasakan tak lagi terasa detak jantung ibunya yang menempel erat di bawah dadanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan air matanya tak mungkin lagi dapat ia bendung,seperti banjir bandang yang tiba-tiba mengaliri seluruh wajahnya.Diapun menangis tanpa tertahankan,tangisannya terasa begitu pilu,ia tidak bisa membayangkan saat ini adalah pertemuan terakhir antara ia dan ibunya.Tangisannya bercampur dengan rasa penyesalan dan rasa bersalah karena telah meninggalkan ibunya, dan tak sempat sedikitpun membalas berjuta cinta yang diberikan ibunya sampai-sampai pada akhir hayat seorang ibu masih memberikan sebongkah cinta dalam pelukannya yang takkan pernah bisa ia balas.&lt;/span&gt; &lt;span style="color:#33ffff;"&gt;Tiba-tiba tubuhku melemas,jari-jari ku tak mampu lagi menekan keyboard untuk melanjutkan cerita ini,kepalaku pusing dan terasa kosong,maafkan aku Mama selama ini telah membuat mu khawatir dan gelisah,aku janji suatu saat aku akan membahagiakanmu,menjagamu,merawatmu,dan membalas cintamu ,aku selalu kangen pelukan Mama,senyum dan tawa Mama.Doamu adalah cahaya yang selalu melindungiku dari marabahaya,dan kasih mu adalah obat mujarab ketika aku sakit…. Mama aku mencintaimu… selamanya…&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/607985881017074820-4633671270520955439?l=melankolisyangsempurna.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/feeds/4633671270520955439/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=607985881017074820&amp;postID=4633671270520955439' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/4633671270520955439'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/4633671270520955439'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/2008/12/pelukan-terakhir-ibu.html' title='Pelukan Terakhir Ibu'/><author><name>AKU SI MELANKOLIS SEMPURNAKAH?</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11608552433812970293</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SSJXDHZhEwI/AAAAAAAAAAM/y0ufbGCfe60/S220/DSC_0024.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SU9rU7EKajI/AAAAAAAAAE8/3MWqbA1EXrQ/s72-c/tuscany_139.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-607985881017074820.post-2812190895999016315</id><published>2008-12-19T02:36:00.000-08:00</published><updated>2008-12-19T02:42:45.234-08:00</updated><title type='text'>Kembalinya Putra Penenun Sutra</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SUt6CJ5mBbI/AAAAAAAAADo/IMtyrK23Y5U/s1600-h/dogubati.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5281449165457851826" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 356px; CURSOR: hand; HEIGHT: 121px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SUt6CJ5mBbI/AAAAAAAAADo/IMtyrK23Y5U/s320/dogubati.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#ffff33;"&gt;Sang Fajar mulai membuka jendela cakrawala,musuh telah melarikan diri dengan penuh luka dari sabetan belati dan tusukan bambu runcing.Pejuang-pejuang negeri melambai-lambaikan bendera kemenangan &lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Merah&lt;/span&gt; &lt;span style="color:#ffffff;"&gt;Putih &lt;/span&gt;dan menyanyikan lagu-lagu kemenangan seirama dengan derap langkah mereka di atas bebatuan gunung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Matahari telah bangun dari ranjang tidurnya di balik Gunung Kidul.Kekokohan dan ketinggian pegunungan itu hanya dapat didaki dengan semangat yang tinggi dari seluruh rakyat yang terjajah di negeri itu,dan hutan jati yang terhampar membusungkan dirinya laksana medali kehormatan yang menggantung di dada negeri terjajah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para pejuang meneruskan arak-arakan kemenangan,dan cahaya mentari bersinar di atas bambu-bambu runcing pada genggaman mereka.Mata air yang menempati gua-gua di kejauhan sana ikut menggemakan nyanyian-nyanyian kemenangan dengan suara riakan airnya yang mengalir pada sungai-sungai di lereng-lereng pegunungan itu.Tiba-tiba terhembus aroma darah yang bercampur dengan harumnya bunga-bunga antara bebatuan kelabu yang berdiri dengan penuh kesedihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di antara bebatuan itu mereka menemukan mayat yang tertelungkup,dan bumi di mana dia tergeletak digenangi oleh darahnya.Pemimpin pasukan tersebut berteriak,”Perlihatkan belati itu padaku,aku akan tahu siapa pemilik belati itu.”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa pejuang merubung sosok mayat itu dan kemudian salah satu dari mereka berkata pada pemimpinnya,”Jari-jemarinya mencengkram pangkal belati terlalu kuat.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan yang lain menyahut,”Belatinya berlumuran darah,sampai-sampai logamnya tak tampak,dan darahnya membeku menyatukan pangkal belati dan tangannya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian pemimpin pasukan berjalan mendekati sosok itu dan berkata,”Tengadahkan kepalanya dan arahkan wajahnya ke cahaya mentari hingga kita dapat mengenalinya.” Terlihat wajah pemuda tampan,wajah pemberani,wajah yang telah berhadapan dengan musuh dengan gagah berani,serta wajah seorang pemuda dengan senyum yang terus setia menemaninya sampai akhir hayatnya;wajah seorang pahlawan negeri ini  yang memperoleh kemenangan tetapi tidak mempunyai kesempatan merayakan kemenangan dengan kawan-kawan seperjuangannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemimpin pasukan itu melihat lebih dekat pemuda yang terbunuh tersebut.Dia menemukan selendang sutera berwarna emas yang terlilit pada leher pemuda itu.Dia mengenal tangan yang memintal sutera dan jari-jemari yang menenun benang-benangnya.”Ini adalah putra Maryam,seorang janda yang ditinggalkan suaminya yang tewas dalam medan pertempuran lima belas tahun yang lalu,dia pasti sangat sedih dan begitu kehilangan karena sekarang ini ditinggalkan oleh anaknya juga.Pemimpin pasukan itupun menangis keras,membayangkan penderitaan yang begitu mendalam atas seorang ibu yang ditinggalkan anak tercintanya.Dia tidak bisa membayangkan perasaan seorang ibu yang terhimpit oleh perasaan sedih dan bangga atas gugurnya pahlawan hatinya yang juga telah menjadi pahlawan negeri ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang pejuang berkata,”Mari kita gali kuburannya di kaki gunung ini,gemericik air sungai akan menjadi sahabatnya yang akan selalu menghiburnya.Tulang-tulangnya akan beristirahat dengan tenang di dalam hutan ini,bekas-bekas jejaknya akan selalu dijaga oleh mentari dikala siang dan kelembutan cahaya bulan dikala malam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang yang lain berkeberatan,”Tidak jangan tinggalkan dia di tempat ini,sebab tinggal disini akan bosan dan kesepian.Mari kita kuburkan dia ke tempat pemakaman pejuang di desa kita,para pejuang lainnya akan menjadi sahabatnya yang akan saling bercerita atas kisah-kisah peperangan mereka dan kemenangan mereka.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian pemimpin pasukan berjalan ke tengah-tengah mereka dan menjelaskan tentang Cinta dan kesunyian.Dia menarik nafas dalam-dalam dan berkata,”Jangan ganggu dia dengan kenangan-kenangan peperangan atau dengan gambaran kesunyian.Lebih baik kita bawa dia dengan tenang ke daerah kelahirannya,di sana jiwa Cinta telah menunggu kedatangannya,sebuah jiwa seorang ibu yang menunggu kepulangan putranya dari medan pertempuran.Mari kita kembalikan dia kepadanya  sehingga jiwanya akan tetap hangat oleh bekas pelukan terakhir di tubuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka mereka membawa dia di atas bahu mereka dengan kebisuan serta kesedihan.Melalui jalan-jalan bukit berkerikil tajam,di bawah terik matahari,arak-arakan kemenangan berjalan di depan arak-arakan Kematian dan ruh sorang Pahlawan Muda membimbing jalan mereka menuju pelukan terakhir Sang Dewi Cinta.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/607985881017074820-2812190895999016315?l=melankolisyangsempurna.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/feeds/2812190895999016315/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=607985881017074820&amp;postID=2812190895999016315' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/2812190895999016315'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/2812190895999016315'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/2008/12/kembalinya-putra-penenun-sutra.html' title='Kembalinya Putra Penenun Sutra'/><author><name>AKU SI MELANKOLIS SEMPURNAKAH?</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11608552433812970293</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SSJXDHZhEwI/AAAAAAAAAAM/y0ufbGCfe60/S220/DSC_0024.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SUt6CJ5mBbI/AAAAAAAAADo/IMtyrK23Y5U/s72-c/dogubati.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-607985881017074820.post-1337742212473069884</id><published>2008-12-17T01:01:00.000-08:00</published><updated>2008-12-17T01:03:33.636-08:00</updated><title type='text'>Bukan Sebuah Akhir</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SUjAIIQJ0nI/AAAAAAAAADg/epfURUHUaQE/s1600-h/yaprak1.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5280681808978629234" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 200px; CURSOR: hand; HEIGHT: 291px" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SUjAIIQJ0nI/AAAAAAAAADg/epfURUHUaQE/s320/yaprak1.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ff33;"&gt;Bangun,cintaku,bangun! Ruhku telah menyebrangi samudra terbang dengan sayap-sayapku di atas gelombang-gelombang yang menderu untuk dapat berada di samping mu.Bangun,tidurku telah memeluk ruhku,tetapi kerinduan membangkitkanku dari kelelapan tidurku.Cinta menuntunku untuk dapat mendekatimu walau keterbatasan waktu selalu membawaku dalam kegelisahan.Aku telah mencampakkan mimpi-mimpiku dan meninggalkan halaman-halaman kosong pada bukuku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bangun,bangun,cintaku,dan tataplah aku.Aku selalu mendengar panggilan-panggilanmu yang kau teriakkan melalui mercusuar-mercusuar dalam hatimu dan merasakan kelembutan sentuhan bisikan-bisikan mu.Aku telah meninggalkan pembaringanku demi merasakan belaian-belaian mesramu.Dan di sini aku berdiri mengharapkan dapat merasakan kehangatan pelukanmu.Berkatalah padaku,cintaku,tidak ada seorangpun yang dapat mendengar pujian-pujianmu kepadaku kecuali aku dan malaikat-malaikat dibelakangku yang selalu mengawasiku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Surga telah ditenun dalam selendang cahaya malam,dan tergelar di seluruh langit kota ini,kekasihku.Surga telah dihiasi oleh bayang-bayang cahaya rembulan sebuah jubah putih yang tipis yang menghembuskan napas-napas kematian dan terbentang di atas kubah kota ini,kekasihku.Kenangan telah membuka tirai-tirai kelupaan dari mataku yang memperlihatkan padaku kaum Sodom yang lenyap dengan dosa-dosa mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pohon-pohon bambu bergoyang ,kekasihku,dan gerisik mereka menyatu dengan gemericik air sungai di bukit itu dimana dulu kita pernah duduk berdua disana mendengarkan dawai-dawai harpa yang dimainkan oleh dewi-dewi asmara.Keharuman melati telah bercampur dengan keharuman pohon kenanga yang menyengat tajam dari hawa ruhku dan membangkitkan kerinduan untuk dapat terbang bersama malaikat-malaikat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi telah hampir menyingsing,kekasihku.Dan dari langit sana menggemakan syair-syair suci seolah-olah seluruh semesta bersama dalam takzim doa.Para malaikat telah menggandengku dan waktu yang telah mereka berikan kepadaku telah habis.Semoga kau dapat mendengar gema-gema dalam perkataan-perkataanku yang ku ucapapkan tadi,tatkala kau buka matamu kau akan melihat aku terbang di langit sana di mana para malaikat menggandengku  menuju kearah surga.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/607985881017074820-1337742212473069884?l=melankolisyangsempurna.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/feeds/1337742212473069884/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=607985881017074820&amp;postID=1337742212473069884' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/1337742212473069884'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/1337742212473069884'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/2008/12/bukan-sebuah-akhir.html' title='Bukan Sebuah Akhir'/><author><name>AKU SI MELANKOLIS SEMPURNAKAH?</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11608552433812970293</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SSJXDHZhEwI/AAAAAAAAAAM/y0ufbGCfe60/S220/DSC_0024.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SUjAIIQJ0nI/AAAAAAAAADg/epfURUHUaQE/s72-c/yaprak1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-607985881017074820.post-173661313902160730</id><published>2008-12-15T19:36:00.000-08:00</published><updated>2008-12-15T19:45:53.456-08:00</updated><title type='text'>Kerajaan Khayalan</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SUci6HO7gWI/AAAAAAAAADI/vx3_tdiif3Y/s1600-h/1_deccal.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5280227469884621154" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 229px; CURSOR: hand; HEIGHT: 271px" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SUci6HO7gWI/AAAAAAAAADI/vx3_tdiif3Y/s320/1_deccal.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;Diriku terdampar pada sebuah pulau yang sepi,sebuah perjalanan yang begitu menantang,hampir semalaman perahuku diombang-ambing ombak besar di lautan sana.Di pulau ini aku terjatuh kehabisan tenaga di atas pasir putih yang terhampar diantara tiang-tiang yang lapuk oleh masa.Laksana reruntuhan istana yang ditinggalkan raja dan pengawal-pengawalnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tatkala malam datang,laksana beludru hitam kesunyian menyelimuti semua makhluk,sekilas kucium wewangian aneh di udara.Seperti semerbak dupa.Seperti arak yang memabukkan.Mulut ruh ku membuka,mengisap kelembutan dupa.Kemudian tampak tangan tersembunyi menarik perasaanku.Kelopak mataku makin lama kian bertambah berat,sementara ruhku terlepas dari raganya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian terasa langit dan bumi berguncang,aku terlompat seolah-olah terbangkit oleh kekuatan sihir.Dan kutemukan diriku terbujur di atas permadani indah tanpa manusia seperti dalam alam mimpi.Kutemukan diriku di tengah-tengah sekumpulan perawan,semuanya serba cantik rupawan,pakaian indahnya melebihi keindahan dewi-dewi di langit sana.Mereka berjalan mengelilingiku,namun kaki mereka tak menyentuh permadani.Mereka melantunkan lagu-lagu indah yang mengungkapkan khayalan Cinta.Seorang perawan memainkan harpa dengan kerangka gading dan dawai-dawainya dari emas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku berada di hamparan permadani indah dalam sebuah istana,di tengah-tengahnya berdiri sebuah singgasana bertakhtakan batu-batu permata yang diterangi oleh cahaya pelangi.Para perawan itu akhirnya berdiri kedua sisinya,suara mereka membahana dan arah wajahnya searah dengan datangnya keharuman dupa,seorang Raja berjalan dengan kemuliaan ke arah singgasana itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia kemudian duduk,sekawanan kupu-kupu putih laksana salju,terbang merendahkan diri dan hinggap mengelilingi kakinya.Sementara perawan-perawan melantunkan kembali lagu-lagu tentang Cinta.Aku berdiri di sana menyaksikan apa yang tidak terlihat mata manusia.,dan mendengar apa yang tidak terdengar oleh telinga manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian Sang Raja bergerak,dan kesunyian berasa senyap.Dalam suara menggetarkan ruhku laksana dawai-dawai harpa yang dimainkan,dia berkata, “Aku memanggilmu,hei pemuda,aku adalah Raja di istana ini.Kulimpahkan padamu keberuntungan hingga kau berdiri di hadapanku,Raja dari kerajaan Cinta.Dengarkanlah titahku,karena aku menunjukmu sebagai Pangeran Kerajaan ini.Jelaskan pada manusia bahwa kerajaan Cinta adalah pintu masuk yang di jaga oleh Malaikat-malaikat yang berdiri kokoh di pesta pernikahan.Istana ini adalah surga yang tidak ada seorang pun manusia yang boleh memandang walau sekilas kecuali dia mempunyai goresan tanda Cinta di dadanya.Lukiskanlah kepada mereka tentang keindahan istana ini,dengan keindahan permadani-permadani yang indah,para perawan cantik yang selalu menari dan bernyanyi,dan kupu-kupu putih yang bertebaran di mana-mana.Gambarkanlah semerbak wewangian bung-bunga dan dupa,dan ketahuilah bahwa hanya Putra impian yang boleh menginjak kelembutan permadani-permadani dalam istana ini.Aku adalah bayangan dari pelukan kenyataan,dan kenyataan adalah sebuah kesaksian yang sesuai dengan perbuatan para Dewa maupun manusia.Sesungguhnya aku mengatakan kepadamu bahwa perasaan mempunyai tempat yang lebih tinggi dari pada logika.Imajinasi menemukan jalan menuju kerajaan Cinta,dan manusia dapat menilai jiwanya dari hakikat dunia.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan Sang Raja menarikku ke arahnya dengan pandangan sihirnya dan mencium bibirku,hangat sambil berkata,”Ceritakanlah pada mereka bahwa kau telah menjadi seorang Pangeran Kerajaan Khayalan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu suara-suara para perawan itu menggema,gumpalan asap dupa membubung.Bumi dan langit mulai berguncang lagi,akhirnya kutemukan diriku lagi diantara puing-puing bekas istana yang sepi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Matahari telah memperlihatkan senyumnya,dan diantara lidah dan bibirku meluncurkan kata-kata, “Ceritakanlah pada mereka bahwa aku telah menjadi seorang Pangeran Kerajaan Khayalan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/607985881017074820-173661313902160730?l=melankolisyangsempurna.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/feeds/173661313902160730/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=607985881017074820&amp;postID=173661313902160730' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/173661313902160730'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/173661313902160730'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/2008/12/kerajaan-khayalan.html' title='Kerajaan Khayalan'/><author><name>AKU SI MELANKOLIS SEMPURNAKAH?</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11608552433812970293</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SSJXDHZhEwI/AAAAAAAAAAM/y0ufbGCfe60/S220/DSC_0024.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SUci6HO7gWI/AAAAAAAAADI/vx3_tdiif3Y/s72-c/1_deccal.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-607985881017074820.post-3171943361341193954</id><published>2008-12-14T22:10:00.000-08:00</published><updated>2008-12-14T22:15:12.675-08:00</updated><title type='text'>Sebuah Cerita Tentang Seorang Guru</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SUX1fMeWDKI/AAAAAAAAADA/N6pqmEe7GCA/s1600-h/tavuskusutuyu.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5279896054435024034" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 153px; CURSOR: hand; HEIGHT: 223px" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SUX1fMeWDKI/AAAAAAAAADA/N6pqmEe7GCA/s320/tavuskusutuyu.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Dia mengenalku sebagai seorang pemuda yang tersesat di jalan hidup,terdorong bisikan hati liar dan mengikuti ajal dalam pencarian nafsuku.Dia mengenalku sebagai sekuntum mawar yang di goyang-goyangkan ketergesa-gesaan angin-angin ke dalam lautan birahi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia mengenalku di kota itu sebagai seorang anak lugu sedang menyusuri trotoar di pinggiran gedung-gedung sambil menari dan bernyanyi mencari perhatian kepada orang-orang yang sedang duduk di halte-halte.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia mengenalku di sekolah sebagai seorang murid yang cerdas dan pemalu tetapi mampu membuat teman-temannya menangis terbius oleh syair-syair manisnya yang menentramkan hati walau terkadang menjijikkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia mengenalku dalam keluargaku sebagai seorang anak yang menggadaikan kehormatan ayahnya di kampung-kampung,dan membelanjakan uangnya di dalam rumah-rumah kaca untuk mengagumi diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimanapun,ia mencintaiku.Dan cintanya untukku adalah sebuah pencampuran antara kesedihan,simpati,dan kebanggaan.Dia mencintaiku karena dosa-dosaku tidak terlahir dari ruhku yang kerdil,melainkan dari jiwaku yang bingung dan putus asa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam tangisannya ia berdoa untukku, “Anakku tersayang,menyimpang dari jalur kearifan,namun akan kembali pada jalanMu tanpa keberatan.Ketika badai masa mudanya menghamburkan debu dan pasir,dan matanya menjadi buta sesaat,maka aku mohon kepadaMu berikanlah dia seberkas sinar terang dari TanganMu.Aku mencintainya sebab pada dirinya kulihat merpati katahatinya berjuang bersama rajawali kekhilafannya,Dan aku melihat merpati itu tidak dikalahkan oleh perasaan pengecut miliknya namun oleh kekuatan kegelapannya.Tuntunlah ia Ya.. Tuhanku…”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia katakan aku mencintaimu.Dan Cinta yang kumengerti dalam wujud yang berbeda-beda.Kadang dalam wujud kearifan,dilain waktu dalam wujud keadilan;dan sering kali dalam wujud harapan.Cintanya menopang harapanku dalam pencarian seberkas sinar untuk memenangkan atas kegelapan yang nista.Aku tidak mengetahui kejadian ketika jiwaku berjuang membebaskan diriku dari perbudakan hawa nafsu.Tiada manusia pun yang tau bagaimana matahari tersenyum kecuali setelah datangnya pagi hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari-hari berlalu,mengikuti malam-malam,dan aku terkenang masa remajaku bersama keluguan jiwaku.Aku mengulangi namanya dengan kasih sayang yang membuat hati teduh.Kemudian satu file email darinya yang tersimpan dalam laptop ku,berkata: “Datanglah padaku,anakku,karena aku berharap bersatu denganmu bersama lelaki muda yang beranjak dewasa dan hatiku akan bergembira dapat bertemu,dan jiwamu akan disegarkan.”&lt;br /&gt;Aku berkata,”Kehinaan adalah aku! Apakah dia bermaksud untuk mencampuri kehidupanku?Apakah dia tidak malu sebagai seorang teladan mau menggandeng diriku yang telah kotor oleh lumpur-lumpur dosa?”&lt;br /&gt;Kemudian aku berkata kepada diriku sendiri, “Aku harus pergi;barangkali aku dapat memunguti jiwa bijaknya yang tercecer di jalan,dan hati kasihnya selalu menjadi obor ketika kegelapan menutupi jalanku.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika malam tiba ia menemukanku di sebuah taman ketika aku sedang duduk sambil membaca buku tentang syair-syair. “Dimanakah anakku yang telah meninggalkanku?” Ia bertanya,dan aku menjawab, “Aku adalah dia,anakmu.” Dan aku mempertontonkan keteguhanku yang tidak pernah ia lihat sebelumnya.Di matanya dapat kulihat seberkas cahaya aneh yang menembus hatinya. Kemudian dengan suara tegasnya ia berkata, “Remaja yang ku kenal selama masa sekolah dulu dengan sikap pemalunya,dan rendah dirinya,dia telah mati.Dengan kematiannya ia terlahirkan kembali.Kaulah remaja itu dan kaulah anakku yang terhebat itu;peluklah aku.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia memeluk erat tubuhku dan mengguncang-guncangkan tubuhnya kurasakan keberadaan ruh penuh Cinta beredar bersama darahnya.Tangan kokohnya begitu nyaman di punggungku,dan hangat tubuhnya meresap damai ke tubuhku. Kemudia ia berkata lagi, “Apa yang telah terjadi? Bagaimanakah kamu telah menjadi orang semacam ini? Apakah para Malaikat telah merasuki hatimu dan menyucikan jiwamu? Atau apakah kamu sedang memainkan sebuah peran dari ciptaan seorang penyair?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan aku berkata,”Ya,para malaikat telah turun dan merestuiku.Sebuah Cinta Agung membuat hati ku sebuah permadani suci.Aku adalah remaja itu,yang telah kau anggap sebagai anak mu,yang kemarin kau pikir sebuah boneka dalam tangan-tangan lelaki pendosa.Seorang remaja yang pernah mencemarkan nama baikmu,seorang remaja yang telah diperbudak oleh harta orang tuanya,seorang remaja yang telah dikendalikan nafsu-nafsu terlarang. Dan apakah kau masih mengharap aku kembali padamu?”&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/607985881017074820-3171943361341193954?l=melankolisyangsempurna.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/feeds/3171943361341193954/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=607985881017074820&amp;postID=3171943361341193954' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/3171943361341193954'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/3171943361341193954'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/2008/12/sebuah-cerita-tentang-seorang-guru.html' title='Sebuah Cerita Tentang Seorang Guru'/><author><name>AKU SI MELANKOLIS SEMPURNAKAH?</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11608552433812970293</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SSJXDHZhEwI/AAAAAAAAAAM/y0ufbGCfe60/S220/DSC_0024.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SUX1fMeWDKI/AAAAAAAAADA/N6pqmEe7GCA/s72-c/tavuskusutuyu.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-607985881017074820.post-6379756633092006465</id><published>2008-12-13T23:37:00.000-08:00</published><updated>2008-12-13T23:58:27.144-08:00</updated><title type='text'>Putra Sang Zaman</title><content type='html'>&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5279548022924826850" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 388px; CURSOR: hand; HEIGHT: 32px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SUS49GEM2OI/AAAAAAAAAC4/-8ScJej9fb4/s320/index1_r6_c1.jpg" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;Betapa aneh sang zaman,dan betapa ganjilnya diriku.Sang zaman telah berubah dengan nyata dan juga telah merubah diriku.Dia berjalan satu langkah ke depan,membuka selubung wajahnya,memberitahukan ku dan kemudian menggembirakan ku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semalam aku mengadukan perkara sang zaman dalam doa-doa ku.Dan hari ini aku mulai belajar mencintai dan memahaminya karena sedikit demi sedikit watak aslinya,rahasia-rahasianya,misteri-misterinya mulai ku mengerti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semalam aku dirasuki ketakutan seperti melihat ruh-ruh yang mengerikan diantara sela tidurku.Tetapi hari ini aku berjalan menuju puncak pegunungan tempat tinggal prahara kemarahan dan tempat lahirnya gemuruh Guntur dengan penuh suka cita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semalam aku makan sepiring nasi yang dimasak oleh bulir-bulir keringat,dan aku minum segelas air yang bercampur dengan air mata.Tetapi hari ini aku mulai menerima suapan nasi yang harum dari tangan-tangan pengantin dan minum segelas air madu yang manis dari musim semi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semalam aku adalah sebuah boneka yang selalu ada dalam pelukan Takdir.Tetapi hari ini Takdir telah terbangun dari tidurnya hingga dapat mengajakku tertawa serta berjalan bersamanya.Aku tidak mengikutinya tapi dia mengikuti ku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semalam aku membakar aroma therapy di samping tempat tidur ku dan mempersembahkan nyanyian-nyanyian pilu untuk sang malam.Tetapi hari ini aku menyebarkan wewangian dan nyanyian-nyanyian suci, ku persembahkan kepada malaikat-malaikat yang bersemayam pada setiap jiwa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semalam aku membungkuk kepada orang-orang yang menyebut dirinya sesepuh dan orang suci.Tetapi hari ini aku memberikan penghormatan kepada kebenaran dan aku tidak mengikuti seorang pun kecuali kepada keindahan dan Cinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semalam aku memberi penghargaan kepada orang-orang yang mengaku dirinya petualang Cinta sejati.Tetapi hari ini sang waktu telah berubah ,dan dia juga telah merubahku.Aku dapat menatap wajah perawan-perawan dan para istri yang sedang mendengarkan nyanyian-nyanyian dari samudra.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku adalah buah pikir yang buta dan bisu yang selalu terpojok dalam sudut Pelupaan. Hari ini aku adalah suara lantang yang membuat semesta alam bergema.Aku adalah sebuah percikan air yang terpendam di bawah debu-debu tebal.Hari ini aku adalah ombak besar yang mengamuk menghantam karang-karang besar di lautan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku telah melewatkan beberapa malam beralaskan permadani-permadani dan kulit-kulit menyelimutiku.Laksana domba tanpa penggembala,kami berkumpul bersama,beberapa malam,merumput pada nafsu-nafsu kami,dan memamahbiak perasaan kami,namun kami tetap lapar dan kehausan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seringkali aku berdiri di antara berlalunya malam hari dan datangnya fajar sambil meratapi kisah ku yang amat hina dan merindukan seseorang yang tidak dikenal,serta mendengar kesunyian dan jeritan kosong sambil memandang kehampaan dalam kegelapan langit.Hari ini langit cerah,dan aku dapat bersender pada tiang-tiang megah istana para raja untuk dapat menerima dengan sepenuh hati pikiran-pikiran dan impian-impianku,serta memeluk nafsu-nafsu ku.Lampu-lampu yang bercahaya di sekelilingku berkedip-kedip,aku dapat berbicara kepada ruh-ruh dengan makna yang tersirat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;Semalam aku ada,dan hari ini aku ada! Ini adalah kehendak dari pemilik gelar&lt;/span&gt; &lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Al MUHYII&lt;/span&gt; &lt;span style="color:#3333ff;"&gt;( Maha Pemberi Kehidupan )&lt;/span&gt; &lt;span style="color:#ff6600;"&gt;di antara malaikat-malaikatnya.Hari ini malaikat-malaikat itu pun bertanya kepada ku, “Apakah kamu telah berjalan satu langkah ke depan dan seterusnya sementara kamu datang dengan jalan mundur mu?Apakah kamu telah menatap surga sementara Iblis yang selalu membukakan matamu?Apakah kamu telah mengu&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;capkan kata dari&lt;/span&gt; &lt;span style="color:#ff6600;"&gt;sebuah&lt;/span&gt; &lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Kitab Suci (Alquran)&lt;/span&gt; &lt;span style="color:#ff6600;"&gt;sementara bibir-bibir para pendosa menciumi bibir-bibir mu?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;Tubuhku mematung tak berdaya mendengarkan pertanyaan-pertanyaan malaikat laksana serangan-serangan lebah dari sarangnya.Tiga menit yang lalu aku melemparkan pandangan kepada diriku melalui kaca Kristal dari jendela istana dan melihat aku sedang berjalan di dalam lorong yang gelap dengan terbelenggu oleh ketakutan dibayangi oleh langkah seorang algojo di belakangku,sementara sayap-sayap kematian melayang-layang di atas kepalaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5279547801695491762" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 384px; CURSOR: hand; HEIGHT: 30px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SUS4wN7BFrI/AAAAAAAAACw/_BEb7UXP3ds/s320/index1_r5_c1.jpg" border="0" /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/607985881017074820-6379756633092006465?l=melankolisyangsempurna.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/feeds/6379756633092006465/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=607985881017074820&amp;postID=6379756633092006465' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/6379756633092006465'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/6379756633092006465'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/2008/12/putra-sang-zaman.html' title='Putra Sang Zaman'/><author><name>AKU SI MELANKOLIS SEMPURNAKAH?</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11608552433812970293</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SSJXDHZhEwI/AAAAAAAAAAM/y0ufbGCfe60/S220/DSC_0024.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SUS49GEM2OI/AAAAAAAAAC4/-8ScJej9fb4/s72-c/index1_r6_c1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-607985881017074820.post-6877492357094359372</id><published>2008-12-13T02:12:00.000-08:00</published><updated>2008-12-13T02:25:03.292-08:00</updated><title type='text'>Seperempat Abad Silam</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SUONJapUxrI/AAAAAAAAACo/h-kbFKFc9dk/s1600-h/asilayici.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5279218381119342258" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 260px; CURSOR: hand; HEIGHT: 138px" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SUONJapUxrI/AAAAAAAAACo/h-kbFKFc9dk/s320/asilayici.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:180%;color:#33ffff;"&gt;Dari balik rahim ibu,&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; ku dengar himne kemanusiaan.Kudengar adzan berkumandang pertanda doa-doa mulai akan bersemi di rumah-rumah suci yang teduh.Suara adzan bercampur dengan keteguhan perasaan dan sikap teduh yang singgah di atas permadani suci yaitu hati manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari balik rahim ibu,kulihat banyak orang bersembahyang di punggung-punggung semesta,wajah mereka menghadap kearah kiblat sambil menunggu cahaya pagi yaitu cahaya kebenaran.&lt;br /&gt;Kulihat bangunan-bangunan kota menjulang yang dapat menceritakan kepada ku tentang perkembangan negeri ini yang mulai merangkak naik menaklukan ketertinggalan dan menuju kearah cahaya kemajuan.&lt;br /&gt;Kulihat orang tua-tua duduk di bawah naungan pepohonan beringin yang kokoh,dikelilingi anak-anak muda mendengarkan cerita-cerita tentang kisah masa silam mereka memperjuangkan negeri ini melawan penjajah-penjajah yang tak bermoral, hingga akhirnya menggenggam sebuah martabat bangsa yaitu kemerdekaan,sebuah kemenangan yang ditukar dengan cahaya-cahaya jiwa cemerlang yang ditinggalkan oleh jasad-jasad yang telah  menyatu dalam tanah negeri ini memberikan keharuman yang abadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari balik rahim ibu,kulihat para suami sedang memanen padi dan para istri mengumpulkan berkas-berkasnya diselingi dengan nyanyian-nyanyian penuh suka cita.&lt;br /&gt;Kulihat anak-anak kecil berlarian bergandengan tangan,lalu membuat sebuah lingkaran dan mereka menari, bertepuk tangan,tertawa dengan lepasnya di atas lapangan yang hijau di antara  pohon-pohon mawar.&lt;br /&gt;Kulihat para perempuan menghias dirinya sendiri  memakai gaun warna-warni sedangkan para pria memakai kemeja ketatnya dengan rambut yang mengkilat.Terlihat persahabatan yang erat di antara mereka.Dengan percaya diri dan penuh harapan ikut mengisi peradaban negeri ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari balik rahim ibu,kulihat kemiskinan;begitu juga kulihat yang berlebihan.Kulihat persaudaraan dan persamaan di antara mereka,kulihat juga pertentangan dan perbedaan di antara mereka.Sumuanya luluh hanya dalam genggaman seorang penguasa.Aku melihat yang dipahami penguasa,dia adalah batu pertama penciptaan.Dia telah membangkitkan dirinya sendiri di atas kekerdilan dan kerendahan budi serta melepaskan selubung kebingungan dari mata jiwanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari balik rahim ibu,kudengar seorang pria yang gagah dan tampan mengucapkan Cinta di dalam kesendiriannya.Kulihat sebuah senyum yang tak pernah padam menyempurnakan ketampanan pria itu.Apakah Cinta yang baru saja ia katakan tadi  membuat dirinya dikelilingi oleh aura-aura keindahan? Apakah rahasia yang tersembunyi dalam makna kata itu?Kini aku selalu terjaga dalam setiap tidur ku.Di balik rahim ibu,aku menunggu dan berharap mendapatkan penjelasan dari  makna Cinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari balik rahim ibu,kulihat lagi pria gagah dan tampan yang dulu pernah mengucapkan Cinta dalam kesendiriannya.Tapi kulihat ia masih sendiri.Mengapa sekarang ini ia tidak bersama perempuan perawan yang terpilih oleh jiwanya setelah berlayar di lautan yang jauh,melintasi gurun pasir,bahkan telah mendaki puncak tertinggi?Apakah pria itu belum mendapatkan seorang perawan yang mempunyai napas harum,suara manis,dan tangan yang lembut?Tapi kulihat wajahnya masih dikelilingi oleh aura-aura keindahan yang terpancar dari rahasia yang tersembunyi dalam dirinya dan Cintanya.Aku bingung, sebenarnya kepada siapakah Cinta itu dipersembahkan oleh pria itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;31 Agustus 1983,&lt;/span&gt;waktu menempati rahim ibu ku hampir habis,tetapi misteri pria itu dengan Cintanya belum dapat ku ketahui.Suatu saat nanti aku akan bertanya kepada bapak dan ibuku mengenai arti Cinta. Dalam setiap doa-doa ku berharap suatu saat nanti aku dapat bertemu kembali dengan pria gagah dan tampan itu dan akan kutanyakan kepadanya tentang kisah Cintanya.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:180%;color:#ff99ff;"&gt;SEMUA INI&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; aku baca apa yang di tulis oleh sisa-sisa awan-gemawan pada waktu itu di wajah langit sana dan apa yang tergambarkan oleh angin sepoi-sepoi pada masa lalu yang kembali berhembus di permukaan air sekarang ini.Sekarang aku mengerti makna dan napas bunga jasmine dan irama burung gagak. Aku masih menunggu kedatangan pria itu untuk menceritakan kisahnya yang pernah kuintip dari balik rahim ibu ku dulu.Saat ini aku baru tau Cinta adalah bapak dan ibuku.Hanya itu………….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/607985881017074820-6877492357094359372?l=melankolisyangsempurna.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/feeds/6877492357094359372/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=607985881017074820&amp;postID=6877492357094359372' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/6877492357094359372'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/6877492357094359372'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/2008/12/seperempat-abad-silam.html' title='Seperempat Abad Silam'/><author><name>AKU SI MELANKOLIS SEMPURNAKAH?</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11608552433812970293</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SSJXDHZhEwI/AAAAAAAAAAM/y0ufbGCfe60/S220/DSC_0024.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SUONJapUxrI/AAAAAAAAACo/h-kbFKFc9dk/s72-c/asilayici.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-607985881017074820.post-2885659536526227574</id><published>2008-12-12T01:30:00.000-08:00</published><updated>2008-12-13T02:45:34.029-08:00</updated><title type='text'>Sebuah Mimpi Dan Impian Pada Sebuah Pencarian V</title><content type='html'>&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Sebelumnya baca dahulu bag I,II,III,dan IV.....................&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SUIyh3Ge2oI/AAAAAAAAACY/PSLME74hHpM/s1600-h/gunes2.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5278837270539852418" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 200px; CURSOR: hand; HEIGHT: 292px" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SUIyh3Ge2oI/AAAAAAAAACY/PSLME74hHpM/s320/gunes2.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:180%;color:#33ff33;"&gt;D&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;alam bunga tidurnya datanglah seorang tua dan berdiri di hadapannya.Dengan suara bergetar dalam ketentraman kehidupan tuanya,dia berkata,”Oh,pemuda yang baik hati dengarkah kau suara-suara itu?Suara-suara yang berasal dari atas langit sana.Suara-suara itu berbicara tentang sesuatu yang aneh dan susah untuk dimengerti.Suara-suara itu mengkhotbahkan tentang KeEsaan sebuah Zat yang tidak pernah aku kenal,suara-suara itu juga menceritakan tentang malaikat-malaikat yang bersemanyam pada setiap jiwa.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia mengangguk-anggukkan kepala,tersenyum,dan berkata kepada orang tua itu,”Dari langit sana memang sering datang berbagai macam keajaiban dan keanehan termasuk suara-suara yang kakek dengar.Jika kakek berkenan dengarkanlah suara-suara itu lalu ceritakanlah kepada ku,karena aku tidak dapat mendengar suara-suara itu,aku ingin sekali mengetahui apa yang sedang disampaikan oleh suara-suara itu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kakek itu pun bersiap akan memulai menceritakan khotbahan dari suara-suara yang ia dengar dari atas langit sana,udara yang dingin tiba-tiba berubah menjadi hangat,orang tua yang penuh martabat itu berjalan dan berdiri di hadapannya.Mata sipit dan kecoklatan itu pun berucap,tanpa kata-kata,dari rahasia-rahasia langit yang paling dalam.Dia membungkuk,kepalanya menengadah,matanya gemerlapan dan dia pun memulai berbicara. ”Suara-suara itu berkata, &lt;span style="color:#3333ff;"&gt;’ Katakanlah,Dialah Allah,Yang Maha Esa.Allah adalah Tuhan yang bergantung kepadaNya segala sesuatu.Dia tiada beranak dan tiada pula diperanakkan,dan tidak ada seorang pun yang setara dengan Dia.’(Al Ikhlash : 1-4)&lt;/span&gt;,suara-suara itu juga menjelaskan bagaimana manusia itu ditinggikan melainkan dari amalan-amalan yang baik dari perantaraan yang mereka pilih,semua dipengaruhi oleh nafsu yang tak akan pernah beranjak dari diri-diri mereka,cita-cita tinggi menjadi kemegahan yang diagungkan yang terkadang malah menyesatkan,serta kekuatan pertumbuhan dari diri-diri mereka adalah &lt;span style="color:#33ffff;"&gt;CINTA&lt;/span&gt; yang dapat membuat mereka terjerumus ke lembah kenistaan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tubuhnya bergetar, matanya berkaca-kaca menahan perihnya jiwa ketika orang tua itu dengan ceritanya mencabuti paku-paku yang tertanam pada setiap jiwanya.Ia bertanya kepada dirinya sendiri,”Apakah pencarian ku selama ini untuk menuju ke arah kesempurnaan?,melakukan pertobatan atas dosa-dosa di masa lalu yang pernah aku lakukan?,serta memunguti apa yang aku tebarkan dalam kehidupan ku?”Tanda-tanda kelelahan dan keletihan tampak pada wajah kakek itu,lalu ia membisikkan kepada kakek itu,”Cukupkan ceritamu saat ini;istirahatlah,suatu saat nanti aku yakin dapat mendengar suara-suara itu dengan khotbahannya yang begitu agung.” Setelah itu orang tua itu pun menarik diri dari hadapannya dan melangkah pergi dalam iringan kesunyian malam dan akhirnya hilang tenggelam di dalamnya(malam).&lt;br /&gt;Setelah menemukan kesunyian ,ia terbangun dari tidurnya,ia baru menyadari orang tua itu telah pergi meninggalkannya,orang tua itu datang dan pergi seperti komet di atas langit sana begitu singkat tetapi membawa cahaya di belakangnya yang tidak akan pernah terlupakan oleh siapapun yang melihatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam telah menggulung kembali permadaninya yang bertaburkan bintang-bintang,pagi pun datang dengan jubah tenun jingganya.Setelah menyelesaikan ritual sucinya dan merasa cukup tubuhnya mematung untuk sebuah renungan,ia putuskan untuk melanjutkan kembali perjalanannya dengan jiwa yang masih tergoncang di antara keajaiban dan keanehan mimpinya yang penuh dengan misteri-misteri hidup yang tersembunyi.Ia letakkan selendang di atas jerami yang semalaman terlilit di lehernya karena sudah tak sempat lagi ia mengembalikan selendang itu kepada pemiliknya. Hanya sebait untaian doa yang mampu ia berikan sebagai tanda terimakasih kepada seorang ibu dan anak yang berhati besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia melangkahkan kakinya mengikuti jalan yang telah terpahat di pinggiran hutan itu.Sepertinya ia telah melewati batas dari perkampungan yang ada di pinggiran hutan,sudah tak terlihat lagi rumah-rumah penduduk dan areal persawahan di sekitarnya.Dalam setiap langkahnya, jiwanya selalu menasehati dan mengajarkannya untuk mendengarkan suara-suara di mana manusia,hewan,dan alam tidak bisa berucap.Sebelum jiwanya mengajarkannya,ia tidak mendengarkan sesuatu namun hanya tawa dan tangisan jiwanya sendiri.Namun sekarang ini ia,dengan tidak sabar,menghadiri diri dalam kesunyian dan berharap dapat mendengarkan suara-suara dari atas langit sana,suara-suara malaikat dan nyanyian cakrawala yang mempermaklumkan rahasia-rahasia penciptaNya. ...............................................................&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;Kisah ini akan terus berlanjut..........................akan terus berlanjut................................................................akan terus berlanjut......................................................&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/607985881017074820-2885659536526227574?l=melankolisyangsempurna.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/feeds/2885659536526227574/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=607985881017074820&amp;postID=2885659536526227574' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/2885659536526227574'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/2885659536526227574'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/2008/12/sebuah-mimpi-dan-impian-pada-sebuah_12.html' title='Sebuah Mimpi Dan Impian Pada Sebuah Pencarian V'/><author><name>AKU SI MELANKOLIS SEMPURNAKAH?</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11608552433812970293</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SSJXDHZhEwI/AAAAAAAAAAM/y0ufbGCfe60/S220/DSC_0024.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SUIyh3Ge2oI/AAAAAAAAACY/PSLME74hHpM/s72-c/gunes2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-607985881017074820.post-1557071280855035354</id><published>2008-12-11T02:46:00.000-08:00</published><updated>2008-12-11T02:53:05.207-08:00</updated><title type='text'>PENDOSA.........</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SUDwjZU46ZI/AAAAAAAAACQ/bTSFXrIMyho/s1600-h/4.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5278483254162811282" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 90px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SUDwjZU46ZI/AAAAAAAAACQ/bTSFXrIMyho/s320/4.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Daun-daun berguguran di malam itu,langit begitu murung dengan awan hitam tebal mengusir semua bintang dan rembulan yang biasa menjadi penghibur sang malam.Angin begitu angkuhnya tertawa melihat dedaunan yang lemah terombang ambing terseret oleh langkahnya yang tak terkendali.Malam itu terasa mencekam,jangkrik-jangkrik bersembunyi disarangnya,tak ada lagi dendangan lagu cinta di atas taman luas,bunga-bunga liar yang lentik tak dapat tidur dengan nyenyak bahkan kelopak-kelopaknya berterbangan ke angkasa seperti debu-debu yang tak bernilai.Sesekali langit terlihat terbelah oleh kilauan petir yang merayap pada langit dengan suaranya yang membuat semua hati  pilu.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Anak laki-laki itu tetap melangkah menaiki bukit padahal dalam matanya hanya terlihat kegelapan.Di atas ia tak dapat melihat langit,di bawah ia tidak dapat melihat bumi,langit dan bumi seperti telah menjadi satu yang siap menenggelamkan dirinya di atas bukit itu.&lt;br /&gt;Kini ia telah berada di paling atas bukit itu,dengan tertawa terkekeh-kekeh seolah ia menantang langit yang hampir murka.Lalu tiba-tiba ia menangis tersedu-sedu dan duduk bersungkur di tanah seperti angin dan pasir yang bergulung tak dapat dipisahkan. Hatinya mulai berbicara “Andai ku dapat berbicara pada badai dan topan kukan mohon agar dapat menyeret isi hati ini yang kotor,penuh debu tebal,tanah lengket,dan lumpur yang hitam pekat,yang memenuhi jiwa ini.Bodoh…,memohon pada badai dan topan,memaksa tugas yang tidak dapat ia cari menyeret pasir yang tenggelam pada dasar palung lautan.”&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Awan hitam pun segera melepas bebannya.Hujan turun begitu lebatnya mengguyur semua yang ada di dasar tak terkecuali anak laki-laki itu.Kini wajahnya telah bersih dari debu-debu yang menempel,wajahnya begitu polos,kulitnya putih,matanya bundar,hidungnya mancung,dan bibirnya begitu merah.Tetapi air hujan tidak dapat membersihkan hatinya yang ia rasa begitu kotor.Kesempurnaan fisiknya mampu membungkus dengan sempurna hatinya yang begitu gelap.Tetapi tangisannya terdengar menyanyikan syair kejujuran seorang anak laki-laki dewasa yang telah lama terpendam,tangisannya mampu  menggores kedok kemunafikan yang selama ini bertameng dalam setiap senyumnya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Hampir lelah hujan membantu membersihkan jiwanya tapi tak sedikit pun ia melihat ada cahaya dihatinya yang bersinar.Ia begitu benci dengan jiwa-sampahnya,bau busuknya telah meracuni seluruh organ tubuhnya.Ia mencoba memejamkan matanya,ada suara-suara yang berbisik ke telinganya “Kau adalah pendosa,pendosa tetap saja pendosa.Najis-najis itu tak akan  pernah luntur dari jiwa mu.Najis-najis itu telah mengalir menggantikan aliran darah mu. Kemunafikan telah berdenyut menggantikan denyut nadi mu.Karena kau adalah pendosa.. kau adalah pendosa.. kau adalah pendosa.. “&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Beberapa kali aku bertanya pada jiwa ku,”Apakah aku salah dilahirkan sebagai pendosa?” Dan jiwa ku menjawab dengan kata-kata samar. Namun ku dengar nama dan prinsip-prinsipku dicaci maki,aku yakin bahwa aku telah bangun dan dapat memperhitungkan diriku sendiri di antara mereka yang mengecap dirinya sebagai orang yang suci,bahwa aku memiliki ketabahan hati walau berjalan di jalan sempit dan berduri.&lt;br /&gt;Lalu ia berkata kepada jiwanya,”Jika kesucian adalah sebuah kebajikan,kesopanan akan menghalangiku dari tuntutannya.”Dan jiwaku menjawabnya,”Namun kesucian bukan sebuah kebajikan,tetapi sebuah kenyataan yang tidak tampak dengan tiba-tiba pada mereka yang bergelar seorang yang suci.”&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Apakah sekarang ini jiwa ku sendiri telah berlebihan dalam melihat sisi buruk kehidupan dan semua yang di laporkan adalah sebenarnya kesuraman dan ratapan ku sendiri.&lt;br /&gt;Lalu ia bersujud  dalam hujan yang mulai tenang merintik,mencari jawab untuk dapat memohon setelah ia berjalan menyusuri hutan lebat,berbelok menyeberangi samudra luas,dan terus mendaki sampai akhirnya ia tersungkur di atas bukit ini.Dan ia berjanji tidak akan beranjak sampai ia menemukan kedamaian yang dapat menghapus semua noda di hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/607985881017074820-1557071280855035354?l=melankolisyangsempurna.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/feeds/1557071280855035354/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=607985881017074820&amp;postID=1557071280855035354' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/1557071280855035354'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/1557071280855035354'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/2008/12/pendosa.html' title='PENDOSA.........'/><author><name>AKU SI MELANKOLIS SEMPURNAKAH?</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11608552433812970293</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SSJXDHZhEwI/AAAAAAAAAAM/y0ufbGCfe60/S220/DSC_0024.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SUDwjZU46ZI/AAAAAAAAACQ/bTSFXrIMyho/s72-c/4.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-607985881017074820.post-374475743267451187</id><published>2008-12-08T04:18:00.000-08:00</published><updated>2008-12-08T04:29:33.483-08:00</updated><title type='text'>Dia Malaikat?</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/ST0RXNfpjkI/AAAAAAAAACA/_v5ekSz4oRo/s1600-h/index_r2_c1.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5277393428805160514" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 87px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/ST0RXNfpjkI/AAAAAAAAACA/_v5ekSz4oRo/s320/index_r2_c1.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Aku berada pada lorong yang gelap. Aku tau ini hanya sebuah ilusi tapi… mengapa begitu terasa nyata bagi ku…….??? Aku berkonsentrasi penuh berusaha agar dapat terbangun,untuk dapat keluar dari tempat yang sangat menakutkan ini.Ohh… Dewa mimpi telah mengurungku ke dalam istana mimpinya.Dewa mimpi telah mengurungku dalam kelambu sutra putihnya yang begitu halus dan kuat pada sebuah pembaringan yang begitu empuk dan nyaman.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;Tapi aneh, di sini aku hanya sendiri… Tempat apa ini??? Lorong gelap terasa begitu lembab,dingin,terasa di sekelilingku hawa mayat yang telah ditinggalkan oleh jiwa-jiwanya.Aku takuttt…. Aku benci gelap.. Aku benci kesendirian.. Aku benci kekosongan.. Aku benci melihat kematian.. Tapi aku tidak takut gelap.. Aku tidak takut kesendirian.. Aku tidak takut kekosongan.. Dan aku tidak takut dengan kematian…&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Aku mulai untuk melangkahkan kaki ku menyusuri lorong ini, selangkah demi selangkah dengan berjuta kehati-hatian mengiringinya.Semakin jauh aku melangkah semakin lembab lorong ini ku rasakan.Tiba-tiba kepala ku dijatuhi beberapa tetes air dari atap lorong,air itu mengalir dari rambutku lalu turun menuju dahi ku melintasi jalan sempit antara kedua alis dan mata ku dan terus mengalir mengikuti arah lurus batang hidung ku dan akhirnya terjatuh dan bermuara pada bibir tipisku yang tetap memerah setiap saat. Air itu sedikit demi sedikit meresap masuk ke dalam mulut ku dan akhirnya tercicip oleh lidah ku yang dari tadi tertidur lelap.Hanya dalam waktu seperjuta detik otak ku langsung bisa membaca pesan yang dikirim oleh lidah. I i.. iniiii.. ,ini adalah air mata.. ya ini air mata… Lidah ku tidak mungkin salah,karena aku tau lidah ku telah terbiasa bergaul dengan air semacam ini,mungkin hampir setiap malam lidahku dengan setia mengecap rasa asin dari air mata yang mengalir dari atas sana.&lt;br /&gt;Aku makin tidak mengerti dengan tempat ini. Hawa yang begitu lembab ternyata akibat dari resapan air mata yang memenuhi dinding dan atap lorong ini. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;“Aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa…” tiba-tiba terdengar lengkingan teriakan seorang wanita di belakang lorong sana,teriakan itu begitu menyakitkan,aku bisa merasakannya. Dan sepertinya aku mengenal teriakan itu... Ya.. Dia.. Dia.. Dia seorang wanita yang pernah kulihat di Rumah Sakit di Singapura sana. Aku pernah mendengar teriakan wanita itu , ia berteriak karena telah merasa bosan dengan sakitnya kemotherapy yang selalu ia jalani di rumah sakit itu. Kasihan… Wanita yang malang… Tapi.. Mengapa ia ada di tempat ini? Apakah ia juga terjebak di dalam sebuah mimpi yang sama dengan ku???&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Aku termenung tetapi tetap dengan langkahku.Dan sampai akhirnya aku terbangun dari ketermenunganku ketika aku merasakan ada sebuah langkah yang mengekor di belakangku.Langkah itu seperti langkah seorang pemburu. Oh bukan.. Langkah itu seperti langkah seorang algojo penjagal kepala-kepala orang yang telah diberi vonis bersalah. Ya.. Dari langkahnya yang begitu mantap,dia pasti seorang algojo yang bertubuh besar dan kekar.Kepalanya pasti ditutupi oleh topeng dan tubuhnya ditutupi oleh jubah hitam yang menandakan ia adalah seorang pengantar kematian. Pikiranku menjadi kacau lalu ku percepat langkah ku. Makin ku percepat langkah ku makin ku rasakan langkah di belakang sana juga semakin cepat.Aku semakin ketakutan dan ku putuskan untuk berlari secepat mungkin. Sial,kurasakan langkahnya di belakangku juga ikut berlari, malah lebih cepat dari lari ku. Ya,sang algojo semakin terasa dekat mengejarku dengan pedang di tangannya yang kekar siap menebas kepalaku. Jantung ku semakin cepat berdetak sedangkan nafas ku telah terasa sesak,aku sudah tidak sanggup berlari,seluruh tubuh ku bergetar dan akhirnya ku terjatuh tersungkur.Ku pejamkan mataku,pasrah,berharap pedang yang digunakan sang algojo begitu tajam sehingga hanya sekejap rasa sakit yang ku rasakan ketika sang algojo memenggal kepala ku.&lt;br /&gt;Nafas ku berangsur pulih,tenang,tanpa sesak lagi.Perlahan ku buka mata ku dan alangkah terpesonanya ketika aku melihat sesosok Malaikat di hadapan ku,ia begitu gagah,ia begitu perkasa dengan kedua sayapnya yang kokoh,ia begitu cemerlang dengan cahaya yang bersinar di seluruh tubuhnya,dan iya juga begitu rupawan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;Lalu Malaikat itu mengangkat dan menggendong ku dengan kedua tangannya yang kuat. Dan Sang Malaikat membawa ku terbang untuk meninggalkan tempat itu.Kuberanikan diri melingkarkan kedua tanganku pada lehernya,terasa begitu hangat tubuhnya yang akhirnya menyatu juga kehangatan tubuhnya ke dalam tubuh ku,memberikan energinya yang begitu kuat ke dalam jiwaku yang mulai rapuh.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;Dan akhirnya sang Malaikat telah sampai mengantar ku,aku mengenal tempat ini… Ini adalah kamarku tempat aku memulai perjalanan ku tadi. Dengan perlahan Sang Malaikat membaringkan tubuh ku di atas tempat tidur,dengan perasaan berat akhirnya ku lepaskan kedua tangan ku yang dari tadi melingkar erat di lehernya. Setelah menyelimuti tubuh ku Sang Malaikat pun pergi dengan senyum lebar di wajahnya, walau tak kulihat sedikitpun cinta di sinar matanya.Aku mengerti karena ia adalah Sang Malaikat.&lt;br /&gt;Benarkah ia Malaikat?&lt;br /&gt;Seorang pria yang rupawan…&lt;br /&gt;Seorang pria yang cemerlang…&lt;br /&gt;Seorang pria yang dapat terbang dengan kedua sayapnya…&lt;br /&gt;Dan seorang pria tanpa cinta kecuali kepatuhan kepada Sang Penciptanya…&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/607985881017074820-374475743267451187?l=melankolisyangsempurna.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/feeds/374475743267451187/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=607985881017074820&amp;postID=374475743267451187' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/374475743267451187'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/374475743267451187'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/2008/12/dia-malaikat.html' title='Dia Malaikat?'/><author><name>AKU SI MELANKOLIS SEMPURNAKAH?</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11608552433812970293</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SSJXDHZhEwI/AAAAAAAAAAM/y0ufbGCfe60/S220/DSC_0024.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/ST0RXNfpjkI/AAAAAAAAACA/_v5ekSz4oRo/s72-c/index_r2_c1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-607985881017074820.post-7674903460598774344</id><published>2008-12-07T03:52:00.000-08:00</published><updated>2008-12-07T04:02:55.618-08:00</updated><title type='text'>Jesus Will Returns</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/STu7Juo1TgI/AAAAAAAAABo/POE1d97hhiU/s1600-h/banner5[1].jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5277017164207181314" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 205px; CURSOR: hand; HEIGHT: 150px" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/STu7Juo1TgI/AAAAAAAAABo/POE1d97hhiU/s320/banner5%5B1%5D.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Jesus, the Prophet and Messiah, is alive and will return to the Earth in the near future. We are Muslims who love Jesus, believe in all his miracles and noble morality, know that he will come back to the world again to save humanity and we are eagerly waiting for this great and blessed event to happen. We believe that Jesus would come back to the earth miraculously in the last days and bring peace, justice and happiness by uniting Christians and Muslims in a common religion and morality. Come, let us prepare together for the second coming of Jesus.  www.jesuswillreturn.com&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/607985881017074820-7674903460598774344?l=melankolisyangsempurna.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/feeds/7674903460598774344/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=607985881017074820&amp;postID=7674903460598774344' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/7674903460598774344'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/7674903460598774344'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/2008/12/jesus-will-returns.html' title='Jesus Will Returns'/><author><name>AKU SI MELANKOLIS SEMPURNAKAH?</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11608552433812970293</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SSJXDHZhEwI/AAAAAAAAAAM/y0ufbGCfe60/S220/DSC_0024.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/STu7Juo1TgI/AAAAAAAAABo/POE1d97hhiU/s72-c/banner5%5B1%5D.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-607985881017074820.post-7105113365055953117</id><published>2008-12-05T01:15:00.000-08:00</published><updated>2008-12-05T02:04:11.726-08:00</updated><title type='text'>Yummy... lagi.......</title><content type='html'>&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;Bandeng &lt;span style="color:#ff6600;"&gt;Asam&lt;/span&gt; &lt;span style="color:#33ff33;"&gt;Gembira&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Ria&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;Bahan-bahan:&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#33ff33;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#33ff33;"&gt;2 ekor ikan bandeng berukuran sedang&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;7 buah cabai merah besar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;5 siung bawang merah&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;3 siung bawang putih&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ff33;"&gt;5 butir kemiri&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;200gr asam mangga (mangga muda yang dikeringkan)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Garam secukupnya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;Bubuk kunyit secukupnya&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;1 ikat daun kemangi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ff33;"&gt;Kaldu bubuk secukupnya&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;¾ liter air&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;Cara memasaknya:&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ff33;"&gt;Tadinya gak yakin kalo resep ini patut dimasukkan kedalam blog ini.&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Habis kalo kita liat bumbu-bumbunya sangat sederhana,serta bumbu utamanya gak jauh beda dengan resep kemarin (Ikan Rimba Bumbu Kuning).&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;Pagi-pagi buta si abang telpon aku,katanya disuruh datang kerumahnya hari ini.&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;Trus aku Tanya ke dia “emangnya ada apa bang….?”&lt;/span&gt; &lt;span style="color:#33ff33;"&gt;Dia bilang hari ini adalah hari dimana pasar barter digelar.Berarti hari ini bisa makan ikan lagi…. &lt;/span&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Huhhh… aku kira ada apa. Trus si abang maksa aku wajib datang kerumahnya untuk menemaninya masak ikan,dan dia mengancam kalau aku tidak datang maka putus persahabatan antara kita yang sudah terjalin kurang lebih 10 tahun.&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;Waduh si abang udah berani ngancem-ngancem…. Untung saja aku tidak ada janji dengan seseorang hari ini, jadi mau gak mau aku turuti permintaan abang.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ff33;"&gt;Apes…&lt;/span&gt; &lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;sudah menunggu lebih dari satu jam bus yang menuju arah gunung sana gak muncul-muncul,sekalinya muncul penuh sesak di dalamnya oleh penumpang-penumpang yang beraneka ragam,dari pada aku menunggu satu jam lebih lagi aku putuskan untuk ikut dalam bus itu&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;Baru ¼ jam aku di dalamnya pakaianku sudah basah oleh keringat,kepalaku mulai terasa pusing dengan aroma tubuh para penumpang yang bercampur aduk di dalam bus itu.&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#33ff33;"&gt;Untung saja dalam perjalanan tidak ada hambatan yang berarti, jadi cukup sudah satu setengah jam aku tersiksa menahan mual dan hawa panas di bus itu.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Sesampainya di rumah abang,bukannya disuruh istirahat dulu malah langsung disuruh mencuci bumbu yang sudah ia siapkan di meja.&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;Tak berperasaan abang ku satu ini….&lt;/span&gt; &lt;span style="color:#33ff33;"&gt;Lagi-lagi aku hanya bisa menurutinya dengan menelan ludah sebagai tanda sebuah keterpaksaan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;Semua bumbu telah siap,dan 2 ekor ikan bandeng berukuran sedang sudah di bersihkan dan dipotong-potong.Seperti kemarin-kemarin aku disuruh mengulek bumbu,7 buah cabai merah besar yang sudah dipotong,5 siung bawang merah,3 siung bawang putih,dan satu sendok garam sudah siap digilas halus oleh ulekan tanganku.&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;Setelah bumbu-bumbu tadi halus,abang memasukkan 5 butir kemiri untuk ikut dihaluskan dan bercampur dengan bumbu-bumbu lainnya.&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Tubuhku semakin lemas akibat berdiri satu jam lebih di bus tadi ditambah sisa tenaga ku yang hampir habis terpakai untuk mengulek bumbu-bumbu ini.&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#33ff33;"&gt;”bang udah halus nih bumbu-bumbu,lemes dah gak sanggup lagi bantuin abang masak.” &lt;/span&gt;&lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;Si abang cuma bisa tertawa puas melihat ku duduk sudah tak berdaya lagi melakukan apa pun. “ya sudah duduk yang anteng di bangku ya…” “sebentar lagi tenagamu juga pulih dengan masakan abang ini.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;“Udah hilang nafsu makan ku bang..”&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#33ff33;"&gt;“Jangan salah… masakan abang ini bisa membangkitkan 10x lipat nafsu makan mu.”&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;“Udah bang jangan ngomong doang mana buktinya?”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;“Cepet selesaikan masaknya.”&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;“oke…”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ff33;"&gt;Abang pun mulai menaruh penggorengan di atas kompor,lalu ia nyalakan kompor dengan api sedang.Ikan bandeng pun langsung dimasukkan semua ke dalam penggorengan serta bumbu-bumbu yang telah aku haluskan tadi dimasukkan jadi satu dengan ikan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;“Bang gak pakai minyak goreng?”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;“Gak pake,ini masakan rendah kolestorol loh…”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;Ya ampun…&lt;/span&gt; &lt;span style="color:#33ff33;"&gt;orang gunung ternyata tau juga tentang masakan rendah kolesterol…. Padahal sampai sekarang ini di rumahnya belom ada tv lho… He he….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Abang mengaduk ikan dan bumbu supaya tercampur merata,ketika ikan dan bumbu sudah terlihat tercampur merata abang memasukkan ¾ liter air ke dalam masakkannya. &lt;/span&gt;&lt;span style="color:#33ff33;"&gt;Byuuurr……&lt;/span&gt; &lt;span style="color:#33ff33;"&gt;kini ikan pun tenggelam oleh air.&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;Tak lama kemudian semangkuk kecil asam mangga pun dimasukkan,lalu abang mengaduk ikan dan asam mangga supaya tercampur merata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;Tadinya aku tidak tau bumbu berwarna coklat yang panjangnya rata-rata 5-10 cm dan dengan lebar ½ cm itu adalah asam mangga.Asam mangga adalah daging mangga muda yang diiris sedang lalu dikeringkan dengan di jemur pada sinar matahari.&lt;/span&gt; &lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;Sepertinya asam mangga tersebut tidak di jual di supermarket atau pun di pasar-pasar tradisional ya…….&lt;/span&gt; &lt;span style="color:#33ff33;"&gt;Jadi kalo mau buat resep masakan ini teman-teman sebelumnya harus membuat terlebih dahulu asam mangganya.&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Caranya simple yang sudah aku jelaskan tadi,beli mangga muda trus di iris sedang lalu di jemur sampai kering. Gampang kan….&lt;/span&gt; &lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;Kalo gak mau repot bikin asam mangga kata abang boleh pesen sama dia kok….. Tuh kan ujung-ujungnya kok malah bisnis???????&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;Lanjut……..&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ff33;"&gt;Setelah asam mangga tercampur jadi satu,lalu abang memasukkan kunyit bubuk,garam,dan kaldu bubuk secukupnya.&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Abang mengaduk-ngaduk ikan secara perlahan supaya bumbu dapat meresap ke dalam daging ikan dan ikan tidak menjadi hancur.Satu ikat daun kemangi yang telah dipetik daunnya pun dimasukkan ke dalam penggorengan.&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;Lalu penggorengan ditutup beberapa menit sampai air menjadi mendidih,dan daging ikan menjadi matang.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;Tidak lama kemudia tutup penggorengan diangkat abang,daun kemangi sudah terlihat layu dan daging ikan sudah terlihat matang.Kompor dimatikan lalu abang menyajikan masakannya ke dalam piring keramik cekung dan menaburi bawang goreng di atasnya.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;“Selesai….”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ff33;"&gt;Abang pun meletakkan masakannya di samping bakul yang sudah terisi nasi hangat.Lalu memberikan aku sebuah piring dan sendok.&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;Aku hanya menyendok sedikit nasi di piringku,karena selera makan ku sudah terbunuh oleh aroma-aroma aneh di dalam bus tadi.Karena aku penasaran dengan asam mangga maka aku ambil beberapa sendok asam mangga yang terlihat sudah melunak pada masakan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;Aku tidak dapat berkata-kata ketika telah beberapa suap nasi dan masakan ini masuk kedalam mulut ku….&lt;/span&gt; &lt;span style="color:#ff6600;"&gt;Uhhhhhhh… Segerrr…….. Rasa asemnya dan gurihnya itu lhooo……. Wuiiihhh…… bikin pikiran jadi suegerrr……… pusing ilang,mual kabur…….. &lt;/span&gt;&lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;yang ada malah kita gak bisa nyetop makan masakan ini… &lt;/span&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;Gak sadar udah nyendok dua kali nasi yang ada di bakul….. he.. he.. ketauan deh…….&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#33ff33;"&gt;Si abang malah senyum-senyum,trus tertawa cekikikan trus berubah terbaha-bahak ngliat aku sudah nambah tiga kali……. “ckikik kikik kikik…. wakakak kakak kakak…..” ( tawanya abang ) serem ya……..&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Dari pada bikin nafsu makan kita ilang lagi…… mendingan sampai disini aja ya cerita resep masakan minggu ini……….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;Wa&lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;j&lt;/span&gt;i&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#33ff33;"&gt;b&lt;/span&gt; &lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;d&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#33ff33;"&gt;i&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;c&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#33ff33;"&gt;b&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;a&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;……..! &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/607985881017074820-7105113365055953117?l=melankolisyangsempurna.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/feeds/7105113365055953117/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=607985881017074820&amp;postID=7105113365055953117' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/7105113365055953117'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/7105113365055953117'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/2008/12/yummy-lagi.html' title='Yummy... lagi.......'/><author><name>AKU SI MELANKOLIS SEMPURNAKAH?</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11608552433812970293</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SSJXDHZhEwI/AAAAAAAAAAM/y0ufbGCfe60/S220/DSC_0024.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-607985881017074820.post-5907228864665813190</id><published>2008-12-04T01:48:00.000-08:00</published><updated>2008-12-07T03:02:46.996-08:00</updated><title type='text'>Sebuah Mimpi Dan Impian Pada Sebuah Pencarian IV</title><content type='html'>&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;Sebelumnya baca dahulu bag I,II,III di bawah.....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan masih terjaga dari kesuciannya ia memulai ritual suci terakhirnya pada hari ini.Lantunan ayat-ayat bertuah mengalun menyebar bersamaan dengan dinginnya angin malam yang mulai menguasai perkampungan itu.Sesekali bibirnya bergetar menahan hawa dingin yang mulai meresap ke dalam tubuh melalui kulitnya.Suara jangkrik dan katak yang dari tadi telah menunjukkan kebolehannya berdendang, tiba-tiba membisu,hening,tak bernyali bersaing dengan keindahan lantunan ayat-ayat pembersih jiwa.Orang-orang yang berada dan sedang bekerja merapikan hasil panen di persawahan itu menghentikan aktivitasnya terbius oleh keheningan yang secara tiba-tiba melanda kawasan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangkrik dan katak kini telah membisu,begitu juga dengan gonggongan anjing liar di dalam hutan sana dengan sekejap lenyap seperti ditelan oleh penguasa gunung di atas sana.Mereka pun beradu pandang oleh sesamanya,mengisyaratkan kepada semua agar segera meninggalkan tempat itu dan berlindung di rumah mereka masing-masing.Satu demi satu orang-orang itu lari terbirit-birit dari areal persawahan.Tumpukan padi yang hampir semuanya terikat ditinggalkan oleh mereka,tetapi ada seorang ibu dan anak laki-lakinya berumur sekitar tujuh tahun di sampingnya tetap berdiri tidak meninggalkan tempat itu.Dimata mereka terpancar jelas cahaya kekaguman atas keagungan yang tersirat dalam setiap lantunan ayat-ayat suci yang melapisi udara dingin dan kabut tipis yang menyelimuti perkampungan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah ia menyelesaikan ritualnya yang terakhir matanya memandangi areal persawahan yang telah sepi,padi-padi yang tertumpuk rapi laksana batangan-batangan emas yang terhampar tanpa bertuan.Sebuah sinar ketakjuban yang terasa begitu gaib terpancar dari dua pasang mata yang begitu menyentuh hatinya laksana jari-jemari lembut seorang musisi menyentuh dawai-dawai harpa yang bergetar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bibirnya mulai bergetar lagi menandakan pertahanannya melawan dinginnya udara sudah hampir jebol,ia mencoba tenang dengan memejamkan matanya agar bisa mengumpulkan energi yang tersisa demi menghalau udara dingin yang hampir menguasai seluruh tubuhnya.&lt;br /&gt;Sang ibu menunduk dan berbisik kepada anaknya,dengan segenap kepatuhannya sang anak pun berbalik menuju tempat perbekalan mereka.Anak itu pun mengambil satu buah ubi rebus berukuran besar dan menuangkan air rempah yang ada di dalam kendi kesebuah gelas bambu,lalu sang anak tersebut kembali berdiri di samping sang ibu dengan menggenggam sebuah ubi rebus dan segelas air rempah.Sang ibu pun melepaskan selendangnya yang dari tadi melilit di lehernya,lalu ia lilitkan di leher anaknya sambil memberikan sebuah perintah kepada sang anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika ia membuka kedua matanya seorang anak laki-laki sudah berdiri di depannya.Anak itu pun lalu menaruh ubi rebus di atas pangkuannya dan meletakkan gelas bambu yang terisi air rempah di depan kakinya.Anak itu pun menyapu udara dingin yang menutupi wajahnya dengan sebuah senyuman hangat dibarengi oleh suatu ketulusan yang sempurna tanpa cacat sedikit pun,melepaskan selendang yang terlilit di lehernya dan melilitkan salendang tersebut kepada seorang pelantun ayat-ayat yang tercipta oleh Sang Penguasa Jagat Raya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum ia sempat mengucapkan terimakasih,anak itu pun telah meninggalkannya kembali kepelukan ibunya yang masih berdiri di tengah sawah menunggu sang anak.Ia pun menatap mereka menundukkan kepala menyimbolkan ucapan syukur dan terimakasih yang begitu mendalam,mereka pun membalasnya dengan menundukkan kepala mereka juga lalu melangkah meninggalkan tempat itu menuntun anaknya melewati pematang sawah yang gelap dan akhirnya mereka berdua memudar dan hilang ditelan oleh kegelapan malam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum ia memakan ubi rebus dan menenggak air rempah yang berada dihadapannya, dan dia berkata, ”Ya,&lt;strong&gt;Tuhan&lt;/strong&gt; ku,&lt;strong&gt;Zat&lt;/strong&gt; yang telah menurunkanku dan merestuiku.Sebuah cinta agung membuat hatiku sebagai sebuah persembahan suci.Ini adalah rizki&lt;strong&gt;Mu&lt;/strong&gt;,rizki yang telah kau kirim melalui seorang ibu dan anaknya yang sejati,dengan ketidak tahuan mereka telah meninggikanku pada singgasana agung.Maka terimalah permohonan maaf ku mewakili permohonan maaf sang ibu dan anaknya yang tidak tahu bahwa &lt;strong&gt;Engkau&lt;/strong&gt;lah satu-satunya &lt;strong&gt;Zat &lt;/strong&gt;yang pantas untuk diagungkan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam dan kesunyian telah bener-benar turun diatas kelelapan siang.Cahaya perak rembulan menyinari pepohonan hutan diatas sana menjadi satu-satunya pelita sebagai penerang alam. Tahukah kamu apa yang datang pada malam hari itu?(yaitu)bintang yang cahayanya menembus,dengan teraturnya mereka berbaris membentuk sebuah rasi yang menjadi salah satu penunjuk jalan oleh semua makhluk.Kerlipan cahayanya meramaikan kesunyian sekaligus menimbulkan kekaguman.Alangkah ruginya bagi mereka yang telah terlelap dan tidak dapat memandanginya,karena di dalam setiap cahayanya dapat kita ketahui tempat kediaman semua jiwa adalah dalam angkasaNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika matanya telah letih memandang wajah hari,ia putuskan untuk beristirahat pada tumpukan jerami tak jauh dari tempat ia duduk.Tak ada rasa takut sedikitpun yang menghantuinya,diantara begitu banyak hewan-hewan liar berkeliaran yang suatu saat nanti akan melintasinya.Selendang yang terlilit di lehernya membantunya menghalau hawa dingin yang makin mereja lela.Ia meyakini tidak ada satu jiwa pun (diri) melainkan ada penjaganya,yaitu malaikat-malaikat di atas langit sana yang selalu akan melindunginya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;Kisah ini akan terus berlanjut....................................................................akan terus berlanjut......................................................dan akan terus berlanjut................................................&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/607985881017074820-5907228864665813190?l=melankolisyangsempurna.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/feeds/5907228864665813190/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=607985881017074820&amp;postID=5907228864665813190' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/5907228864665813190'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/5907228864665813190'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/2008/12/sebuah-mimpi-dan-impian-pada-sebuah.html' title='Sebuah Mimpi Dan Impian Pada Sebuah Pencarian IV'/><author><name>AKU SI MELANKOLIS SEMPURNAKAH?</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11608552433812970293</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SSJXDHZhEwI/AAAAAAAAAAM/y0ufbGCfe60/S220/DSC_0024.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-607985881017074820.post-5373439372325635832</id><published>2008-11-27T02:55:00.000-08:00</published><updated>2008-12-07T02:58:03.482-08:00</updated><title type='text'>Sebuah mimpi Dan Impian Pada Sebuah Pencarian III</title><content type='html'>&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Baca dahulu bag I &amp;amp; II dibawah...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak lama setelah gerombolan kupu-kupu bubar dari pertunjukkannya,tak lama pula ia mulai bangkit dari duduknya lalu melompat dari batu besar dimana ia tadi duduk menjadi penonton terdepan.Ia sebrangi aliran sungai yang dangkal dan dengan hati-hati ia telusuri jalan yang menanjak mencoba mencari jalan pintas tercepat untuk bisa sampai disebuah perkampungan di pinggiran hutan, sebelum malam menggelar permadaninya pada langit yang mulai meredup karena mulai ditinggalkan oleh siang yang akan membagi cintanya ke langit-langit pada belahan dunia lainnya,tanpa tangis tanpa kesedihan karena ia (langit) tahu dan merasakan begitu adilnya siang membagi cintanya kepadanya dan yang lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan malam apabila menutupi dengan permadaninya yang bertatahkan berjuta gemerlap sinar bintang dan terkadang terlukiskan bulan purnama yang penuh dengan sinar anggunnya walau sebenarnya semu,meyakinkan langit bahwa ia tercipta bukan hanya untuk memperoleh terang seutuhnya,tetapi juga gelap yang masih mempunyai berjuta titik terang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Demi langit dan yang datang pada malam hari,&lt;br /&gt;tahukah kamu apa yang datang pada malam hari itu?&lt;br /&gt;(yaitu)bintang yang cahayanya menembus,&lt;br /&gt;tidak ada satu jiwa pun (diri) melainkan ada penjaganya.&lt;br /&gt;Maka hendaklah manusia memperhatikan dari apakah di diciptakan?&lt;br /&gt;Dia diciptakan dari air yang terpancar,&lt;br /&gt;yang keluar dari antara tulang sulbi dan tulang dada. Ath-thariq :1-7&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;Akhirnya sampailah juga ia pada sebuah jalan yang akan mengarahkannya kesebuah perkampungan di pinggiran hutan.Sesekali ditengadahkan kepalanya menatap langit yang selama ini menyertakan pembinaannya memberikan petunjuk waktu tatkala siang atau malam yang berganti, tak pernah sesekalipun lalai atau membuat kekhilafan walaupun terkadang ganas dan jinaknya cuaca pada alam menyamarkan pembinaannya dengan bayang-bayang awan yang hitam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia juga tidak mengacuhkan pandangannya dari bumi atau tanah yang selalu iya pijak dengan penghamparannya yang tak terbatas menyediakan apapun yang hendak diperlukan semua makhluk hidup yang ada di atasnya maupun di dalamnya tanpa ada pilih kasih maupun perhitungan pada siapapun.Ia (bumi) hanya mengingatkan kepada semua makhluk hidup terutama yang mempunyai akal agar sebijak mungkin dan bertanggungjawab dengan apa yang telah diambil darinya.Ia (bumi) dapat murka membinasakan makhluk-makhluk rakus berakal bahkan makhluk-makhluk lainnya yang tidak berdosa,jika berani merubah atau merusak yang ada di dalam maupun diluarnya tanpa membenahi atau mengembalikannya seperti semula.&lt;br /&gt;Ia sadar sebagai jiwa yang menjadi penyempurnaan&lt;strong&gt;Nya&lt;/strong&gt; (ciptaan&lt;strong&gt;Nya&lt;/strong&gt;),tidak dapat terlepas dari (ciptaan&lt;strong&gt;Nya&lt;/strong&gt;)yang lain,saling berdampingan,saling mengisi,saling memberi,saling menerima,saling mengingatkan,saling menjaga,saling mengasihi,dan bersama-sama tunduk dan patuh serta beribadah hanya kepada&lt;strong&gt;Nya&lt;/strong&gt; &lt;strong&gt;Sang Maha Pencipta Raga Sukma Alam Semesta&lt;/strong&gt; pemilik &lt;strong&gt;99 Asma’ul Husna&lt;/strong&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampailah ia pada sebuah perkampungan di pinggir hutan tepat ketika matahari sudah tenggelam di ufuk barat.Ia mencoba mencari tempat yang tepat untuk mengerjakan kembali ritual suci keempatnya.Terlihat semua pintu dan jendela rumah penduduk tertutup rapat,tak seorang pun terlihat berada di luar rumah,hanya terlihat percikan cahaya lampu minyak yang menerobos diantara sela-sela lubang rumah mereka.Cahaya kunang-kunang yang berterbangan di mana-mana menggantikan lalu-lalang para penduduk yang telah terlebih dahulu meramaikan jalan dan perkampungan ini saat siang tadi.Ketika ia pandang jauh ke area persawahan sana,terlihat beberapa titik cahaya lampu minyak yang membuat kesatuan penerangan pada salah satu petak sawah.Semakin dekat ia menuju kesana semakin terang kumpulan cahaya itu bersinar.Di dalamnya terdapat sebuah kegiatan yang di lakukan oleh beberapa orang penduduk,mereka sedang merapikan hasil panennya mengikat ratusan batang padi yang telah mereka potong dan tumpuk di tengah sawah.&lt;br /&gt;Sebagian dari mereka melihat kedatangannya serta merta mengawasi setiap langkah yang ia pijak sampai akhirnya berhenti di samping pematang sawah yang terang dan terasa hangat.Pada waktu yang sangat sempit pada ritual suci keempatnya langsung ia membasuh anggota bagian tubuhnya pada aliran air irigasi berniat untuk bersuci dan langsung mengerjakan ritual sucinya di bawah pohon kelapa bersebelahan dimana yang lainnya sibuk dengan pekerjaannya masing-masing.&lt;br /&gt;Setelah selesai mengerjakan ritual suci keempatnya pada hari ini tidak langsung ia rubah posisi duduknya,dengan tetap pada posisi duduk yang ia lakukan di akhir gerakan ritualnya ia memejamkan mata seraya mulutnya berkomat kamit menyebutkan lafadz nama&lt;strong&gt;Nya&lt;/strong&gt;, menunggu tibanya waktu ritual suci kelimanya yang sebentar lagi memasuki waktu pelaksanannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;...........Maaf ternyata hari ini bintang-bintang belum dimunculkan.............tapi janji besok bintang-bintang akan bertebaran di sini...............karena kisah ini akan terus berlanjut....................akan terus berlanjut.....................akan terus berlanjut.......................................&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/607985881017074820-5373439372325635832?l=melankolisyangsempurna.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/feeds/5373439372325635832/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=607985881017074820&amp;postID=5373439372325635832' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/5373439372325635832'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/5373439372325635832'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/2008/11/sebuah-mimpi-dan-impian-pada-sebuah_27.html' title='Sebuah mimpi Dan Impian Pada Sebuah Pencarian III'/><author><name>AKU SI MELANKOLIS SEMPURNAKAH?</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11608552433812970293</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SSJXDHZhEwI/AAAAAAAAAAM/y0ufbGCfe60/S220/DSC_0024.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-607985881017074820.post-1028001857618658266</id><published>2008-11-26T02:03:00.000-08:00</published><updated>2008-12-07T03:03:36.046-08:00</updated><title type='text'>Sebuah Mimpi Dan Impian Pada Sebuah Pencarian II</title><content type='html'>Pancaran energi dari buah sawo yang menyerap di tubuhnya telah memberikan reflek kepada kedua kakinya untuk memulai langkahnya melanjutkan perjalanan.Hembusan angin menjadi penuntun ke mana kakinya akan melangkah,jalan setapak yang ia masuki membawanya masuk kedalam hutan heterogen.Bermacam-macam tanaman dengan bentuk daun yang beraneka ragam menyapanya bergantian sepanjang jalan yang ia lintasi.Bermacam-macam serangga pun tak mau kalah ikut menari dengan lincah dari dahan ke dahan lainnya seolah memberikan suguhan hiburan yang tidak mengharapkan pamrih apapun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampailah sekarang ia pada sebuah perkampungan pohon murbei yang hijau.Nampak pada raut wajah semua penduduknya dibayangi oleh beban yang sangat berat,tapi anehnya diantara mereka tak satupun mengeluh, dan terpacar keikhlasan dari beban yang sedang mereka jalani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bulu kuduknya langsung bergidik ketika mengetahuai beban yang dirasakan oleh mereka.Hampir setiap batang dan daun dari pada mereka dihinggapi ulat yang tak henti-hentinya menikmati sebagian besar tubuh mereka,tak tahu sampai kapan ulat-ulat tersebut akan berhenti menggrogoti para penduduk di perkampungan murbei.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepanjang jalan ia merenungi nasib penduduk murbei.Kasihan dan rasa iba yang mendalam ia tuangkan pada bait-bait doa,berharap agar mereka diberi ketabahan dalam menjalankan kehidupannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari menjelang sore mengantarkan ia pada suatu tempat yang begitu sejuk.Riuh sorak air terjun yang jatuh ke aliran sungai dan batu besar menyemarakkan suasana di dalam hutan.Kini waktunya bersuci untuk melaksanakan ritual suci ketiga di hari ini.Udara yang begitu sejuk,dan suasana alam yang begitu damai,membawanya kedalam suatu kekhusukan dalam ritual sucinya,riuh sorak air terjun tak mampu menggoyahkan kekhusukannya, malah menyatukan dirinya ke dalam sebuah kesatuan dari sesama makhluk yang tercipta,hanya patut untuk patuh dan tunduk berjalan pada sebuah garis lurus yang telah terpahat dalam aqidah-aqidah&lt;strong&gt;Nya&lt;/strong&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia pun duduk pada batu besar yang ada di pinggiran sungai setelah selesai mengerjakan kewajibannya.Dengan perasaan takjub ketika ia melihat segerombolan kupu-kupu cantik yang beraneka warna berterbangan di sekitarnya, seolah memamerkan keindahan pada setiap motif dan warna yang tergores pada sayap-sayap lentiknya, bahwa merekalah adalah makhluk yang terindah di kawasan hutan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua makhluk yang menonton pertunjukan kupu-kupu menari, termasuk dirinya tidak merasa iri sedikit pun kepada kupu-kupu itu,malah perasaan haru dan bangga diberikan kepada gerombolan kupu-kupu karena kesabaran dan ketabahannya yang telah dilaluinya yaitu yang dahulu mereka tercipta sebagai makhluk yang menjijikkan bahkan dijauhi mampu berubah menjadi makhluk yang indah dan dipuji.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia pun termenung,merasa malu kepada kupu-kupu itu.Teringat dulu ketika ia mendapatkan berbagai cobaan,hanya bisa menyalahkan&lt;strong&gt;Nya&lt;/strong&gt; dengan semua cobaan yang diberikan oleh-&lt;strong&gt;Nya&lt;/strong&gt;.Padahal semua cobaan itu pada suatu saat nantinya akan menjadi sebuah perubahan,sebuah pembelajaran,sebuah keberhasilan,dan hikmah dari semua itu adalah keindahan yang sedang diperoleh dan dinikmati oleh gerombolan kupu-kupu itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;Tunggu kisahnya di waktu malam tiba........... pasti teman-teman akan bertemu kembali dengan bintang dan rembulan....hmmm yakin... bisa bertemu dengan bintang dan rembulan???...........Semoga malam ini tidak mendung ya.............Kisah ini akan terus berlanjut....................akan terus berlanjut........................................akan terus berlanjut...................................&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/607985881017074820-1028001857618658266?l=melankolisyangsempurna.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/feeds/1028001857618658266/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=607985881017074820&amp;postID=1028001857618658266' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/1028001857618658266'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/1028001857618658266'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/2008/11/sebuah-mimpi-dan-impian-pada-sebuah_26.html' title='Sebuah Mimpi Dan Impian Pada Sebuah Pencarian II'/><author><name>AKU SI MELANKOLIS SEMPURNAKAH?</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11608552433812970293</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SSJXDHZhEwI/AAAAAAAAAAM/y0ufbGCfe60/S220/DSC_0024.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-607985881017074820.post-6480992155584322066</id><published>2008-11-25T02:18:00.000-08:00</published><updated>2008-12-07T03:00:49.247-08:00</updated><title type='text'>Sebuah Mimpi Dan Impian Pada Sebuah Pencarian</title><content type='html'>Membaca,berangan-angan,menulis puisi,mendengar alunan musik,mengerjakan tugas,semua dilakukannya tahun itu.Tapi sekarang ada beberapa hal yang berubah hingga akhirnya menjadi dirinya sekarang ini.Berkelana menyusuri dunia luas sambil menulis puisi,berangan-angan,menikmati manis dan pahitnya kehidupan.&lt;br /&gt;Hanya dengan berbekal segumpal otak di kepala berjalan menyusuri jalan berliku,kadang menaiki bukit terjal yang curam maupun jalan landai yang licin,tak dapat menghentikan langkahnya sebelum ia mendapatkan apa yang sedang ia cari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kokok ayam menjadi tanda untuk memulai kembali sebuah pencarian,segera ia membuka matanya setelah lelap dalam tidur yang tenang,menyucikan diri,menghadap kiblat memulai sebuah ritual yang ia percayai,memuja&lt;strong&gt;Nya &lt;/strong&gt;dengan ayat-ayat yang langsung diturunkan dari langit oleh seorang malaikat dari sebuah &lt;strong&gt;Zat Maha Agung&lt;/strong&gt; yang ia puja,melantunkan syair-syair suci diantara gerakan-gerakan yang dilakukan oleh tubuhnya secara tertib.&lt;br /&gt;Tak lupa sebuah ungkapan syukur,berjuta permintaan,serta pengharapan untuk sebuah bumi yang harus tetap berputar dengan kedamaian menyertai kehidupan setiap umat dan makhluk yang ada di dalamnya.&lt;br /&gt;Semuanya itu tadi ia titipkan kepada angin yang sedang berhembus melalui nafasnya yang hangat agar sampai kepada Sang Penguasa, dan ia yakin sebuah hembusan angin mampu mengantarkan semua pesannya menembus tujuh lapisan langit dengan hanya membutuhkan waktu 0,00000000…1 detik,langit biru yang luas yang terlihat tak mempunyai batas,bintang dan rembulan yang masih memancarkan sinarnya walaupun cahaya mentari mulai mengusir keberadaannya,serta kicauan burung yang mendendangkan irama alam,menjadi saksi dari berjuta makhluk yang menyaksikannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Demi matahari dan cahayanya di pagi hari&lt;br /&gt;dan bulan apabila mengiringinya&lt;br /&gt;dan siang apabila menampakkannya&lt;br /&gt;dan malam apabila menutupinya&lt;br /&gt;dan langit serta pembinaannya&lt;br /&gt;dan bumi serta penghamparannya&lt;br /&gt;dan jiwa serta penyempurnaannya (ciptannya) Asy-Syams :1-7&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;Kakinya siap melangkah lagi,demi matahari dan cahanyanya di pagi hari yang telah siap menemaninya menapaki jalan yang sudah terhampar tak terbatas,dia tahu bulan pun ikut mengiringi langkahnya di balik langit yang telah terang.Seiring jalan kadang terhembus harumnya bunga-bunga cantik yang tumbuh di hamparan lapang hijau yang di susurinya,tapi terkadang juga tercium olehnya bau busuk yang begitu menusuk dari semak-semak yang tertutup oleh ilalang-ilalang, dan padanya tak ada nyali di hati untuk mengetahui apa sumber bau busuk yang bersemayam di semak-semak sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siangpun kini telah menampakkan wujudnya,dengan sengatan cahayanya sesekali menusuk kulitnya,memancing bulir-bulir keringat yang mengendap,dan akhirnya mencair dan mengalir menerobos seluruh lubang pori-pori kulitnya,dan dia tersadar bahwa telah masuk waktu untuk menghadap&lt;strong&gt;Nya&lt;/strong&gt; kembali untuk memulai ritual yang akan mengokohkan tiang ajaran&lt;strong&gt;Nya&lt;/strong&gt;.Di bawah sebuah pohon sawo yang rindang dia memulai ritual itu, dengan sebelumnya telah mensucikan dirinya pada aliran air sungai yang begitu jernih tak jauh dimana ia berdiri sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ritual suci kedua di hari ini pun telah dilaksanakannya.Sebelum ia melanjutkan perjalanannya yang tiada batas,ia mencoba duduk bersender di bawah pohon sawo yang besar,merasakan teduhnya udara serta teduhnya hati,menikmati semilir angin sepoy-sepoy yang tak henti-henti melintasinya.&lt;br /&gt;Sedikit kaget hatinya ketika buah sawo yang telah masak jatuh tepat di samping tangannya.Buah sawo yang masak dengan sebuah retakan akibat terjatuh dari rantingnya di mana dulu ia telah tumbuh.Dengan senyum dan untaian ucapan syukur ia ambil buah sawo tersebut lalu memakannya.Ia yakin buah sawo itu adalah rizki yang diturunkan oleh &lt;strong&gt;Sang Pencipta&lt;/strong&gt; bagi makhluk yang telah Ia ciptakan,ia yakin tak seorangpun makhluk di dunia ini yang tidak mendapatkan jatah rizki&lt;strong&gt;Nya&lt;/strong&gt;,bahkan seekor remis pun yang terjatuh beribu-ribu kilometer di dasar palung lautan sana mampu hidup dengan riski yang telah dikirim oleh&lt;strong&gt;Nya&lt;/strong&gt;................................................................................................&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;........................Kisah ini akan terus berlanjut................................,akan terus berlanjut................,akan terus berlanjut....................&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/607985881017074820-6480992155584322066?l=melankolisyangsempurna.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/feeds/6480992155584322066/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=607985881017074820&amp;postID=6480992155584322066' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/6480992155584322066'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/6480992155584322066'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/2008/11/sebuah-mimpi-dan-impian-pada-sebuah.html' title='Sebuah Mimpi Dan Impian Pada Sebuah Pencarian'/><author><name>AKU SI MELANKOLIS SEMPURNAKAH?</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11608552433812970293</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SSJXDHZhEwI/AAAAAAAAAAM/y0ufbGCfe60/S220/DSC_0024.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-607985881017074820.post-1534310260401513314</id><published>2008-11-23T22:21:00.000-08:00</published><updated>2008-12-07T03:11:56.395-08:00</updated><title type='text'>Resep Yummy.....</title><content type='html'>&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#33ff33;"&gt;Ikan Rimba Bumbu Kuning ( versi abang )&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Bahan-bahan :&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;500gr ikan kembung segar&lt;br /&gt;3 lembar daun pandan (jangan yang terlalu tua)&lt;br /&gt;2 lembar daun jeruk purut&lt;br /&gt;1 lembar daun kunyit&lt;br /&gt;1 ikat daun kemangi&lt;br /&gt;1 batang sereh&lt;br /&gt;3 buah cabai merah besar&lt;br /&gt;5 siung bawang merah&lt;br /&gt;3 siung bawang putih&lt;br /&gt;7 butir kemiri&lt;br /&gt;1 sendok makan garam&lt;br /&gt;Merica bubuk secukupnya&lt;br /&gt;Kunyit bubuk secukupnya&lt;br /&gt;Kaldu bubuk secukupnya&lt;br /&gt;½ liter air&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ff33;"&gt;&lt;strong&gt;Cara memasaknya :&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;“Bisa ngulek gak?”&lt;br /&gt;Si abang bertanya kepadaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya bisa lah…..”&lt;br /&gt;Lalu abang mengeluarkan cobek beserta ulekan ke atas meja.Memasukkan 3 buah cabai merah besar yang sudah dipotong-potong,5 siung bawang merah,3 siung bawang putih,dan satu sendok makan garam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ulek sampai halus ya…..”&lt;br /&gt;Suruh abang kepada ku.Ihh gak sopan banget ini orang,udah nyuruh masukin resep makanan ke dalam blog ku malah disuruh ngulek juga…. Sabar…. sabar….&lt;br /&gt;Orang sabar pan_ _ tnya lebar….. he he he….&lt;br /&gt;Aku pake deh kata-katanya si gendut (pegawai toko bahan di daerah pasar kebayuran lama), kalo lagi kesel sama pelanggan toko yang bawel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya aku turuti perintah abang.Aku ulek bahan-bahan tersebut sampai halus.Tidak lama kemudian abang memasukkan kembali 7 butir kemiri kedalam cobek,dan aku tumbuk perlahan lalu menguleknya sampai halus dan bercampur dengan bahan-bahan yang sebelumnya.Kini semua bahan yang aku ulek sudah kelihatan halus dan bercampur secara merata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Wihhh hebat juga ulekan kamu,gak sampai lima menit udah &lt;strong&gt;KO&lt;/strong&gt; tuh bumbu-bumbu sama goyangan mu.”&lt;br /&gt;“Maksud ku goyangan tangan mu.”&lt;br /&gt;Lama-lama ini orang nyebelin juga.&lt;br /&gt;Orang yang aneh……&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abang mulai meletakkan penggorengan ke atas kompor,memasukkan minyak goreng secukupnya,dan kompor pun dinyalakannya.Bumbu-bumbu yang sudah aku haluskan tadi dimasukkan semua ke dalam penggorengan ketika minyak sudah dirasakan panas.Hmmm harumnya bumbu-bumbu yang sedang ditumis oleh abang mulai memenuhi ruangan.Saat itu pula 1 batang sereh,2 lembar daun jeruk,1 lembar daun kunyit,dan 3 lembar daun pandan dimasukkan ke penggorengan secara bergantian.&lt;br /&gt;Aduhhhhh.. tambah harum.. sedaaap…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang ikan mulai dimasukkan.Karena ikan yang dimasak abang berukuran sedang,ikan dipotong menjadi dua bagian setelah dibersihkan dari isi perutnya dan dicuci sampai bersih. Jika ikannya berukuran besar bisa dipotong menjadi tiga bagian atau empat bagian sesuai selera. Oh ya, selain ikan basah / ikan kembung,masakan ini bisa memakai jenis ikan apa saja,bahkan ayam pun bisa. Kata si abang paling enak ikan kakap dimasak pakai resep ini.&lt;br /&gt;Maklum si abang tinggal di gunung, jadi susah dapetin ikan jenis kakap.Ikan kembung yang dimasak ini saja boleh dapat dari pasar barter yang diadakan setiap dua minggu sekali.&lt;br /&gt;Malang sekali nasib abang kita ini,harus menunggu dua minggu baru bisa makan ikan.Itu juga kalo ada yang bersedia barter sama dia,habis mukanya nyeremin dengan kumis hitam tebal kalo jalan petantang petenteng kayak preman.Ya jelas orang takut lah… He he he.. Padahal orangnya baik banget…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lanjut atuh masaknya abang…. Tenang aja gak bakal Yunus beberin tentang abang di sini.Hiks.. hiks.. hiks..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abang mengaduk ikan yang sudah dimasukkan ke dalam penggorengan supaya bumbu bisa meresap rata kedalam daging ikan.Setelah ikan dan bumbu teraduk rata abang mulai memasukkan ½ liter air,byurrr…. Ikanpun tenggelam dalam air bercampur bumbu-bumbu tadi.Setelah air terlihat hampir mendidih kunyit bubuk,merica bubuk,dan kaldu bubuk,dimasukkan satu persatu secukupnya.Tidak lupa satu ikat daun kemangi yang sudah di petik daunnya dimasukkan ke dalam penggorengan.Lalu penggorengan ditutup menunggu sampai air atau kuah ikan benar-benar mendidih dan ikan benar-benar matang dan empuk.Setelah air atau kuah ikan benar-benar mendidih lalu kita buka tutup penggorengan.Daun kemangi yang dimasukkan tadi terlihat sudah layu,Dan kelihatannya ikan sudah empuk alias matang.Sebelum abang menyajikan masakkannya,tidak lupa abang menyicipi kuah ikan dengan ujung sendok,memastikan masakannya tidak kelebihan garam atau kekurangan garam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hm kurang asin sedikit.”&lt;br /&gt;Dimasukkan satu sendok teh garam lalu kembali mengaduk masakannya sampai rata.Dicicipinya kembali kuah ikan dengan ujung sendok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Yummy… pass.”&lt;br /&gt;Kompor pun dimatikan.Ikan Rimba Bumbu Kuning dituang ke dalam mangkuk kaca bening berukuran sedang dan ditaburkan bawang goreng di atasnya.Wow aromanya menggetarkan perutku sampai mengeluarkan bunyi krecek.. kruik.. krecek.. Si abang malah melirikku sembari menamparkan sebuah senyuman ketika ia mendengar bunyi perutku.Aduh jadi malu ketahuan bahwa perutku sudah tidak sabar menampung Ikan Rimba Bumbu Kuning yang iya buat. Hi.. hi.. hi..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang aku sudah duduk manis di meja makan.Tinggal menunggu tuan rumah mempersilakan aku mencicipi masakannya.Sebakul nasi putih hangat,semangkuk Ikan Rimba Bumbu Kuning,dan sepiring tumis cah kangkung yang sudah dimasak sebelumnya sudah menantang ku di atas meja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kok cuma diliatin aja makanannya?”&lt;br /&gt;“Ayo hajar…”&lt;br /&gt;“Nunggu diusir? He he he…”&lt;br /&gt;Abang mengambilkan sebuah piring dan sendok kepadaku.Lalu dia sendok nasi hangat dalam bakul dan menaruhnya di atas piring ku beberapa sendok.Perhatian juga ini orang, padahal dari tadi lagaknya ngeselin banget.Pake nyuruh aku ngulek segala. Hmm tapi sepertinya semua itu akan terbayar oleh Ikan Rimba Bumbu Kuning yang sudah ada di depan mata.&lt;br /&gt;Aku mulai menyendok Ikan Rimba Bumbu Kuning.Dua potong ikan dengan kuahnya sudah bersatu dengan nasi hangat.Tumis cah kangkung tidak mau ketinggalan menempati pinggir piringku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sendokan pertama masuk kedalam mulutku.Uhhhh ma’nyuuuuusssh… (Maaf pak Bondan ma’nyusnya dipinjem dulu) top margotop… (pinjem lagi top margotopnya pak Bondan) ikannya empuk,trus kuahnya bener-bener gurih,dan rasa asin yang bener-bener pas.Pokoknya ma’nyuuss.. Tau gak yang bikin beda dari masakan ini? Dari bumbu dasar, aku pernah merasakan masakan seperti ini.Tapi yang ini beda banget….. Selain aroma daun kemangi yang ikut memeriahkan aroma masakan ini,daun pandan juga tidak kalah memberikan sensasi aroma yang luar biasa pada masakan ini. Daun pandan yang selama ini aku tahu hanya dipakai untuk membuat kue saja,ternyata bisa digunakan untuk masakan ikan seperti ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ohhh… wow…. aroma pandan pada masakan ini bener-bener bisa membius para penikmat masakan ini.Percaya gak? Aroma pandan yang soft yang bercampur gurihnya kuah ikan mampu membangkitkan libido loh.. Aduhhh… apa otakku yang lagi ngeres ya? tapi itu bener-bener aku rasakan. Ngomong-ngomong libido itu apa ya? Walah… kok malah dibahas…&lt;br /&gt;Nah… resep Ikan Rimba Bumbu Kuning sudah aku kasih ke temen-temen.Cara membuatnya juga sudah diterangin sama abang.Jadi tinggal diperaktekkan di rumahnya masing-masing.Apalagi musim ujan begini… pasti cocok banget buat menu andalan makan siang atau makan malam.Tapi bukan berarti musim panas masakan ini tidak cocok untuk disantap,malah bisa menambah hot… cuaca yang hangat… he.. he.. he..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh ya, tips abang kali ini katanya : Kalo kita masak dengan menggunakan bumbu cabai,dan agar rasa masakan tidak terlalu pedas(bagi yang tidak terlalu suka pedas) ,maka cabai yang akan digunakan untuk bumbu masak harus berjumlah ganjil. &lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;(TIPS YANG ANEH)&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Mohon dimaklumi abang ini orangnya agak primitive.Tau sendiri lah…tinggalnya aja di gunung gak ada tv.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;Oke,sekian dulu resep masakan pada minggu ini.Kita tunggu resep-resep abang lainnya….&lt;br /&gt;Tetep sehat dan tetep semangat supaya kita bisa terus mencoba resep-resep abang lainnya… (aduh mudah-mudahan gak diomelin pak Bondan pake kata-katanya lagi),siapa tau malah diajak jalan-jalan sama pak Bondan. He.. he.. he..&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/607985881017074820-1534310260401513314?l=melankolisyangsempurna.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/feeds/1534310260401513314/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=607985881017074820&amp;postID=1534310260401513314' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/1534310260401513314'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/1534310260401513314'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/2008/11/resep-yummy.html' title='Resep Yummy.....'/><author><name>AKU SI MELANKOLIS SEMPURNAKAH?</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11608552433812970293</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SSJXDHZhEwI/AAAAAAAAAAM/y0ufbGCfe60/S220/DSC_0024.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-607985881017074820.post-1587620828788586957</id><published>2008-11-19T00:11:00.000-08:00</published><updated>2008-12-07T03:21:03.853-08:00</updated><title type='text'>Mama Bukan Pelacur Ia Malaikat</title><content type='html'>Pagi yang indah,dirasakan oleh anak bocah berusia 8tahun bernama Bimo.Hari ini adalah hari pertama ia masuk sekolah di kelas yang baru yaitu kelas 3 setelah ia berhasil mempertahankan juara kelas pada akhir semester empat atau semester dua di tingkat kelas 2 sekolah dasar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain pintar,Bimo juga anak yang mandiri dan percaya diri.Dia mampu mengerjakan pekerjaan yang masih bisa ia kerjakan,tidak manja,atau tidak suka mengeluh seperti yang biasa dilakukan oleh anak seusianya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bibi,biasa Bimo dan mamanya memanggilnya.Wanita separuh baya yang dipercayakan mama Bimo untuk mengurus semua yang diperlukan Bimo,sedang menyiapkan sarapan untuk Bimo.Sedangkan Bimo sendiri telah selesai memakai kedua sepatunya setelah terlebih dahulu memakai pakaiannya sendiri dengan rapi.Kini Bimo sangat terlihat gagah dengan seragam sekolah putih-putihnya,lengkap dengan dasi merah dan topi merah putihnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sarapan pagi pun sudah siap di meja.Sepiring nasi goreng dengan telur mata sapi di atasnya,serta tidak lupa segelas susu putih hangat melengkapi sarapan Bimo pagi ini.&lt;br /&gt;"Ayo Bimo sekarang kamu duduk di bangku,sarapannya sudah siap."&lt;br /&gt;Lalu Bimo segera duduk setelah berdiri beberapa menit memperhatikan bibi menyiapkan sarapannya.&lt;br /&gt;"Allah humma bariklana fimma razaktanaa wakinna azaabannaarr.."&lt;br /&gt;sebelum memulai sarapannya Bimo mengangkat kedua tangannya untuk membaca doa sebelum makan,lalu mengusap kedua telapak tangannya ke muka setelah selesai membaca doanya.&lt;br /&gt;"Anak pintar,anak sholeh,sekarang Bimo tidak pernah lupa membaca doa sebelum makan."&lt;br /&gt;"Bibi senang deh!"&lt;br /&gt;"Apa lagi kalo mama tau pasti juga ikut senang."&lt;br /&gt;Puji bibi ke Bimo.Setelah menghabiskan sarapannya Bimo pun menggendong tas sekolahnya di kedua pundaknya.Dan bibi pun menghampiri serta memasukkan dua lembar uang ribuan ke saku bajunya.&lt;br /&gt;"Ini uang jajannya yang dititipkan mama ke bibi."&lt;br /&gt;"Sekolah yang pinter supaya bisa jadi juara kelas lagi."&lt;br /&gt;"Iya bi,terimakasih."&lt;br /&gt;"Bi,Bimo mau pamit ke mama sebelum berangkat ke sekolah."&lt;br /&gt;"Sudah tidak usah,jangan ganggu tidur mama."&lt;br /&gt;"Bimo kan tau,mama baru pulang kerja tadi subuh."&lt;br /&gt;"Kasihan kan jika harus dibangunkan."&lt;br /&gt;Lalu bibi berjalan menuju kamar tempat mama Bimo tidur dan membuka pintunya.Dan bibi melambaikan tangannya ke Bimo supaya menghampirinya.&lt;br /&gt;"Ayo sini!"&lt;br /&gt;"Coba Bimo lihat mama,mama tidur begitu nyenyaknya kasihan jika dibangunkan."&lt;br /&gt;"Mungkin mama terlalu lelah bekerja tadi malam."&lt;br /&gt;"Mama kan kadang juga menemani Bimo sarapan jika tidak mengantuk sepulang kerja."&lt;br /&gt;"Ya,kan?"&lt;br /&gt;"Iya bi."&lt;br /&gt;Jawab Bimo mencoba memahami apa yang telah dijelaskan oleh bibi.Di wajahnya tetep terpancar sebuah kekecewaan yang dikaburkan oleh ketegaran yang kuat yang ia telah miliki selama ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah mencium tangan bibi untuk berpamitan dan tidak lupa mengucapkan salam,bimo keluar dari rumahnya.Rumah Bimo sebuah kontrakan yang terletak disebuah gang sempit yang padat.Bimo menuju sekolahnya yaitu salah satu SD negeri yang kira-kira berjarak 800m dari rumahnya dengan berjalan kaki.Pada pertengahan kelas 1,Bimo sudah mulai berani berangkat dan pulang sekolah tanpa ditemani bibi.Padahal saat itu bibi tidak tega melihat Bimo berangkat sendiri kesekolah tanpa didampinginya.Karena kebanyakan teman-temannya di sekolah masih banyak yang didampingi ibunya ketika berangkat dan pulang sekolah.Bahkan ada beberapa ibu yang menunggu di sekolah selama anaknya mengikuti pelajaran.Karena kepintaran dan kemandirian yang sudah terlihat pada diri Bimo,serta kemaunnya sendiri untuk berangkat dan pulang sekolah tanpa ditemani bibi,akhirnya bibi pun merelakan dan percaya bahwa Bimo tidak akan mendapatkan masalah dengan tanpa ia menemani Bimo ke sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;strong&gt;TO BE CONTINUE.......&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;&lt;strong&gt;Mau melihat sosok Malaikat itu...........?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Peluklah ibumu di rumah yang selalu menunggu anaknya pulang,dan selama ini telah membentangkan sayap-sayapnya di tubuh mu, demi melindungi kau, seorang anaknya dari badai atau topan yang bisa menghempaskanmu ke dalam jurang yang curam.&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/607985881017074820-1587620828788586957?l=melankolisyangsempurna.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/feeds/1587620828788586957/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=607985881017074820&amp;postID=1587620828788586957' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/1587620828788586957'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/1587620828788586957'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/2008/11/mama-bukan-pelacur-ia-malaikat.html' title='Mama Bukan Pelacur Ia Malaikat'/><author><name>AKU SI MELANKOLIS SEMPURNAKAH?</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11608552433812970293</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SSJXDHZhEwI/AAAAAAAAAAM/y0ufbGCfe60/S220/DSC_0024.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-607985881017074820.post-3343978017921631820</id><published>2008-11-17T23:18:00.000-08:00</published><updated>2008-11-17T23:20:29.799-08:00</updated><title type='text'>MIMPI</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;Mimpi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Randu berguguran&lt;br /&gt;Musim telah berganti&lt;br /&gt;Langit cerah sang surya terbit dan bersinar&lt;br /&gt;Bersama merasakan kebahagiaan&lt;br /&gt;Sambil menikmati angin sepoi-sepoi&lt;br /&gt;Dan berdendang menyayikan lagu cinta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berjalan telanjang kaki&lt;br /&gt;Diatas taman luas&lt;br /&gt;Berjumpa dengan kupu-kupu cantik&lt;br /&gt;Disambut oleh bunga-bunga lentik&lt;br /&gt;Hilang semua pedih dan penat yang menyengat&lt;br /&gt;Menghapus semua kesedihan&lt;br /&gt;Hingga menetes air mata bahagia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua terasa indah&lt;br /&gt;Seindah purnama dan bintang-bintang yang bersinar&lt;br /&gt;Mengubah siang menjadi malam yang terang&lt;br /&gt;Mewujudkan impian yang telah lama hilang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lenyap semua kebahagiaan dan keindahan&lt;br /&gt;Ketika terdengar kokok ayam mengalun tajam&lt;br /&gt;Menandakan pagi telah datang&lt;br /&gt;Sang surya mulai bersinar&lt;br /&gt;Membawa diriku kepada kenyataan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/607985881017074820-3343978017921631820?l=melankolisyangsempurna.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/feeds/3343978017921631820/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=607985881017074820&amp;postID=3343978017921631820' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/3343978017921631820'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/3343978017921631820'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/2008/11/mimpi.html' title='MIMPI'/><author><name>AKU SI MELANKOLIS SEMPURNAKAH?</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11608552433812970293</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SSJXDHZhEwI/AAAAAAAAAAM/y0ufbGCfe60/S220/DSC_0024.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-607985881017074820.post-2422950637059178352</id><published>2008-11-17T23:17:00.002-08:00</published><updated>2008-11-17T23:18:42.721-08:00</updated><title type='text'>BINTANG</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;Bintang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dingin angin menerpa kulit&lt;br /&gt;Ku duduk seorang diri&lt;br /&gt;Memandangi bintang yang terang&lt;br /&gt;Yang hinggap di langit yang tenang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indah alam menggetarkan jiwa&lt;br /&gt;Kagum dan takjub menyelimuti hati&lt;br /&gt;Puji dan syukur ku panjatkan padaNya&lt;br /&gt;Memang itu yang pantas untukNya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awan datang menutupi bintang-bintang&lt;br /&gt;Semakin tebal langitpun hitam&lt;br /&gt;Terdengar gemuruh yang makin menggelegar&lt;br /&gt;Hati pun ciut terasa gentar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hujan turun tanpa sabar&lt;br /&gt;Membasahi semua yang ada di dasar&lt;br /&gt;Ku tutup jendela mencoba menghindar&lt;br /&gt;Dari serangan hujan yang semakin besar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ku berdoa sebelum pejamkan mata&lt;br /&gt;Mohon diberikan mimpi yang indah&lt;br /&gt;Bertemu dengan bintang yang terang&lt;br /&gt;Yang hinggap di langit yang tenang&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/607985881017074820-2422950637059178352?l=melankolisyangsempurna.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/feeds/2422950637059178352/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=607985881017074820&amp;postID=2422950637059178352' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/2422950637059178352'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/2422950637059178352'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/2008/11/bintang.html' title='BINTANG'/><author><name>AKU SI MELANKOLIS SEMPURNAKAH?</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11608552433812970293</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SSJXDHZhEwI/AAAAAAAAAAM/y0ufbGCfe60/S220/DSC_0024.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-607985881017074820.post-4968389667047997285</id><published>2008-11-17T23:17:00.001-08:00</published><updated>2008-11-17T23:17:45.521-08:00</updated><title type='text'>RENUNGKU</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;Renungku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rintik hujan dipagi hari&lt;br /&gt;Membuat geliasah hati yang sendiri&lt;br /&gt;Bertanya pada angin semilir&lt;br /&gt;Tuk hilangkan resah yang getir&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berjuta-juta detik tak terasa&lt;br /&gt;Gundah di hati tak makin reda&lt;br /&gt;Apa salah jalan yang ku tempuh&lt;br /&gt;Bila benar aku kan bersimpuh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetes demi tetes air hancurkan batu&lt;br /&gt;Hembus demi hembus angin robohkan kayu&lt;br /&gt;Coba mengajarkan itu semua&lt;br /&gt;Agar ku dapat mencobanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kukan coba kuatkan diri&lt;br /&gt;Tuk jadikan hidup lebih berarti&lt;br /&gt;Dengan sabar kukan menjalananinya&lt;br /&gt;Karena itu adalah kuncinya&lt;br /&gt; &lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/607985881017074820-4968389667047997285?l=melankolisyangsempurna.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/feeds/4968389667047997285/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=607985881017074820&amp;postID=4968389667047997285' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/4968389667047997285'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/4968389667047997285'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/2008/11/renungku.html' title='RENUNGKU'/><author><name>AKU SI MELANKOLIS SEMPURNAKAH?</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11608552433812970293</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SSJXDHZhEwI/AAAAAAAAAAM/y0ufbGCfe60/S220/DSC_0024.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-607985881017074820.post-4160344445926033441</id><published>2008-11-17T23:15:00.000-08:00</published><updated>2008-11-17T23:16:44.849-08:00</updated><title type='text'>SEDAP MALAM</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;Sedap Malam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melalui angin kau memanggil ku&lt;br /&gt;Coba merayu dengan lambaian mu&lt;br /&gt;Rona wajah mu yang begitu menawan&lt;br /&gt;Membangkitkan nafsu di dalam perasaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ku jatuh dalam lorong hitam&lt;br /&gt;Hanyut terbawa arus goda mu&lt;br /&gt;Kuraba kulit putih mu yang putih telanjang&lt;br /&gt;Lalu kucumbui tanpa perasaan&lt;br /&gt;Tanpa sedikit bagianpun yang terlewatkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kau mendesah kegirangan&lt;br /&gt;Semakin liar dan gencar&lt;br /&gt;Tanpa malu tanpa perasaan&lt;br /&gt;Membalas cumbu yang ku lontarkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aroma nafas tubuh mu yang semerbak&lt;br /&gt;Mengalir menuju otak dengan serentak&lt;br /&gt;Menempel keseluruh tubuh ku&lt;br /&gt;Membuat hati ku tak sabar tuk menikmati dirimu sendiri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa ragu ku petik dirimu&lt;br /&gt;Pasrah dan tak berdaya dirimu dalam genggamanku&lt;br /&gt;Kunikmati dirimu waktu demi waktu&lt;br /&gt;Sampai kau layu lalu ku buang dirimu&lt;br /&gt; &lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/607985881017074820-4160344445926033441?l=melankolisyangsempurna.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/feeds/4160344445926033441/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=607985881017074820&amp;postID=4160344445926033441' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/4160344445926033441'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/4160344445926033441'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/2008/11/sedap-malam.html' title='SEDAP MALAM'/><author><name>AKU SI MELANKOLIS SEMPURNAKAH?</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11608552433812970293</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SSJXDHZhEwI/AAAAAAAAAAM/y0ufbGCfe60/S220/DSC_0024.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-607985881017074820.post-3877562620955561589</id><published>2008-11-17T23:13:00.001-08:00</published><updated>2008-11-17T23:15:04.131-08:00</updated><title type='text'>KISAH</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;Kisah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kisah tergores lembaran yang ternoda&lt;br /&gt;Terlukis makna yang sulit terbaca&lt;br /&gt;Gegitu hina&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam malam kelabu&lt;br /&gt;Begitu gelap menutupi pintu sinar&lt;br /&gt;Sinar yang hilang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Coba mencari terang damai&lt;br /&gt;Dengan khayalan yang tinggi&lt;br /&gt;Sehingga diri ku terjatuh&lt;br /&gt;Sakit remuk hati ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pahit rasa hidup&lt;br /&gt;Coba telan dengan renung hati&lt;br /&gt;Mampukah aku?&lt;br /&gt;Mencari setitik terang&lt;br /&gt;Jati diri yang hilang&lt;br /&gt;Terbang melayang&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/607985881017074820-3877562620955561589?l=melankolisyangsempurna.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/feeds/3877562620955561589/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=607985881017074820&amp;postID=3877562620955561589' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/3877562620955561589'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/3877562620955561589'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/2008/11/kisah-dalam-kisah-tergores-lembaran.html' title='KISAH'/><author><name>AKU SI MELANKOLIS SEMPURNAKAH?</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11608552433812970293</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SSJXDHZhEwI/AAAAAAAAAAM/y0ufbGCfe60/S220/DSC_0024.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-607985881017074820.post-6761394862800075267</id><published>2008-11-17T23:10:00.000-08:00</published><updated>2008-11-17T23:12:39.042-08:00</updated><title type='text'>JIWAKU</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;Jiwaku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Oh jiwaku yang hampa tak bernyawa&lt;br /&gt;Kosong dingin membeku&lt;br /&gt;Tiada makna dan tujuan&lt;br /&gt;Terbang melayang diterpa angin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tersangkut ranting kering yang rapuh&lt;br /&gt;Penuh khawatir bimbang dan ragu&lt;br /&gt;Akankah mampu menahan kerasnya kehidupan&lt;br /&gt;Mempertahankan detak yang ada di badan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh jiwaku yang penuh dengan harapan&lt;br /&gt;Janganlah merunduk seperti rumput pinggir jalan&lt;br /&gt;Berani dan tegar menghadapi gertak alam liar&lt;br /&gt;Menangkis deburan cambuk persaingan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berpegang bekal dari yang Kuasa&lt;br /&gt;Berjalan lurus di tepi tambang berduri&lt;br /&gt;Menahan perih dan sakit yang menusuk&lt;br /&gt;Tetap tak menyimpang dari ajarannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh jiwaku terkulai lemas jatuh di jalan luas&lt;br /&gt;Bernoda darah merah menyala&lt;br /&gt;Berlukis keberanian seorang manusia&lt;br /&gt;Meraih kebenaran yang mulai sirna&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Genggam tujuan yang diimpikan&lt;br /&gt;Menghalau dinding-dinding hitam&lt;br /&gt;Mencapai puncak tinggi menjulang&lt;br /&gt;Terbalut hangat kain putih panjang&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/607985881017074820-6761394862800075267?l=melankolisyangsempurna.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/feeds/6761394862800075267/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=607985881017074820&amp;postID=6761394862800075267' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/6761394862800075267'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/6761394862800075267'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/2008/11/jiwaku.html' title='JIWAKU'/><author><name>AKU SI MELANKOLIS SEMPURNAKAH?</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11608552433812970293</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SSJXDHZhEwI/AAAAAAAAAAM/y0ufbGCfe60/S220/DSC_0024.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-607985881017074820.post-2831188622774717075</id><published>2008-11-17T22:08:00.000-08:00</published><updated>2008-12-07T03:32:21.547-08:00</updated><title type='text'>Aku Menurut Fengsui</title><content type='html'>&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Ramalan? Hari gini masih percaya&lt;/span&gt; &lt;span style="color:#ff0000;"&gt;ramalan?&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Hiks hiks.... Tapi kok akurat ya..........!&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gak terpengaruh sama sekali sama iklannya para paranormal kelas atas yang tidak henti-hentinya memasang iklan di Tv yang mengadu kemampuan bisa membaca masa depan seseorang hanya lewat sebuah sms.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenernya jaman yang sudah edan atau orang-orang di dalam jaman ini yang sudah edan? hmmm tapi menurut ku itu wajar-wajar saja,ketika kondisi kehidupan manusia di jaman ini tidak menentu serba sulit khususnya di negara kita ini,jadi bagi mereka-mereka yang katanya mempunyai kemampuan dapat melihat masa depan seseorang hanya dengan mengetahui tanggal lahir, tidak di pungkiri menjadi salah satu media yang lumayan efektif memberikan motifasi kepada para pengguna jasa tersebut untuk bertindak atau merencanakan kehidupannya dengan lebih baik lagi.. Tapi itu semua tergantung dari kepercayaan masing-masing orang... Ada yang percaya ada juga yang anti sama yang namanya ramalan....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang satu ini bukan dapet kiriman dari sms yang ada di tv-tv lho..... Tapi langsung dari Mbah Jambrong yang ada di Gunung Kawi. &lt;span style="color:#ff0000;"&gt;HIIIIII SEREEEMMMM....&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;Lebay banget sih gw.... (kata Indra Bekti n Teh Ndi di ceriwis)...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ff33;"&gt;&lt;strong&gt;1 September 1983&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;Menurut Hari Lahir (Kamis) Malem jumat kliwon...&lt;/span&gt;             &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Katanya aku ini:&lt;br /&gt;Pendiriannya tidak tetap, suka dipuji, mudah emosi, mudah terbujuk oleh rayuan halus dan tidak sabaran. (bener gak sih?)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;Menurut Tanggal Lahir (tanggal 1 )&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Katanya aku ini:&lt;br /&gt;Mempunyai kemauan yang keras, mandiri dan percaya diri. Orang lain mungkin berkata Aku "terlalu banyak berpikir" karena Aku lebih suka berencana namun tidak benar-benar menjalankannya. Cenderung mendiagnosa apa yang salah daripada membenahinya. Memiliki pemikiran yang bagus dan suka berunding. Praktis dan idealis, menyukai hal-hal yang diukur oleh otak daripada hati Anda. Akibatnya, walaupun Aku mampu memberikan kasih sayang, tapi tidak menunjukkannya terang-terangan. Di balik kemandirian Aku, Aku adalah seseorang yang sangat sensitif dan membutuhkan dorongan dan feedback (umpan balik) yang positif. Aku juga memiliki kekuatan besar yang terpendam.------&gt; Sok tau banget nih yang bikin ramalan.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ffff;"&gt;&lt;strong&gt;Menurut Bulan Lahir (bulan September)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;Katanya aku ini:&lt;br /&gt;Mudah tersinggung dan cepat naik darah, Baik hati dan jujur, Bisa menyimpan rahasia, Suka berfoya-foya, Pandai menyimpan uang namun tidak pelit, Suka menolong sesama dan pandai mendidik anak.--------&gt; Yah ketahuan deh...... NB: Aku belum punya anak lho......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff99ff;"&gt;&lt;strong&gt;Menurut Zodiak (Virgo)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;Nomor Keberuntungan: 4, 7, 16, 25, 31, 43&lt;br /&gt;Aroma Keberuntungan: Kayu Oak, Lemon, Madu, Pohon Saru, Adas&lt;br /&gt;Planet Yang Mengitari: Merkurius&lt;br /&gt;Bunga Keberuntungan: Bunga Lavender, Bunga Azalea&lt;br /&gt;Warna Keberuntungan: Biru Laut, Abu-Abu, Kuning Mustard&lt;br /&gt;Batu Keberuntungan: Batu Topaz&lt;br /&gt;Elemen Keberuntungan: Tanah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff99ff;"&gt;Virgo&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; adalah penganalisa dan pengurus organisasi yang andal. Mereka ingin segala sesuatunya dikerjakan dengan sempurna, dan selalu mendapatkan perhatian dari sekelilingnya karena kesempurnaan dan keefisienannya. Mereka pandai dalam hal mengkritik hasil kerja orang lain. Para virgo mengagumi perkembangan teknologi dan sangat gemar masakan yang lezat. Namun demikian mereka tidak lupa untuk berdiet. Ketangkasan mereka dan kemampuan mengkoordinasi melebihi rata-rata. Sikapnya penuh emosi, namun terkadang baik. Virgo selalu tampil rapi, bersih dan prima. Mereka memiliki cita rasa tinggi namun konservatif. Virgo pandai mengatur orang lain namun begitu ia tidak suka bersikap sombong terhadap orang lain. Mereka berakal panjang, menyelesaikan masalah dengan cepat. Para virgo sangat perfeksionis dan ini membuat orang disekitarnya tidak nyaman. Jika segala sesuatunya tidak berjalan seperti yang diinginkan, ia akan marah. Namun demikian mereka selalu bersedia menolong orang lain.&lt;br /&gt;--------&gt; Gak salah kan apa yang di katakan &lt;span style="color:#ff6600;"&gt;“Florence Littauer”&lt;/span&gt; di buku &lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;strong&gt;PERSONALITY PLUS.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;strong&gt;Asmara para Virgo&lt;/strong&gt;:&lt;/span&gt; Para virgo senang menjalin kasih dengan orang yang dianggapnya membawa banyak keuntungan bagi dirinya. Mereka perlu jaminan dari pasangannya bahwa pasangannya akan bekerja sama giatnya dengan virgo. Mereka memiliki rasa ingin tahu yang besar menyangkut cinta dan sex, dan selalu bereksperimen sebelum membuat ikatan. Sebelum menentukan pasangan, virgo harus yakin betul bahwa pasangannya dapat memenuhi segala kebutuhannya secara profesional. Dia lebih suka hidup sendiri daripada tinggal dengan orang yang tidak sesuai dengan hatinya. -----------&gt; Oooooopsss sok tau..........! hehehe...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;strong&gt;Menurut Shio (Babi)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;Babi&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; adalah lambang kejujuran, kesederhanaan dan keuletan yang luar biasa. Gagah dan kuat, Babi akan mengabdikan dirinya pada tugas-tugas yang menjadi bagiannya dengan sekuat tenaga dan dapat diandalkan untuk menyelesaikannya. Namun, dia adalah manusia paling wajar yang pernah Anda temui. Warga shio ini populer dan banyak dicari orang, karena sebagaimana juga Kambing dan Kelinci, Babi ingin mewujudkan keharmonisan antar sesama.-------&gt; ;-)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;strong&gt;Babi yang setia&lt;/strong&gt; &lt;strong&gt;dan bijak&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; mudah sekali membina persahabatan yang langgeng dan bermanfaat. Dia gemar pada segala macam bentuk pertemuan, gemar menyelenggarakan pesta-pesta dan menjadi tuan rumah perayaan-perayaan, juga senang menggabungkan diri dengan klub-klub dan segala macam perkumpulan. Dia membenci perdebatan dan pertengkaran mulut dan mampu menciptakan suasana yang membuat semua orang merasa santai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepercayaan orang terhadap dirinya dan ketulusannya merupakan kelebihannya yang utama. Babi yang baik hati jarang memiliki maksud tersembunyi. Tetapi toh, kadang dia bisa terlalu ramah dan sok akrab, dan dia juga berharap orang lain dapat mentolerir kelemahannya. Kepolosan dan keluguannya juga menjadikanya sebagai mangsa favorit para penipu. Sudah jadi rahasia umum, Babi dan duitnya gampang dipisahkan. Babi yang terlalu murah hati sebaiknya minta pendapat orang yang lebih obyektif sebelum sebelum mengeluarkan dompetnya. Walaupun warga shio ini dapat dikatakan materialistis, namun toh dia gemar membagi-bagikan apa yang dimilikinya. Lebih banyak yang diberikannya, lebih banyak pula yang didapatnya. Sifatnya yang tidak mementingkan diri sendiri dan suka bergaul menjadikannya selalu dikelilingi oleh lingkaran teman yang semakin meluas, yang diperkenankan mengambil manfaat sepuas-puasnya dari dirinya.-------------&gt; O'oww...... Harus lebih waspada nich..........&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai kekasih, Babi yang jujur mencintai dengan segenap hatinya. Dia sangat perhatian terhadapat kebutuhan orang lain dan tak tahu bagaimana menyembunyikan perasaannya. Dalam petualangan asmara, baik warga Babi yang laki-laki maupun perempuan cenderung mengakhirinya sebagai pihak yang terluka. Dia sulit untuk melupakan seseorang yang pernah ia cintai, dan sanggup bertepuk sebelah tangan sampai bertahun-tahun. Bisa dikatakan, kelemahan utama warga shio ini adalah ketidaksanggupannya buat berkata "Tidak" dengan tegas terhadap dirinya sendiri, keluarganya maupun teman-temannya. Seandainya dia mampu menahan keinginannya untuk berbuat terlau banyak bagi orang lain dan untuk tidak menjanjikan sesuatu yang melebihi kemampuannya, maka kesulitannya akan sangat berkurang. -------------------------------&gt; Babi yang malang...... :'(&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;Menurut Unsur (Air)&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Mereka yang lahir pada tahun yang didominasi unsur Air mempunyai kemampuan besar untuk berkomunikasi dan melaksanakan ide-ide mereka justru dengan mempengaruhi orang lain untuk mewujudkannya. Pada dasarnya, mereka dikendalikan oleh perasaan dan akan mengekspresikannya sesuai dengan tingkatan yang dimungkinkan oleh shio mereka. Mereka berbakat dalam menentukan hal-hal yang akan menjadi penting dan mampu mengukur potensi-potensi masa depan dengan tepat. Mereka mencapai keinginannya dengan menunjukkan dan memanfaatkan bakat serta kemampuan orang lain. Meskipun demikian, pendekatan mereka tidak pernah membuat orang lain merasa telah dimanfaatkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sama seperti unsurnya, Air, mereka menyingkirkan penghalang terbesar dengan tenang disertai usaha yang terus-menerus. Mereka berbakat dalam membuat orang menginginkan apa yang ingin mereka capai -- dengan kata lain, mendorong daripada memaksa orang untuk melakukan suatu tindakan.Karena naluri mereka yang peka terhadap perasaan orang dan suasana lingkungan, mereka berubah-ubah seperti unsur yang mewakilinya. Salah satu sisi negatif adalah terlalu mudah terbawa lingkungan atau cenderung untuk memilih jalan termudah. Ciri terburuk mereka adalah dapat bersikap labil dan pasif atau terlalu menggantungkan diri pada orang lain. Agar dapat berhasil, mereka harus bersikap lebih meyakinkan dan menggunakan kemampuan persuasif mereka yang besar untuk mewujudkan ide-ide mereka. Orang lain semestinya bersedia mengikuti intuisi mereka.-----------&gt; &lt;span style="color:#33ffff;"&gt;&lt;strong&gt;Hai teman-teman,bener gak sih aku seperti itu???&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;by:arcos del sol dari primbon.com&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;strong&gt;Kalo ada yang mau tau tentang primbonnya cukup kirim email dan ketik pada subyek pesan:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;REG MANJUR TANGGAL LAHIR (REG spasi MANJUR spasi TANGGAL LAHIR) kirim ke &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="mailto:melankolissempurna@yahoo.com"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;melankolissempurna@yahoo.com&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;strong&gt; tarif Rp20.000;/email (Nego)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;strong&gt;He.. He.. He.. Jangan Lupa....... Mbah Jambrong akan membantu anda....&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/607985881017074820-2831188622774717075?l=melankolisyangsempurna.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/feeds/2831188622774717075/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=607985881017074820&amp;postID=2831188622774717075' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/2831188622774717075'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/2831188622774717075'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/2008/11/aku-menurut-fengsui.html' title='Aku Menurut Fengsui'/><author><name>AKU SI MELANKOLIS SEMPURNAKAH?</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11608552433812970293</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SSJXDHZhEwI/AAAAAAAAAAM/y0ufbGCfe60/S220/DSC_0024.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-607985881017074820.post-1885822173426829837</id><published>2008-11-17T21:20:00.000-08:00</published><updated>2008-12-07T03:18:08.051-08:00</updated><title type='text'>Semua ciptaan itu indah......</title><content type='html'>&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;Oh,betapa dunia memerlukan orang Melankolis yang Sempurna!&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Kedalaman untuk melihat ke hati dan jiwa kehidupan.&lt;br /&gt;Sifat artistic untuk menghargai keindahan dunia.&lt;br /&gt;Bakat untuk menciptakan karya besar ketika tidak ada apa pun sebelumnya.&lt;br /&gt;Kemampuan untuk menganalisa dan sampai kepemecahan yang semestinya.&lt;br /&gt;Mata untuk melihat perincian sementara lainnya melakukan pekerjaan yang rendah mutunya.&lt;br /&gt;Tujuan untuk menyelesaikan apa yang dimulai.&lt;br /&gt;Keinginan untuk &lt;span style="color:#3333ff;"&gt;“&lt;em&gt;melakukan segala hal secara baik dan tertib&lt;/em&gt;.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika masih bayi orang Melankolis yang Sempurna sudah berfikir secara mendalam.Dia pendiam,tidak menuntut,dan selalu menyendiri.Dia mengikuti jadwal tepat sejak pemulaan dan akan menanggapi secara paling baik orang tua yang sangat terorganisasi.Kebisingan dan kekacauan akan mengganggunya,dan dia tidak akan bisa menyesuaikan diri dengan baik dengan keadaan diseret-seret kemana-mana ke tempat-tempat yang berbeda dan rutinitasnya dikacaukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai orang dewasa orang Melankolis yang Sempurna adalah pemikir.Mereka adalah orang-orang yang serius terhadap tujuan,mengabdi ketertiban dan keteraturan,serta sangat menghargai keindahan dan kecerdasan.Mereka tidak menghambur pergi mencari kesenangan tetapi menganalisis rencana yang paling baik bagi kehidupan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa orang Melankolis yang Sempurna,kita tidak akan memiliki banyak puisi,seni rupa,kesusastraan,falsafah,atau simfoni. Kita bisa kehilangan budaya,peradaban,cita rasa,dan bakat yang begitu dalam terpendam di dalam sifat-sifat kita.Kita akan memiliki lebih sedikit insinyur,pencipta,ilmuwan,pembukuan kita mungkin hilang dan kolom-kolom kita tidak seimbang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang Melankolis yang Sempurna adalah jiwa,pikiran,semangat,dan jantung kemanusiaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh,betapa dunia memerlukan orang Melankolis yang Sempurna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;Gak percaya? Nich lanjutannya……….!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;Serius dan Tekun&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Orang Melankolis yang sempurna adalah orang-orang serius yang menetapkan tujuan jangka panjang dan hanya ingin melakukan apa yang mempunyai tujuan abadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;Jenius-Intelek&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Aristoteles dulu mengatakan &lt;span style="color:#ff0000;"&gt;“&lt;em&gt;Semua orang Jenius punya watak Melankolis&lt;/em&gt;.”&lt;/span&gt; Penulis,pelukis,dan musikus ,biasanya orang Melankolis yang Sempurna karena mereka dilahirkan dengan potensi jenius,yang kalau dimotifasi dan dikembangkan secara semestinya,akan menghasilkan raksasa-raksasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;Berbakat dan Kreatif&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Orang melankolis yang Sempurna adalang orang yang paling berbakat dan paling kreatif diantara mereka semua.Mereka mungkin artistic,musical,filsofis,puitis,berbakat sastrawan.Mereka menghargai orang yang berbakat,mengagumi para jenius,dan kadang-kadang menitikkan air mata karena terpengaruh oleh emosinya.Mereka tergerak oleh kebesaran semua medium,dan mereka merasa kagum kepada keajaiban alam.Mereka tenggelam ke dalam simfoni dan tidak lepas dari kabel woofernya.Semakin sempurna mereka sebagai orang Melankolis semakin banyak komponen stereo yang mereka perlukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;Menyukai Daftar,Diagaram.grafik, dan Bagan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Kita semua sesekali membuat daftar,tetapi bagi orang Melankolis yang Sempurna penggunaan daftar,diagram, dan grafik merupakan bagian penting dalam kehidupan.Otak orang Melankolis yang Sempurna berfikir dengan cara yang demikian teratur sehingga mereka melihat bagan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;Teratur dan Rapi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Orang Melankolis yang Sempurna biasanya berpakaian bagus dan terawatt dengan cermat.Kaum prianya tampak efisien,dan kaum wanitanya menata rambutnya dengan rapi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;Perfeksionis dan Standar Tinggi&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Motto orang Melankolis Sempurna dalam kehidupan adalah Kalau itu layak dilakukan,itu layak dilakukan dengan benar. Tidak pernah menjadi persoalan secepat apa dia melakukannya,tetapi sebaik apa.kualitas selalu lebih penting dibandingkan kuantitas,dan kalau orang Melankolis yang Sempurna memimpin,kita tahu pekerjaan diselesaikan dengan benar tepat pada waktunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;Ekonomis&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Orang Melankolis yang Sempurna menurut sifatnya tidak pernah membuang-buang apa pun,dan mereka suka menang dalam tawar-menawar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;Perhatian dan Belas Kasihan yang Mendalam&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Orang Melankolis yang Sempurna sangat memperhatikan orang lain dan peka terhadap keperluan mereka.Mereka menaruh belas kasihan dengan masalah orang lain dan akan menitikkan air mata oleh masalah orang lain tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;&lt;strong&gt;Mencari Teman Hidup yang Ideal&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Karena orang Melankolis yang Sempurna adalah orang-orang yang perfeksionis,mereka menginginkan teman hidup yang sempurna pula.Mereka menjalin persahabatan dengan hati-hati,dan mereka lebih suka punya sedikit teman yang setia dan berbakti,daripada punya banyak kenalan yang tidak setia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Huuuuhhhh…..&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; ini semua hasil terawangan dari buku &lt;strong&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;PERSONALITY PLUS&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; &lt;span style="color:#ff6600;"&gt;“&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;Florence&lt;/span&gt; &lt;span style="color:#ff6600;"&gt;Littauer&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;”&lt;/span&gt; setelah mengisi Lembar Penilaian Kepribadian yang ada di dalam buku itu.&lt;br /&gt;Mengenai keakuratannya hanya teman-teman setiaku yang bisa menilainya karena merekalah yang selama ini telah bersamaku berjalan beriringan tatkala terang kebahagiaan menyertaiku atau pun terkadang pekatnya kabut menyelimuti cahaya yang bersinar diantara berserinya senyum-senyum yang selalu ku tebarkan untuk mengisi apa yang selalu menjadi impian setiap umat manusia di dunia ini yaitu sebuah kedamaian yang abadi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/607985881017074820-1885822173426829837?l=melankolisyangsempurna.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/feeds/1885822173426829837/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=607985881017074820&amp;postID=1885822173426829837' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/1885822173426829837'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/607985881017074820/posts/default/1885822173426829837'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://melankolisyangsempurna.blogspot.com/2008/11/semua-ciptaan-itu-indah.html' title='Semua ciptaan itu indah......'/><author><name>AKU SI MELANKOLIS SEMPURNAKAH?</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11608552433812970293</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vZ_UkVEqBtk/SSJXDHZhEwI/AAAAAAAAAAM/y0ufbGCfe60/S220/DSC_0024.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
